News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Tak Mengurusi Haji, ke Mana Arah Kerja Kementerian Agama?

Banyak yang mempertanyakan ke mana arah Kementerian Agama selanjutnya, setelah tidak mengurusi haji?
Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:00 WIB
Gedung Kementerian Agama (Kemenag)
Sumber :
  • dok Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com-Rapat Paripurna Ke-4 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025-2026 tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 akhirnya resmi  meminta pemerintah membentuk Kementerian Haji dan Umrah, sebuah lembaga yang secara khusus mengelola urusan haji dan umrah, yang diputuskan dalam

Banyak kalangan yang menilai bahwa langkah transformasi dari Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menjadi kementerian, sebagai upaya serius untuk memperkuat tata kelola layanan bagi jamaah Indonesia yang setiap tahunnya menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai negara dengan jumlah jamaah calon haji dan umrah terbesar di dunia, Indonesia menghadapi tantangan yang tidak kecil dalam penyelenggaraan dua ibadah tersebut, baik dari sisi administrasi, logistik, pembinaan, kesehatan, hingga akomodasi, semuanya membutuhkan perhatian khusus.

Karena itu, lahirnya kementerian ini dinilai sebagai jawaban atas kebutuhan yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi. Kelahiran kementerian baru ini juga benar-benar menandai berakhirnya kewenangan Kementerian Agama, setelah 75 tahun melayani haji.

Pemerintah menyebut pembentukan kementerian ini bertujuan menyederhanakan urusan birokrasi, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. Selama ini, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah ditangani oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama.

Seiring dengan tingginya volume jamaah dan kompleksitas teknis yang dihadapi setiap musim, dibutuhkan satu kementerian tersendiri yang fokus dan memiliki kewenangan penuh.

Tantangan

Kementerian Haji dan Umrah, nantinya akan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh tahapan ibadah, mulai dari proses pendaftaran, pelatihan manasik, pengurusan visa, penyediaan akomodasi, hingga pengawasan saat jamaah berada di Arab Saudi. Selain itu, kementerian juga akan mengawasi operasional biro travel umrah.

Tidak hanya itu, kementerian ini juga diproyeksikan menjadi mitra aktif pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat kerja sama layanan ibadah. Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi telah banyak berinvestasi dalam sistem digitalisasi perhajian, dan Indonesia mau tidak mau mesti berperan lebih aktif dalam integrasi teknologi tersebut.

Memang, meski sebelumnya telah hadir BP Haji yang diproyeksikan menangani haji pada 2026, namun lembaga setingkat badan masih dianggap belum kuat dalam merespons layanan yang terus dinamis, sehingga diperlukan transformasi menjadi kementerian.

Kendati disambut positif, pembentukan kementerian baru ini bukan tanpa tantangan. Proses transisi kelembagaan dari Kementerian Agama lalu ke BP Haji, kemudian ke struktur kementerian yang baru, tentu membutuhkan waktu dan perencanaan matang.

Perencanaan itu, mulai dari rekrutmen sumber daya manusia, penyesuaian regulasi, hingga pengintegrasian sistem informasi. Apalagi urusan haji mencakup layanan hingga tingkat kecamatan. 

Badan Penyelenggara Haji memang sudah memiliki struktur dalam susunan tata kelolanya, namun ketika bertransformasi menjadi kementerian, tentu banyak hal yang harus diubah dan dipenuhi.

Respons positif turut datang dari berbagai ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Mereka menilai, pelayanan ibadah haji dan umrah adalah persoalan yang menyangkut martabat umat. Maka dari itu, keberadaan kementerian khusus dianggap tepat untuk memberi perhatian lebih serius.

Lahirnya Kementerian Haji dan Umrah menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan pelayanan jamaah Indonesia. Ini bukan sekadar penambahan lembaga negara, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin hak-hak umat Islam dalam menunaikan ibadah.

Ke depan, kementerian ini tidak hanya bisa menyelesaikan masalah-masalah teknis, tapi juga mampu menjadi pelayan umat yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Jika mampu dijalankan dengan niat yang lurus dan manajemen yang tepat, kementerian ini berpotensi membawa lompatan besar dalam tata kelola ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Bagaimana Kemenag?

Banyak yang mempertanyakan ke mana arah Kementerian Agama selanjutnya, setelah tidak mengurusi haji? Seyogiyanya, pekerjaan rumah Kementerian Agama masih tetap banyak. Ada dua garapan utama, yakni soal keumatan dan pendidikan agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar sempat mengutarakan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah dari sebelumnya BP haji merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

Peralihan kewenangan ini justru membawa hikmah tersendiri bagi Kemenag karena dapat lebih berkonsentrasi pada berbagai tugas keagamaan lain yang tidak kalah penting.

Di bidang keagamaan, ada berbagai direktorat yang menjadi tanggung jawab Kemenag dalam pembinaan umat, seperti Bimbingan Masyarat (Bimas) Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, Bimas Buddha, Konghucu, yang di dalamnya juga memiliki sub-garapan yang luas.

Sementara pendidikan, untuk umat Islam, Kemenag mengurusi lembaga, mulai tingkat pendidikan formal, meliputi madrasah, hingga perguruan tinggi keagamaan. Adapun pendidikan non-formal, meliputi pendidikan diniyah dan pondok pesantren.

Begitu pula dengan direktorat-direktorat lain yang memiliki sistem pendidikan khusus tersendiri, yang menyesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing.

Dengan pemisahan peran, Kemenag meyakini bahwa penyelenggaraan ibadah haji akan lebih profesional. Di sisi lain, Kemenag juga dapat memperkuat perannya di bidang pendidikan dan pembinaan umat.

Kendati tidak akan mengurusi haji lagi, Kemenag berkomitmen dan tetap memiliki tanggung jawab moral serta keagamaan untuk turut membantu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi tonggak penting dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji dan umrah Indonesia. Sebagai upaya pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi umat Islam, kementerian ini tetap menjadi simbol hadirnya negara dalam setiap tahapan ibadah masyarakat.(ant)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sulitnya Mencari Pewaris Olivier Giroud: Deretan Blunder Transfer yang Menghantui Lini Depan AC Milan

Sulitnya Mencari Pewaris Olivier Giroud: Deretan Blunder Transfer yang Menghantui Lini Depan AC Milan

Klub Liga Italia. AC Milan kembali menghadapi persoalan klasik yang seolah tak pernah benar-benar selesai yakni pencarian penyerang utama di bursa transfer.
Nyaris Samai Rekor Weidenfeller, Gregor Kobel Tampil Gahar Musim Ini

Nyaris Samai Rekor Weidenfeller, Gregor Kobel Tampil Gahar Musim Ini

Direktur Olahraga Borussia Dortmund Sebastian Kehl melontarkan pujian kepada kiper utama timnya Gregor Kobel.
Cristiano Ronaldo Segera 'Pulang' ke Manchester United, Begini Faktanya

Cristiano Ronaldo Segera 'Pulang' ke Manchester United, Begini Faktanya

Cristiano Ronaldo dikabarkan 'dalam pembicaraan' untuk kembali ke Manchester United setelah 'berkorban secara finansial' demi mencapai kesepakatan. Faktanya ternyata
Layanan Digital Notaris Masih Terhambat, Heppy Palupy Sebut Tak Ada Sinkronisasi dengan Regulasi

Layanan Digital Notaris Masih Terhambat, Heppy Palupy Sebut Tak Ada Sinkronisasi dengan Regulasi

Konsep Notaris Siber yang telah diperkenalkan sejak 2014 dinilai belum optimal dalam pelayanan digitalisasi.
Anaknya Jadi Korban Bully Netizen Imbas Mens Rea, Komika Pandji Tidak Akan Lakukan Penuntutan

Anaknya Jadi Korban Bully Netizen Imbas Mens Rea, Komika Pandji Tidak Akan Lakukan Penuntutan

Komika Pandji Pragiwaksono menanggapi sejumlah akun media sosial yang melakukan penghinaan terhadap anak-anaknya buntut kontroversi stand up comedy "Mens Rea".
Kelakuan Ressa Dinilai Kontradiktif, Mantan Istri Kecewa Anak Tak Diberi Nafkah hingga Ditutupi

Kelakuan Ressa Dinilai Kontradiktif, Mantan Istri Kecewa Anak Tak Diberi Nafkah hingga Ditutupi

Mantan istri Ressa kecewa karena sang anak tak diberi nafkah dan tak diakui. Ia menilai tindakan Ressa kontradiktif dengan tuntutannya terhadap Denada.

Trending

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah resmi mendatangkan Maarten Paes, Ajax terus aktif di bursa transfer dengan mendorong direktur teknik Jordi Cruijff memburu pemain baru, siapakah dia?
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

Bursa transfer memanas! Tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia berpeluang bermain di Super League, termasuk Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner.
Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Harga iPhone 16 Series per Februari 2026 terpantau turun signifikan di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru di sini.
Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Kasus emas digital di China membuat ribuan investor gagal menarik dana dan emas fisik setelah platform membekukan dana hingga miliaran dolar AS.
Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Denada mendapat banyak dukungan dari rekan sesama selebritis, termasuk sang mantan suami usai dirinya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Ressa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT