GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Tiru 3 Teroris Dunia? Eks Kepala Densus 88 Bongkar Gerak-gerik Pelaku: Sebenarnya Dia…

Insiden ledakan SMAN 72 Jakarta masih dalam penyelidikan dan penyidikan dari pihak kepolisian, namun Eks Kepala Densus 88 Antiteror ungkap fakta mencengangkan.
Minggu, 9 November 2025 - 20:15 WIB
SMAN 72 Jakarta pasca ledakan hebat
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

tvOnenews.com - Insiden ledakan SMAN 72 Jakarta masih dalam penyelidikan dan penyidikan dari pihak kepolisian, namun Eks Kepala Densus 88 Antiteror ungkap fakta mencengangkan.

Ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) mengakibatkan puluhan siswa SMAN 72 Jakarta menjadi korban luka-luka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdengar ledakan sebanyak tiga kali dari arah masjid membuat para siswa panik berhamburan keluar masjid untuk menyelamatkan diri.

tvonenews

Diduga, pelaku merupakan salah satu siswa dari sekolah tersebut yang dikabarkan kerap mengalami perundungan (bullying).

Hal ini diduga mendasari dari motifnya melakukan aksi tersebut. 

Dalam insiden tersebut, ditemukan dua benda yang merupakan replika senjata yang diduga dibawa oleh pelaku.

Sebuah replika senjata laras panjang bertuliskan tiga nama teroris dunia, yaitu Brenton Tarrant, Alexandre Bissonnette, dan luca Traini. 

Selain itu, terdapat tulisan seperti ‘14 Words For Agartha’ serta ‘Welcome to Hell’ pada selongsong dan badan senjata.

Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Sumber :
  • Istimewa

 

Lantas pesan apa yang ingin disampaikan pelaku? Apakah aksi ini merupakan tindak dari teroris?

Mantan Kepala Densus 88 Antiteror, Komjen Pol Marthinus Hukom menilai bahwa pelaku atau anak yang berhadapan dengan hukum ini tidak terlihat sebagai seorang teroris.

Bahkan pelaku tidak mengidolakan ketiga nama teroris dunia yang tertulis pada badan replika senjata tersebut.

Namun, Marthinus menyoroti ketiga nama tersebut menjadi objek yang bisa menstimulus pikiran pelaku. 

“Sebenarnya dia tidak mengidolakan orang ini. Tapi kalau saya ingin memotret dengan ‘The Philosophy of Action, dia mencoba mencari satu objek yang akan menstimulus pikiran dia,” ungkap Komjen Pol, Marthinus Hukom pada program Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne, Sabtu (8/11/2025).

“Kemudian menambah kognitif dia dengan berbagai macam peristiwa untuk menambah keberanian dia,” sambungnya.

Eks Kepala Densus 88 Anti Teror, Komjen Pol Marthinus Hukom
Eks Kepala Densus 88 Anti Teror, Komjen Pol Marthinus Hukom
Sumber :
  • ANTARA

 

Ketika pelaku sudah siap dalam segi psikis dan kognitif maka akan melakukan tindakan tersebut. 

Lantas, adakah hubungannya dengan ketiga nama yang berada pada senjata tersebut?

Pada selongsong replika senjata yang ditemukan di lokasi kejadian, diduga milik pelaku. Tertulis nama Brenton Tarrant.

Diketahui, Brenton Tarrant merupakan seorang pelaku penembakan dua masjid di Selandia Baru, pada 15 Maret 2019.

Ia juga merupakan seseorang yang menganut paham White Skin Supremacy, yang menganggap orang selain kulit putih merupakan sebuah ancaman.

Akan tetapi, Marthinus Hukom tidak melihat paham tersebut pada anak yang berhadapan dengan hukum ini.

“Bukan berarti dia menganut ideologi itu. Kita harus baca secara keseluruhan dokumen yang ditemukan,” ujarnya.

“Maka, dapat mengambil suatu potret bahwa orang ini ada masalah dengan psikologi,” lanjutnya.

Mantan Kepala Densus 88 Antiteror ini menyebutkan bahwa anak yang berhadapan dengan hukum ini harus didampingi dengan melihat aspek psikologi, relasi sosial, serta komunikasi yang mempengaruhinya.

“Bisa dilihat dari potretnya bukan teroris, namun yang harus diselesaikan berdasarkan aspek psikologinya, relasi sosial, serta komunikasi yang terdistorsi akibat dari berbagai aspek,” kata Marthinus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seperti bullying, sering menonton film-film kekerasan, termasuk relasinya dengan teman-teman lainnya. Kita harus selesaikan itu semua,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral