News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Panas Retaknya Hubungan Wagub Erwan dengan Sekda Jabar Berakhir, Wagub Jabar: Sudah Ngopi Bareng

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengaku hubungannya dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman yang memanas beberapa hari terakhir sudah normal setelah keduanya bertemu dan melakukan pembicaraan panjang lebar dari hati ke hati.
Selasa, 1 Juli 2025 - 17:10 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengaku hubungannya dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman yang memanas beberapa hari terakhir sudah normal setelah keduanya bertemu dan melakukan pembicaraan panjang lebar dari hati ke hati.

Yang dibicarakan secara mendalam tersebut, diungkapkan Erwan, salah satunya adalah mengenai pekerjaan dirinya dan Sekda Jabar yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah aman, beres. Sekarang saatnya kita bekerja bersama, Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda serta seluruh OPD di Jabar kita bersatu membangun Jawa Barat Istimewa," kata Erwan di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Selasa (1/7/2025).

Erwan mengatakan yang dibicarakan juga di dalamnya, termasuk pembagian tugas dalam menjalankan pemerintahan provinsi yang jadi salah satu alasan merenggangnya hubungan dia dengan Sekda Jabar.

Selanjutnya, Erwan mengatakan dirinya akan berkomunikasi juga dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secepatnya, mengingat sejak kerenggangan Wagub dan Sekda Jabar ini, dirinya belum berkomunikasi dengan Dedi.

"Belum (berkomunikasi), baru hari ini mau komunikasi dengan gubernur," tuturnya.

Keretakan hubungan

Sebelumnya, Erwan menyampaikan ketidakharmonisan dirinya dengan Sekda Jabar Herman Suryatman saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Senin (30/6), yang mengungkap kekesalannya karena jarang melihat Herman berada di ruang kerja Gedung Sate, dan dia juga merasa jarang mendapatkan informasi apapun mengenai kegiatan pemerintahan.

Erwan menuding Herman sudah kelewat batas dalam menjalankan tupoksi sebagai Sekda Provinsi Jabar. Di mana, harusnya membina administrasi dan aparatur pemerintah daerah, tapi kini justru banyak bekerja di luar hal tersebut.

"Memang ada keretakan, kenyataan ada keretakan. Ini kenyataan. Sudah di luar batas ya. Saya katakan sendiri sudah di luar batas, sudah di luar kewenangan-kewenangan dia," ujar Erwan dengan nada cukup tinggi.

Rumor keretakan ini sebenarnya mulai muncul sebelum 100 hari masa kepemimpinan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang jarang terlihat langsung dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan dan berkaitan dengan program langsung, termasuk pelantikan kepala-kepala dinas di Pabrik BYD, Kabupaten Subang.

Erwan membenarkan itu dan mengatakan hal ini karena dirinya tidak diberikan informasi mengenai kegiatan tersebut. Bahkan, sampai kini Erwan mengklaim tidak tahu siapa saja kepala dinas di lingkungan Pemprov Jabar.

"Kan seharusnya seorang Sekda itu memberitahu, minimal ngasih tahu lah, Pak hari ini akan ada pelantikan, kepala dinas ini, kepala dinas itu. Sampai sekarang saya tidak tahu pimpinan di beberapa dinas," kata Erwan.

Karena disebutnya kondisi ini terus berlanjut, puncaknya membuat Erwan merasa kesal dan menyampaikan sentilannya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Kamis (19/6) yang beragendakan pandangan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024.

Kala itu Erwan yang diminta untuk memberikan jawaban atas pandangan fraksi atas APBD 2024, mengatakan bahwa penyampaian jawaban pelaksanaan APBD 2024 akan disampaikan oleh Sekda Jabar.

Bukan hanya itu, dia pun meminta anggota DPRD agar sekalian menanyakan ke mana saja Sekda. Sebab, menurutnya selama Paripurna Sekda dianggap tidak pernah hadir.

"Karena saya dengan Gubernur tahun 2024 belum menjabat, supaya lebih real. Dan juga sekalian tanyakeun (tanyakan), kamana wae (kemana saja) Sekda. Selama saya paripurna mewakili Pak Gubernur, belum pernah saudara Sekda hadir dan sekarang pun di kantor enggak pernah ada, coba tanyakan yang terhormat anggota DRPD, terimakasih," kata Erwan.

Erwan juga membantah klaim Herman Suryatman yang mengatakan hubungan mereka baik-baik saja dan telah terjalin komunikasi antara keduanya.

"Pak Sekda sampaikan beberapa statemen bahwa dia sudah ada komunikasi dengan saya, Demi Allah tidak ada sampai saat ini ya. Tidak ada, belum telepon atau ngajak ketemu langsung, tidak," kata Erwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Erwan juga mengungkit cerita saat dulu keduanya bersama-sama di Kabupaten Sumedang. Di mana Erwan saat itu menjadi Wakil Bupati Sumedang, dan Herman Suryatman menjadi sekda setelah dia memelas meminta tolong karena saat itu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir tidak memilih dirinya untuk menjadi Sekda.

Erwan mengaku dirinya tidak melarang Sekda Herman untuk turun langsung ke lapangan bersama Gubernur Dedi Mulyadi, tapi juga jangan melupakan tugas Sekda yang menurutnya harus mengkoordinasikan kepala dinas dan mengkoordinasikan program gubernur dan wakil gubernur. (ant/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Di balik tiga kemenangan beruntun tersebut, kapten Timnas Voli Korea Selatan, Kang So-hwi membagikan rahasia sederhana untuk menjaga performa jelang padatnya agenda internasional, yakni tidur yang cukup.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Setahun Berlalu, Massa Gelar Aksi 'Melwan Lupa' Tragedi di Garut

Setahun Berlalu, Massa Gelar Aksi 'Melwan Lupa' Tragedi di Garut

Massa mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Garut menggelar aksi bertajuk 'Melawan Lupa' di kawasan Pendopo Garut, Jawa Barat.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Sebagai pemberi kontribusi terbanyak bagi skuad Piala AFF, Persib terpaksa tak memainkan tujuh pemain Timnas Indonesia di Piala Presiden 2026. 
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.

Trending

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Tak Ada Komunikasi dengan John Herdman, Igor Tolic Beri Pesan Khusus pada Pemain Persib di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF

Sebagai pemberi kontribusi terbanyak bagi skuad Piala AFF, Persib terpaksa tak memainkan tujuh pemain Timnas Indonesia di Piala Presiden 2026. 
Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan Cuma SDN Kebayoran Lama, Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini

Bukan cuma SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga bakal revitalisasi 11 sekolah lainnya tahun ini. 
Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Kang Song-hwi Ungkap Keberhasilan Timnas Voli Korea Selatan Sapu Bersih Laga Kontra Skuad Srikandi: Tidur Cukup

Di balik tiga kemenangan beruntun tersebut, kapten Timnas Voli Korea Selatan, Kang So-hwi membagikan rahasia sederhana untuk menjaga performa jelang padatnya agenda internasional, yakni tidur yang cukup.
Selengkapnya

Viral