GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari ini, Eks Stafsus Nadiem Makarim, Fiona Handayani Diperiksa Kejagung Soal Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Eks Stafsus Mendikbudristek tahun 2020–2024, Fiona Handayani diperiksa Kejagung RI soal kasus korupsi pengadaan Chromebook. Pemeriksaan itu dijadwalkan hari ini
Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:41 WIB
Arsip foto- Eks staf khusus mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, Fiona Handayani menaiki kendaraan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (30/7/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024, Nadiem Makarim, Fiona Handayani pada Selasa (5/8/2025), terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan laptop chromebook di Kemendikbudristek.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna membenarkam adanya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini terjadwal jam 09.00 pagi,” kata Anang, kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Lebih lanjut Fiona juga telah memenuhi panggilan pemeriksaan dan tiba di Kejagung RI, dengan didampingi dua kuasa hukumnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Hukum Fiona, Indra Haposan Sihombing menyebutkan bahwa pemeriksaan dilaksanakan dalam rangka pendalaman keterlibatan kliennya dengan tersangka lain dalam kasus ini.

“Pemeriksaan yang biasalah, ya terkait hubungannya dengan tersangka lainnya, bagaimana prosesnya, apa saja yang dikomunikasikan," tutur Indra.

Sementara itu Indra menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap kliennya merupakan pemeriksaan ketiga kalinya. Dalam hal ini pihaknya turut membawa sejumlah dokumen pendukung yang membuktikan adanya riset dan proses validasi sebelum proyek chromebook dijalankan.

Untuk diketahui, penyidikan ini berkaitan dengan pengadaan perangkat digital berupa Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek dari tahun 2019 hingga 2022.

Kapuspenkum Harli mengungkapkan bahwa penyidik sedang mendalami dugaan adanya kesepakatan terselubung yang bertujuan mempengaruhi hasil kajian teknis dalam proses pengadaan.

"Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis pada operating system (sistem operasi) Chrome," katanya.

Ia menambahkan, penggunaan Chromebook sebenarnya bukanlah kebutuhan prioritas. Sebab, pada tahun 2019, Pustekom Kemendikbudristek telah melakukan uji coba terhadap 1.000 unit Chromebook, namun hasilnya tidak efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar evaluasi tersebut, tim teknis awalnya merekomendasikan penggunaan laptop dengan sistem operasi Windows. Namun, kajian teknis itu kemudian digantikan dengan dokumen baru yang mengarahkan pemilihan ke sistem operasi Chrome.

Dari segi anggaran, Harli menyebut total dana yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp9,982 triliun atau nyaris Rp10 triliun. Rinciannya, Rp3,582 triliun berasal dari Dana Satuan Pendidikan (DSP) dan sekitar Rp6,399 triliun bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Plh Kapolres Bima yang Gantikan AKBP Didik Ternyata Pernah Tersandung Kasus Sabu, Begini Dalih Polri

Plh Kapolres Bima yang Gantikan AKBP Didik Ternyata Pernah Tersandung Kasus Sabu, Begini Dalih Polri

Di tengah badai kasus narkoba yang menyeret pejabat sebelumnya, publik justru menyoroti rekam jejak Catur yang pernah tersandung kasus serupa pada 2017.
Fakta Baru Kasus AKBP Didik: Istri dan Aipda Dianita yang Dititipi Koper Narkoba Ternyata Juga Positif Ekstaksi

Fakta Baru Kasus AKBP Didik: Istri dan Aipda Dianita yang Dititipi Koper Narkoba Ternyata Juga Positif Ekstaksi

Berdasarkan asesmen terpadu, Miranti dan Dianita direkomendasikan menjalani rehabilitasi.
Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan dan Siapa Saja yang Wajib Lapor LHKPN dan LHKASN

Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan dan Siapa Saja yang Wajib Lapor LHKPN dan LHKASN

Banyak yang belum tahu siapa wajib lapor LHKPN dan LHKASN. Simak perbedaan, aturan, serta tujuan pelaporan harta aparatur negara untuk cegah korupsi.
Kabar Baik dari Milanello: Cedera Strahinja Pavlovic Tak Separah yang Ditakutkan, Hanya Benturan Keras dan Siap Comeback

Kabar Baik dari Milanello: Cedera Strahinja Pavlovic Tak Separah yang Ditakutkan, Hanya Benturan Keras dan Siap Comeback

Kabar baik akhirnya datang untuk AC Milan setelah sempat diliputi kecemasan akibat cedera yang dialami Strahinja Pavlovic. Bek asal Serbia itu sebelumnya absen.
Mengaku Malu, Cesc Fabregas Minta Maaf dan Sesali Insiden di Pinggir Lapangan yang Bikin Allegri Diusir Wasit pada Laga AC Milan vs Como

Mengaku Malu, Cesc Fabregas Minta Maaf dan Sesali Insiden di Pinggir Lapangan yang Bikin Allegri Diusir Wasit pada Laga AC Milan vs Como

Permintaan maaf disampaikan Cesc Fabregas setelah dirinya menjadi pusat kontroversi dalam laga panas kontra AC Milan.
Hitung-hitungan Media Thailand Soal Sanksi AFC kepada Persib Bandung Gegara Oknum Suporter Masuk Lapangan: Denda Ribuan Dollar

Hitung-hitungan Media Thailand Soal Sanksi AFC kepada Persib Bandung Gegara Oknum Suporter Masuk Lapangan: Denda Ribuan Dollar

Meski belum diumumkan secara resmi oleh AFC, namun media Thailand telah membuat hitung-hitungan soal denda Persib Bandung usai oknum suporter masuk lapangan.

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro dan istrinya bernama Miranti Afriana ternyata aktif mengonsumsi narkoba.
Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Legenda MotoGP, Valentino Rossi ikut memberikan komentar terkait resmi dihapusnya Sirkuit Phillip Island pada kalender 2027 nanti.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT