GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Wali Kota Prabumulih: Pecat Kepsek, Harta Rp17 Miliar Dicek KPK

Viral Wali Kota Prabumulih pecat kepsek usai tegur anaknya. KPK siap cek harta Rp17 miliar milik Arlan, publik desak transparansi dan integritas pejabat.
Kamis, 18 September 2025 - 07:11 WIB
Wali Kota Prabumulih Arlan yang diduga copot jabatan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih Roni Ardiansyah
Sumber :
  • Instagram/@cak.arlan_official

Jakarta, tvOnenews.com – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan kabar mengejutkan dari Wali Kota Prabumulih, Arlan. Ia menjadi sorotan publik usai mencopot Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, hanya karena menegur anaknya yang kedapatan membawa mobil ke sekolah.

Kasus ini langsung menuai gelombang kritik dari warganet. Bahkan, buntut dari viralnya peristiwa ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan untuk mengecek Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Arlan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK Pastikan Akan Mengecek Kekayaan Arlan

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan pihaknya sudah menerima banyak masukan publik terkait sorotan terhadap kekayaan sang wali kota.

“Terkait informasi yang viral di media mengenai LHKPN Wali Kota Prabumulih, KPK menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada masyarakat yang telah meramaikan informasi itu di media sosial,” ujar Budi, Rabu (17/9/2025).

Menurut Budi, pengecekan dilakukan bukan hanya untuk memastikan Arlan sudah patuh melaporkan tepat waktu, tapi juga untuk menguji kebenaran isi laporan.

“Apakah yang disampaikan sudah sesuai, benar, lengkap atau belum, itu yang akan dicek dari pelaporan LHKPN,” tambahnya.

LHKPN: Kekayaan Rp17 Miliar, 18 Aset Properti

Berdasarkan data LHKPN KPK, Arlan tercatat memiliki kekayaan fantastis senilai Rp17 miliar.

Rinciannya antara lain:

  • 18 aset tanah dan bangunan di Prabumulih dan Ogan Ilir senilai Rp5,87 miliar.

  • Alat transportasi berupa motor, truk, buldoser, hingga mobil dengan nilai Rp4,92 miliar.

  • Harta bergerak lain Rp202 juta.

  • Kas dan setara kas mencapai Rp8 miliar.

  • Utang berjalan senilai Rp2 miliar.

Jumlah kekayaan tersebut kini menjadi perhatian publik, terutama setelah kasus pencopotan kepsek viral.

Klarifikasi Wali Kota: Belum Dimutasi, Hanya Teguran

Meski publik ramai mengecam, Arlan sempat memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, belum dimutasi secara resmi.

Menurutnya, keputusan yang diambil baru sebatas teguran, bukan pencopotan jabatan permanen.

Namun, klarifikasi ini tak serta-merta meredam amarah masyarakat. Banyak pihak menilai langkah Arlan tetap menunjukkan sikap tidak bijak, terlebih ketika menyangkut posisi seorang pendidik yang hanya menjalankan aturan sekolah.

KPK: Masyarakat Berhak Mengawasi

KPK menegaskan bahwa instrumen LHKPN bisa diakses secara terbuka oleh publik. Dengan begitu, masyarakat berhak ikut mengawasi kewajaran harta penyelenggara negara.

“Di situ peran masyarakat penting untuk ikut mengawasi kewajaran ataupun kebenaran aset yang dimiliki. Apakah sesuai dengan profil pejabat yang bersangkutan atau tidak,” jelas Budi.

KPK menekankan bahwa LHKPN bukan hanya sekadar formalitas administratif, melainkan salah satu alat pencegahan korupsi yang efektif.

Netizen: Kasus Ini Harus Jadi Pelajaran

Ramainya kasus ini di media sosial tak hanya menyentuh soal kepsek dan anak wali kota, tapi juga menyeret isu integritas pejabat publik. Netizen ramai menuntut agar KPK benar-benar serius memeriksa harta kekayaan Arlan.

“Kalau memang bersih, harus dibuktikan. Kalau ada yang janggal, ya harus ditindak,” tulis salah satu akun yang viral di platform X.

Kasus ini pun menjadi perbincangan nasional, bukan hanya di Prabumulih. Publik menilai insiden sepele di sekolah bisa berubah menjadi isu serius karena menyangkut etika kepemimpinan dan keterbukaan pejabat dalam melaporkan harta kekayaan.

KPK Disorot

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, semua mata tertuju pada hasil pengecekan KPK terhadap kekayaan Rp17 miliar milik Wali Kota Prabumulih. Polemik pencopotan kepsek yang awalnya terlihat sederhana, justru berpotensi menyeret Arlan ke dalam sorotan hukum dan publik yang lebih besar.

Apakah klarifikasi Arlan mampu meredam badai kritik, atau justru membuka babak baru pemeriksaan integritasnya? Waktu dan KPK yang akan menjawab. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pembunuh Satpam Di Sukomanunggal Tertangkap, Pelaku Teman Seprofesi

Pelaku Pembunuh Satpam Di Sukomanunggal Tertangkap, Pelaku Teman Seprofesi

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara kejam, menusukkan benda tajam ke bagian leher dan dada korban hingga tewas.
Oxford United Resmi Umumkan Masa Depan Klub, Ole Romeny Belum Tentu Bertahan jika Syarat Ini Terpenuhi

Oxford United Resmi Umumkan Masa Depan Klub, Ole Romeny Belum Tentu Bertahan jika Syarat Ini Terpenuhi

Oxford United resmi mengumumkan daftar pemain yang tidak dipertahankan untuk musim depan. Tidak ada Ole Romeny dalam daftar tersebut, namun sang striker tetap mungkin hengkang.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Dedi Mulyadi Pastikan Proses Pemulangan PMI Asal Karawang di Libya Berjalan Aman, KBRI Diminta Turun Tangan

Dedi Mulyadi Pastikan Proses Pemulangan PMI Asal Karawang di Libya Berjalan Aman, KBRI Diminta Turun Tangan

Dedi Mulyadi kembali jadi sorotan publik usai merespons video viral Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengaku terlantar dan mengalami penyiksaan di Libya.
Penyebab Khamzat Chimaev Kalah dari Sean Strickland, Ternyata Dipicu Faktor Tak Terduga Ini

Penyebab Khamzat Chimaev Kalah dari Sean Strickland, Ternyata Dipicu Faktor Tak Terduga Ini

Khamzat Chimaev harus kehilangan sabuk juara kelas menengah usai dikalahkan Sean Strickland, dengan faktor penurunan berat badan yang drastis dari sang jawara
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Liga Inggris, Masa Depan Ole Romeny Bersama Oxford United Bakal Berlanjut Musim Depan

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Liga Inggris, Masa Depan Ole Romeny Bersama Oxford United Bakal Berlanjut Musim Depan

Timnas Indonesia mendapatkan kabar menggembirakan dari kompetisi sepak bola Inggris terkait masa depan salah satu penyerangnya. Ole Romeny dipastikan bertahan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selengkapnya

Viral