News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Impor 1 Juta Sapi Perah Masih Jauh di Bawah Target, Bakal Pengaruhi Program MBG

Hendra menyampaikan apresiasi terhadap pelaku usaha yang berkontribusi mendukung percepatan impor sapi perah.
Jumat, 19 September 2025 - 18:38 WIB
Impor 1 Juta Sapi Perah Masih Jauh di Bawah Target, Bakal Pengaruhi Program MBG
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia kembali kedatangan 523 ekor sapi perah dari Australia.  Sapi-sapi tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dan disambut langsung oleh dokter hewan Hendra Wibawa mewakili Kementerian Pertanian.

Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan apresiasi terhadap pelaku usaha yang berkontribusi mendukung percepatan impor sapi perah. Namun di balik apresiasi itu, bayang-bayang keresahan semakin nyata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target pemerintah masih jauh dari kata tercapai. Hingga September 2025, jumlah  sapi perah yang berhasil masuk ke Indonesia baru 11.500 ekor, padahal target tahun ini 150.000 ekor. 

Angka itu menunjukkan jurang yang terlampau lebar, sehingga program besar pemerintah, yakni impor satu juta ekor sapi perah dalam lima tahun, tampak seperti janji yang semakin sulit diwujudkan.

Kondisi inilah yang membuat keresahan muncul dari berbagai pihak. Direktur PT Asli Juara Indonesia (AJI) Wahyu Suryono Pratama, menilai langkah impor sapi perah bukan semata soal bisnis, melainkan 
keharusan untuk menambah “mesin” produksi susu nasional. 

“Kami tidak bisa diam melihat 80 persen kebutuhan susu terus dipenuhi dari impor bubuk. Kalau ini dibiarkan, bangsa ini akan selamanya bergantung pada pasar luar negeri,” ujarnya.

Keresahan yang sama juga diungkapkan Syafeezan, CEO N9 Dairy Farm, yang melihat bahwa ekosistem susu nasional harus segera direformasi. 

“Kami percaya impor sapi perah hanyalah pintu masuk. Yang lebih penting adalah membangun sistem yang adil dan sehat bagi peternak. Jika IPS masih nyaman dengan susu bubuk impor, maka sebanyak apa pun sapi yang didatangkan tidak akan memberi dampak. Saya pribadi resah, karena peluang besar untuk menjadikan Indonesia  mandiri justru bisa hilang sia-sia,” ujarnya.

Dari sisi peternak, Bayu Aji Sapiperahfarm.id, menuturkan keresahan yang lebih nyata. 

“Kami di lapangan sering menghadapi kenyataan pahit. Susu segar tidak selalu terserap, kadang dibeli dengan harga sangat rendah, padahal kebutuhan nasional begitu besar. Kalau industri masih lebih memilih susu impor, maka peternak akan terus jadi penonton. Kami ingin sapi impor benar-benar diiringi dengan penyerapan maksimal susu lokal. Kalau tidak, sia-sia rasanya perjuangan kami,” kata Bayu.

Keresahan ini memang beralasan. Produksi susu segar dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan nasional, sementara 80 persen sisanya ditopang impor. 

Ketergantungan yang demikian tinggi membuat Indonesia rapuh terhadap gejolak harga global. Apalagi sejak hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Minum Susu Gratis, kebutuhan melonjak drastis. 

Program ini menargetkan lebih dari 80 juta siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK. Jika setiap anak mendapat 200 ml susu per hari sekolah, kebutuhan susu nasional untuk MBG saja mencapai 16 juta liter per hari, atau 3,2 miliar liter per tahun. 

Bandingkan dengan produksi nasional saat ini yang hanya 1 miliar liter per tahun. Kesenjangan ini menimbulkan risiko serius: program MBG terancam tidak konsisten, bahkan bisa memicu kekecewaan publik.

Dari sisi teknis, kebutuhan sapi perah makin mendesak. Seekor sapi rata-rata menghasilkan 15–20 liter susu per hari. Untuk memenuhi kebutuhan MBG saja, Indonesia memerlukan 800 ribu hingga 1 juta ekor sapi produktif. 

Populasi saat ini baru sekitar 600 ribu ekor, sehingga defisit ratusan ribu ekor adalah krisis nyata, bukan ancaman di masa depan.

Selain itu, masalah distribusi memperparah keadaan. Sebagai negara kepulauan, tanpa infrastruktur rantai dingin (cold chain) yang memadai, susu segar sulit menjangkau pelosok. 

Akibatnya, sebagian produksi berisiko terbuang, sementara anak-anak di daerah terpencil tidak mendapat gizi yang dijanjikan.

Industri Pengolahan Susu (IPS) seharusnya menjadi bagian dari solusi. Namun kenyataan bahwa banyak IPS masih bergantung pada susu bubuk impor justru menambah keresahan. Jika kondisi ini tidak berubah, maka tambahan sapi perah hanya akan jadi angka, bukan mesin produksi nasional.

Jika IPS mau serius menyerap susu lokal, dampaknya luar biasa: tambahan produksi 2 miliar liter susu per tahun, penghematan devisa hingga Rp60 triliun, dan penciptaan ratusan ribu lapangan kerja di sektor hulu-hilir. 

Tetapi bila IPS tetap pasif, keresahan yang disampaikan Wahyu, Syafeezan, dan Bayu akan terbukti, peternak kehilangan semangat, sapi impor tidak produktif, dan MBG kembali bergantung pada impor susu bubuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan 523 ekor sapi perah dari Australia hari ini memang hanya langkah kecil, tetapi sekaligus menjadi simbol keresahan yang berubah menjadi tindakan nyata. 

Jalan menuju kemandirian gizi masih panjang, namun jika suara kegelisahan para pelaku industri dan peternak tidak diabaikan, bangsa ini punya peluang besar untuk benar-benar berdiri di atas kaki sendiri.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 Agustus 2026: Kesempatan Emas Datang di Saat yang Tepat

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 Agustus 2026: Kesempatan Emas Datang di Saat yang Tepat

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 Agustus 2026, ada kesempatan emas datang di saat yang tepat menanti lima zodiak beruntung ini. Siapa saja?
Setelah Tahan Tersangka Bank BJB, KPK Buka Peluang Periksa Ridwan Kamil

Setelah Tahan Tersangka Bank BJB, KPK Buka Peluang Periksa Ridwan Kamil

etelah menahan empat tersangka dalam kasus Bank BJB, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa kembali mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Selengkapnya

Viral