News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Mengerikan Kematian Brigadir Nurhadi di Dasar Kolam yang Diduga Dibunuh 2 Atasannya

Ihwal kematian Brigadir Nurhadi, anggota Propam Polda NTB begitu menyedot publik karena adanya sebuah kejanggalan. Seperti diberitakan, Brigadir Nurhadi
Selasa, 8 Juli 2025 - 05:00 WIB
Fakta-fakta Mengerikan Kematian Brigadir Nurhadi di Dasar Kolam yang Diduga Dibunuh 2 Atasannya
Sumber :
  • istimewa

Pemeriksaan lebih lanjut juga menemukan patah pada tulang lidah (hyoid), yang menurut dr. Arfi, dalam sebagian besar kasus menandakan adanya kekerasan berupa cekikan atau tekanan kuat di leher. 

Selain itu, partikel ganggang air dari kolam ditemukan di paru-paru, otak, sumsum tulang, dan ginjal korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan ini menjadi bukti bahwa Nurhadi masih bernapas ketika masuk ke dalam air, meski besar kemungkinan dalam kondisi tidak sadar.

"Jadi kematian korban tidak hanya karena tenggelam. Ada indikasi kuat korban mengalami pingsan akibat cekikan sebelum akhirnya meninggal karena tenggelam," beber Arfi.

3. Tiga Orang Ditetapkan Tersangka

Dalam penyidikan kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, Ditreskrimum Polda NTB telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama (YG), Ipda Harus Chandra (HC), serta seorang perempuan sipil berinisial M yang berasal dari luar wilayah NTB. 

Ketiganya kini resmi ditahan dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain proses pidana, dua tersangka dari unsur kepolisian, yaitu YG dan HC juga telah melalui sidang etik internal. 

Hasilnya, keduanya dijatuhi sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), yang berarti mereka dipecat dari kepolisian.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 18 orang saksi serta lima ahli, termasuk di antaranya ahli forensik, farmakologi, pidana, dan dokter dari RS Bhayangkara yang pertama kali menangani kondisi korban.

4. Ironis, 2 Tersangka Tak Ditahan

Dari tiga tersangka kasus kematian Brigadir Nurhadi, dua di antaranya tidak ditahan.

Tersangka M yang berusia 24 tahun ditahan pada Rabu (2/7/2025) dini hari setelah Direskrimum Polda NTB melakukan pemeriksaan.

M ditahan setelah terbukti terlibat dalam tindak pidana pembunuhan Brigadir Nurhadi dan adanya kekhawatiran tersangka yang dapat melarikan diri atau merusak barang bukti.

"Dalam surat penahanan itu disebutkan bahwa tersangka telah turut serta melakukan penganiayaan sehingga menyebabkan kematian korban Nurhadi pada 16 April 2025," ujar kuasa Hukum M, Yan Mangandar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, tersangka YG dan HC dari unsur kepolisian belum ditahan.

Tim Hukum dari Aliansi Reformasi Polri untuk Masyarakat NTB menyoroti perbedaan perlakuan hukum dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Bakal Wakili Bursa Bertemu MSCI

Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Bakal Wakili Bursa Bertemu MSCI

Jeffrey Hendrik bersama jajaran manajemen akan mewakili BEI dalam agenda pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan pada Senin (2/2/2026).
Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Bakal Wakili Bursa Bertemu MSCI

Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Bakal Wakili Bursa Bertemu MSCI

Jeffrey Hendrik bersama jajaran manajemen akan mewakili BEI dalam agenda pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan pada Senin (2/2/2026).
Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Sebanyak 31 Ketua DPD Kabupaten Kota menyerukan komitmen tidak akan berpaling dan memenangkan Andar Amin Harahap menjadi Ketua DPD Golkar Sumut.
Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengaku takjub dengan atmosfer luar biasa yang tercipta saat menyaksikan langsung laga Timnas Futsal Indonesia kontra Irak
Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Salah satu yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah saat berwudhu untuk shalat, khususnya ketika berkumur dan tanpa sengaja air wudhu tertelan. Apa hukumnya?
Baca Surat ini Waktu Shalat Dhuha, Bisa Mendatangkan Rezeki

Baca Surat ini Waktu Shalat Dhuha, Bisa Mendatangkan Rezeki

Manfaat shalat Dhuha yang jarang diketahui. Berikut penjelasan ustaz adi hidayat.

Trending

Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Seruan 31 Kabupaten Kota: Komitmen Menangkan Andar Amin di Musda Golkar Sumut

Sebanyak 31 Ketua DPD Kabupaten Kota menyerukan komitmen tidak akan berpaling dan memenangkan Andar Amin Harahap menjadi Ketua DPD Golkar Sumut.
Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Atmosfer Futsal Bikin Merinding! Shayne Pattynama Puji Fans Indonesia

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama mengaku takjub dengan atmosfer luar biasa yang tercipta saat menyaksikan langsung laga Timnas Futsal Indonesia kontra Irak
Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya

Salah satu yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah saat berwudhu untuk shalat, khususnya ketika berkumur dan tanpa sengaja air wudhu tertelan. Apa hukumnya?
Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

Persib Bandung masih adem ayem di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, tapi peluang merekrut 4 pemain kelas dunia untuk menemani Federico Barba masih terbuka.
Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Anak Kandung Denada? Jika Bukan Teuku Ryan, Kini Sosok Rapper Disorot

Siapa Ayah Biologis Ressa Rizky Rossano Anak Kandung Denada? Jika Bukan Teuku Ryan, Kini Sosok Rapper Disorot

Kehadiran Al Ressa Rizky Rossano menceritakan borok Denada Tambunan di podcast Denny Sumargo kembali memunculkan spekulasi liar siapa sosok ayah kandungnya.
Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Pencarian Juventus soal striker baru yang tak kunjung mendapatkan titik terang berdampak pada kabar tidak terduga menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Nama Alvaro Morata mencuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT