GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahan Parkir Bona Indah Diambil Alih Dishub DKI, Ridwan Gelisah Kehilangan Pekerjaan

Langit masih teduh ketika aktivitas di Ruko Bona Indah Plaza, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan perlahan menggeliat.
Jumat, 18 Juli 2025 - 18:31 WIB
Lahan Parkir Bona Indah Diambil Alih Dishub DKI, Ridwan Gelisah Kehilangan Pekerjaan
Sumber :
  • Istimewa

Serupa dengan Ridwan, dirinya sudah bekerja sebagai petugas keamanan di Ruko Bona Indah Plaza sejak tahun 1994.

Selama hampir 30 tahun, pengelolaan Ruko Bona Indah Plaza diakuinya dipegang oleh paguyuban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendapatan parkir itu kemudian menjadi pemasukan untuk menggaji para petugas keamanan dan petugas kebersihan Ruko Bona Indah Plaza.

"Dari awal saya kerja di sini, sekitar tahun 94-an, nggak pernah ada masalah kayak begini, semuanya adem-ayem. Baru kali ini kita semua khawatir," ungkap warga RT 05/04 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selaku warga setempat, dirinya mengaku khawatir apabila perparkiran di Ruko Bona Indah Plaza diambil alih oleh UP Perparkiran Dishub DKI jakarta.

Satu di antaranya adalah kekhawtiran adanya pengurangan pegawai.

"Karena kan paguyuban gaji kita dari parkir ini salah satunya," imbuh Saptari.

"Ini semuanya yang kerja warga sini semua, sekitaran Bona Indah. Semuanya udah belasan tahun kerja di sini, udah pada tua juga. Jadi kalau nggak bisa kerja lagi, kita kerja di mana?" bebernya.

Kekhawatiran para petugas keamanan dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Ikatan Pengusaha Bona Indah Plaza, Albert Siregar.

Dirinya memprotes keras keputusan UP Perparkiran Dishub DKI Jakarta.

Menurutnya, petugas mencoba mengambil alih pengelolaan parkir di kawasan ruko Bona Indah tidak sesuai prosedur.

“Petugas tidak melakukan sesuai prosedur aturan yang ditetapkan,” kata Albert saat ditemui di lokasi pada Kamis (17/7/2025).

Albert menjelaskan, selama 27 tahun terakhir, pengelolaan parkir di kawasan ruko tersebut dilakukan secara mandiri oleh paguyuban yang bersifat non-komersial. Paguyuban informal ini dibentuk oleh para pemilik ruko di Ruko Bona Indah Plaza. 

Terdapat 14 petugas keamanan yang selama ini bertugas menjaga area parkir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami sudah 27 tahun mengelola perparkiran ruko dengan petugas ada 14 orang yang sifatnya paguyuban, tidak komersil. Parkir mobil hanya Rp 4.000 seharian dan motor Rp 3.000, juga tidak pakai sistem jam-jaman,” ujar Albert.

Menurutnya, pada hari Selasa, 15 Juli 2025, sekelompok oknum dari unit parkir datang ke lokasi dan mengganggu petugas keamanan dengan membawa surat tugas yang disebutkan sebagai dasar untuk mengambil alih pengelolaan parkir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum Tak Mau Diam Lagi, Sebut Dede Sunandar Ketahuan Selingkuh hingga 5 Kali Sejak Awal Pernikahan

Karen Hertatum bongkar dugaan perselingkuhan Dede Sunandar sejak awal pernikahan. Ia mengaku sang suami sampai 5 kali ketahuan selingkuh. Simak pernyataannya!
Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank
Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Erick Thohir menyebut Piala Presiden 2026 sebagai bukti sepak bola mampu mempersatukan bangsa lewat kompetisi akar rumput yang diikuti 64 klub Liga 4 daerah.
Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

MPR RI menjelaskan status dua juri LCC 4 Pilar yang dinonaktifkan usai polemik SMAN 1 Pontianak. Bukan dicopot dari jabatan.
Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Tobias Ginanjar meminta Bobotoh introspeksi usai Persib Bandung didenda Rp3,5 miliar dan dihukum laga kandang AFC tanpa penonton di kompetisi Asia.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Park Hang-seo dikabarkan segera comeback ke Thailand dengan bayaran fantastis, eks rival Shin Tae-yong itu bisa memimpin proyek ambisius klub Thai League 2.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral