News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar dari Bimas Hindu Kemenag Lewat Konsep Ekoteologi-Green Dharma

Berkaca dari Bimas Hindu Kemenag RI, tradisi harmoni dengan alam dan kerukunan sosial menjadi gerakan yang perlu dipandang sebagai teladan seluruh umat.
Senin, 10 November 2025 - 13:19 WIB
(Kiri ke kanan) Kepala Biro HKP Thobib Al Asyhar, Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija, Stafus Menag Ismail Cawidu, dan Rektor IAHN Mataram I Wayan Wirata.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) kembali menegaskan diri sebagai rumah besar bagi seluruh umat beragama di Indonesia, bukan milik satu agama tertentu saja. 

Staf Khusus Menteri Agama, Ismail Cawidu, menyebut bahwa salah satunya dapat dilihat dari berbagai program dan capaian yang diinisiasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu yang telah menjalankan peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan umat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan bahwa publikasi yang kuat dapat menjadi kunci untuk menunjukkan bahwa Kemenag hadir melayani semua pemeluk agama tanpa membeda-bedakan.

“Yang perlu kita lakukan adalah membangun sebuah narasi besar atau grand narrative yang tidak hanya menjelaskan kegiatan-kegiatan teknis pembinaan masyarakat Hindu, tetapi mengglorifikasi nilai-nilai yang ada di dalamnya. Dengan begitu, peran-peran yang sudah dilakukan Bimas Hindu dapat dipahami dan diterima dengan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Ismail dalam  Media Gathering Publikasi Media bertema “Transformasi Layanan Menuju SDM Hindu yang Unggul” di Lombok, Minggu (10/11/2025).

Dijelaskannya bahwa salah satu kekuatan utama umat Hindu adalah tradisi harmoni dan kerukunan sosial yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Ismail juga mengajak media, baik nasional maupun lokal, untuk ikut memperkuat publikasi yang menggambarkan kontribusi Bimas Hindu bagi bangsa.

“Peran media sangat menentukan bagaimana publik melihat kerja kementerian secara utuh. Penguatan publikasi adalah langkah konkret untuk menunjukkan bahwa Kemenag hadir bagi semua agama. Karena itu, kolaborasi dengan media menjadi sangat penting,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Bimas Hindu, I Nengah Duija, menyambut baik dorongan dari Menteri Agama untuk memperkuat komunikasi publik.

Khususnya untuk memperlihatkan capaian Bimas Hindu di bidang pendidikan, pelayanan keagamaan, hingga pengembangan SDM, hingga dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat luas.

Upaya ini, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen menciptakan tata kelola keagamaan yang adaptif, modern, dan berintegritas. Namun, ia juga mengingatkan bahwa membangun narasi besar saja tidak cukup tanpa penguatan ideologi.

“Maka ini akan rentan sekali terhadap dengan perbedaan-perbedaan yang selama ini kita pencitraan media itu lebih mendukung kepada yang berbeda, tidak mendukung pada persamaan, sebagaimana disampaikan oleh Pak Menteri,” ujarnya.

Ekoteologi-Green Dharma

Salah satu bentuk konkret implementasi nilai keagamaan yang berwawasan lingkungan adalah program Green Dharma yang terinspirasi dari konsep ekoteologi yang digagas Menteri Agama.

Gerakan ini mengimplementasikan konsep ekoteologi lewat berbagai kegiatan nyata seperti penanaman pohon, pelepasan satwa, hingga kampanye lingkungan lain termasuk anti-plastik. Tujuannya adalah menghidupkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. 

Melalui Ditjen Bimas Hindu, gerakan ini sebelumnya telah diwujudkan lewat kegiatan penanaman ribuan pohon pada hari suci Tumpek Wariga, pelepasan ikan, burung, dan tukik pada Tumpek Uye, serta kampanye bebas plastik di kampus-kampus.

“Program ini sekaligus mempertegas peran ajaran agama dalam menjaga keseimbangan ekologi dan spiritualitas, serta menjadi bentuk nyata implementasi ekoteologi Hindu di tengah upaya menjaga keberlanjutan bumi,” ujar Nengah.

“Program ini harapannya juga dapat menjadi semacam gerakan nasional yang bisa ditiru umat lain, terutama untuk mempererat kerukunan dan harmoni,” imbuhnya.

Selain bidang lingkungan, Bimas Hindu juga berfokus pada penguatan ekonomi dan ketahanan keluarga umat Hindu.

Program tersebut diwujudkan melalui pendirian 27 Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) di berbagai daerah. Konsep Sukinah ini sama dengan istilah Sakinah dalam istilah Islam. Ditambah lagi dengan bantuan usaha ternak dan UMKM di delapan lokasi sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi berbasis dharma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembentukan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) dan penguatan Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) turut menjadi langkah penting dalam mengelola dana punia dan melestarikan seni keagamaan Hindu secara nasional.

Upaya yang dilakukan Kemenag melalui Bimas Hindu adalah ‘wajah’ keseriusan pemerintah dalam merawat kerukunan antarumat beragama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang inklusif. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Drama Cristiano Ronaldo di Al-Nassr Berakhir, Sempat Mogok Main karena Transfer, CR7 Kini Siap Comeback

Drama Cristiano Ronaldo di Al-Nassr Berakhir, Sempat Mogok Main karena Transfer, CR7 Kini Siap Comeback

Cristiano Ronaldo akhiri konflik internal Al-Nassr usai sempat mogok bermain karena transfer minim. CR7 kini siap comeback, tetapi masa depannya di Arab Saudi masih jadi tanda tanya.
Motornya Bermasalah saat Tes Sepang, Rookie Milik Yamaha Ini Sebut Ia akan Kesulitan di Awal Musim MotoGP 2026

Motornya Bermasalah saat Tes Sepang, Rookie Milik Yamaha Ini Sebut Ia akan Kesulitan di Awal Musim MotoGP 2026

Rookie tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, memprediksi awal kariernya di MotoGP 2026 tidak akan berjalan dengan mudah.
Negara Gelontorkan Rp11,92 Triliun untuk Bantuan Ramadan, 35 Juta Keluarga Miskin Dapat 10 Kg Beras dan 2 Liter Minyak

Negara Gelontorkan Rp11,92 Triliun untuk Bantuan Ramadan, 35 Juta Keluarga Miskin Dapat 10 Kg Beras dan 2 Liter Minyak

Sebanyak 35,04 juta keluarga miskin dan rentan dipastikan terima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng guna menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.
Panitia Desak Penyidik Segera Tuntaskan Laporan Kericuhan Musda Golkar Sumut

Panitia Desak Penyidik Segera Tuntaskan Laporan Kericuhan Musda Golkar Sumut

Kericuhan di luar arena Musda XI Golkar Sumut (Musda Golkar Sumut) telah resmi dilaporkan ke Polda Sumatera Utara. Akan tetapi, sejauh ini pihak penyidik
Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas

Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyebut bahwa keputusan CAS menangguhkan hukuman merupakan hal yang jarang terjadi.
Korban Sebut Tak Ada Permintaan Maaf dari Mohan Hazian, Justru Diteror Nomor Asing!

Korban Sebut Tak Ada Permintaan Maaf dari Mohan Hazian, Justru Diteror Nomor Asing!

Korban kasus dugaan pelecehan oleh Mohan Hazian buka suara. Ia mengaku belum menerima permintaan maaf, justru dihubungi nomor asing yang ingin menemuinya.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT