GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ingatkan Bahaya Terpapar Matahari Jam 10–16! Ini Alasannya dan Dampak Nyatanya bagi Tubuh

BMKG imbau masyarakat hindari paparan sinar matahari antara jam 10–16 karena radiasi tertinggi. Simak alasan ilmiahnya dan cara melindungi diri dari cuaca ekstrem.
Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:29 WIB
Ilustrasi - Cuaca panas menyengat
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas langsung di bawah sinar matahari antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya suhu udara di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Fenomena ini terjadi akibat peralihan musim dari kemarau menuju hujan, di mana pemanasan permukaan bumi mencapai titik maksimum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suhu Mencapai 38 Derajat, Ini Daerah Paling Panas

Menurut pengamatan BMKG, suhu maksimum udara di beberapa wilayah Indonesia mencapai 38 derajat Celcius.
Beberapa daerah yang tercatat mengalami panas ekstrem di antaranya:

  • Karanganyar, Jawa Tengah: 38,2°C

  • Majalengka, Jawa Barat: 37,6°C

  • Boven Digoel, Papua: 37,3°C

  • Surabaya, Jawa Timur: 37,0°C

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh gerak semu matahari yang kini berada di selatan ekuator. Artinya, wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan sedang menerima paparan radiasi matahari paling intens.

Selain itu, pengaruh Monsun Australia turut menambah suhu udara kering yang meningkatkan sensasi panas di banyak daerah.

BMKG: Radiasi Matahari Paling Berbahaya Pukul 10–16

Menurut Guswanto, pada rentang waktu pukul 10.00–16.00 WIB, intensitas radiasi matahari berada pada titik tertinggi. Sinar ultraviolet (UV) di jam-jam ini bisa menimbulkan efek langsung terhadap kesehatan kulit dan tubuh jika terpapar tanpa perlindungan.

“Perbanyak minum air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan menurunkan suhu tubuh,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk:

  • Menggunakan pelindung diri seperti topi, kacamata hitam, payung, atau tabir surya (sunscreen);

  • Menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan pada siang hari;

  • Memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial resmi BMKG.

Guswanto menambahkan, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis perlu mendapat perhatian khusus karena lebih mudah mengalami dehidrasi atau kelelahan akibat panas ekstrem.

Fenomena Normal tapi Dampaknya Kian Ekstrem

BMKG menegaskan, kondisi suhu tinggi ini masih tergolong normal pada periode pancaroba (peralihan musim). Namun, dampaknya kini terasa lebih ekstrem akibat perubahan iklim global dan urbanisasi yang memperparah efek panas permukaan.

“Yang penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Pastikan kondisi tubuh terjaga, kurangi aktivitas di bawah matahari langsung, dan ikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi,” tegas Guswanto.

Cuaca Panas Siang, Hujan Deras Sore Hari

Menariknya, meski siang hari terasa sangat panas, hujan lebat hingga sangat lebat juga terjadi di sejumlah wilayah pada sore hingga malam hari.
BMKG mencatat curah hujan tinggi di:

  • Belawan, Sumatera Utara: 117,6 mm/hari

  • Deli Serdang, Sumatera Utara: 110,4 mm/hari

  • Kapuas Hulu, Kalimantan Barat: 88,4 mm/hari

Kondisi ini menunjukkan bahwa cuaca ekstrem panas di siang hari bisa berlanjut dengan hujan deras di malam hari, sesuai karakteristik masa transisi dari kemarau ke musim hujan di Indonesia.

BMKG memperkirakan cuaca panas dan cerah masih mendominasi wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan hingga akhir Oktober atau awal November 2025, dengan potensi hujan lokal di beberapa daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG mengingatkan, paparan sinar matahari antara pukul 10.00–16.00 WIB bukan hanya membuat tubuh cepat lelah, tapi juga berisiko merusak kulit dan kesehatan.

Hindari terpapar langsung, jaga hidrasi tubuh, dan selalu pantau perkembangan cuaca agar tetap aman beraktivitas di tengah cuaca ekstrem yang melanda Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MPR Tegur Juri Polemik LCC 4 Pilar Kalbar, Ahmad Muzani Pastikan Final Akan Diulang

MPR Tegur Juri Polemik LCC 4 Pilar Kalbar, Ahmad Muzani Pastikan Final Akan Diulang

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut juri polemik LCC 4 Pilar Kalbar sudah dipanggil dan ditegur. Final lomba dipastikan diulang dengan juri independen.
Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral