GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Buat Identitas Kependudukan Digital (IKD) Lewat Ponsel, Pengganti e-KTP yang Wajib Dimiliki Mulai Sekarang

Cara membuat Identitas Kependudukan Digital (IKD) lewat ponsel kini makin mudah. Gantikan e-KTP fisik dengan aplikasi resmi Dukcapil yang aman dan praktis.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:05 WIB
Ilustrasi KTP
Sumber :
  • Dok. Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah kini mendorong percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pengganti e-KTP. Melalui aplikasi yang bisa diunduh langsung dari ponsel, masyarakat kini dapat mengakses identitas dan dokumen kependudukan secara digital, aman, dan terintegrasi.

Aplikasi IKD menjadi bagian dari transformasi digital nasional yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri. Program ini bertujuan untuk menghadirkan identitas tunggal (single identity) yang bisa digunakan lintas layanan publik, termasuk sektor perbankan, kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Identitas digital tidak sekadar mengganti e-KTP, tetapi juga menjamin keamanan data dan memudahkan akses layanan publik. IKD akan menjadi single sign-on untuk berbagai layanan pemerintah maupun perbankan,” tulis Ditjen Dukcapil dalam keterangan resminya.

Akses Lewat Ponsel, Tak Perlu Lagi Bawa e-KTP Fisik

Aplikasi IKD dapat diunduh gratis melalui Google Play Store dan Apple App Store. Setelah diaktifkan, warga tak perlu lagi membawa e-KTP fisik karena data identitas sudah tersimpan secara digital di sistem terpusat milik Dukcapil.

Teknologi QR Code dan verifikasi wajah (face recognition) digunakan untuk menjamin keaslian identitas pengguna, sekaligus mencegah pemalsuan dokumen. Data yang tersimpan pun terenkripsi dan terhubung langsung dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat, memastikan keamanan lebih tinggi dibanding e-KTP konvensional.

Penerapan IKD juga mendukung efisiensi layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan, perbankan, hingga kebutuhan digital seperti tanda tangan elektronik.

Syarat Membuat IKD

Sebelum mendaftar, warga perlu memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  • Sudah memiliki KTP elektronik (e-KTP) atau pernah melakukan perekaman biometrik.

  • Memiliki alamat email aktif dan nomor ponsel yang terdaftar.

  • Menggunakan ponsel dengan sistem operasi minimal Android 8 atau iOS 11.

  • Terhubung dengan jaringan internet stabil selama proses pendaftaran.

Panduan Lengkap Daftar IKD

Berikut langkah-langkah membuat Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari ponsel:

  1. Unduh aplikasi IKD dari Google Play Store atau App Store.

  2. Masukkan NIK, alamat email, dan nomor ponsel.

  3. Pilih “Verifikasi Data”, lalu lakukan swafoto (selfie) untuk verifikasi wajah.

  4. Datangi kantor Dukcapil atau kelurahan terdekat untuk memindai QR Code dari petugas.

  5. Cek email dan masukkan kode aktivasi yang dikirim oleh sistem SIAK Terpusat.

  6. Klik “Aktifkan”, kemudian login menggunakan PIN atau kata sandi yang dibuat.

  7. Setelah aktif, pengguna dapat mengakses menu Data Keluarga, Dokumen, dan Tanda Tangan Elektronik.

Jika diperlukan, pengguna juga bisa mengganti PIN melalui menu “Ubah PIN/Kata Kunci” untuk keamanan tambahan.

Layanan Jemput Bola Bagi Lansia dan Warga Non-Gadget

Untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa beralih ke identitas digital, Dinas Dukcapil di berbagai daerah melakukan layanan jemput bola, terutama bagi lansia atau warga yang belum memiliki smartphone.

Program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan inklusivitas layanan publik berbasis digital.

Lebih Aman, Efisien, dan Terintegrasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penerapan IKD, pemerintah berharap layanan publik ke depan berjalan lebih cepat, efisien, dan transparan. Identitas digital juga membantu mengurangi risiko pemalsuan data serta mempermudah proses autentikasi di berbagai platform layanan publik maupun swasta.

Bagi masyarakat yang sudah memiliki e-KTP, beralih ke IKD adalah langkah penting menuju era digital yang lebih aman dan terintegrasi. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diulang.
Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Pemerintah mulai mematangkan megaproyek giant seawall atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa (Pantura) sebagai tameng menghadapi ancaman penurunan tanah dan banjir rob yang kian mengkhawatirkan.
Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral