GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Beli Mobil Mercy BJ Habibie dan Royal Enfield, Ridwan Kamil Tegaskan Pakai Uang Pribadi

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengakui pembelian mobil Mercedes Benz milik Presiden ketiga RI, BJ Habibie yang pernah disita KPK.
Selasa, 2 Desember 2025 - 18:26 WIB
Usai 6 Jam Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Tegaskan Tak Tahu Soal Dana Iklan BJB: Apalagi Terlibat
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengakui pembelian mobil Mercedes Benz milik Presiden ketiga RI, BJ Habibie yang pernah disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Kang Emil sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pembelian barang mewah itu dilakukan murni menggunakan uang pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu ia tegaskan usai menjalani pemeriksaan selama enam jam di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/12/2025).

“Ya itu semuanya dana pribadi itu. Itu yang menjadi kebenaran yang saya sampaikan,” ujar Ridwan Kamil.

Sementara terkait motor gede (moge) Royal Enfield Classic 500 Limited Edition, ia menyatakan hal serupa.

“Ya semuanya dana pribadi,” ujarnya.

Adapun, hari ini mantan Gubernur Jawa Barat itu diperiksa oleh tim penyidik KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan iklan di BJB tahun 2021-2023 yang merugikan negara Rp222 miliar. Nama Ridwan Kamil terseret lantaran diduga menerima uang dari dana nonbudgeter Bank BJB.

Ridwan Kamil menyebut hari ini adalah kesempatan yang ia tunggu berbulan-bulan untuk memberikan klarifikasi menyeluruh kepada penyidik.

“Pertama saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu berbulan-bulan. Hari ini saya sudah melakukan klarifikasi sebagai penghormatan pribadi pada supremasi hukum, tanggung jawab sebagai warga negara, memberikan keterangan seluas-luasnya tanggung jawab pribadi sebagai anak bangsa untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Saya sangat lega berbulan-bulan menunggu momen ini untuk memberikan penjelasan,” ucapnya.

Ridwan Kamil menegaskan dirinya tidak mengetahui perkara dugaan pengadaan dana iklan Bank BJB.

“Saya itu tidak mengetahui apa yang namanya perkara dana iklan ini. Karena itu bukan tupoksi gubernur. Aksi korporasi dari BUMD ini adalah dilakukan oleh teknis mereka sendiri," kata dia.

Kemudian soal dugaan dana nonbudgeter, Ridwan Kamil menyatakan seluruh isu yang berkembang selama ini adalah urusan keuangan pribadinya.

“Jadi, karena saya tidak mengetahui maka semua yang pernah ramai selama ini semua adalah dana pribadi sendiri. Tidak ada hubungan dengan apa yang dimaksud,” tandasnya.

Diketahui, KPK telah menyita sebuah motor gede merek Royal Enfield dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).

KPK menjelaskan alasan menyita sebuah kendaraan dalam sebuah perkara.

"KPK menyita sebuah kendaraan, kendaraan ya, kendaraan itu tentunya bisa jadi, kendaraan tersebut menjadi bagian dari proses korupsi yang terjadi," kata Jubir KPK Tessa Mahardhika di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/4/2025).

"Apakah itu dalam sarana, sebagai sarana, atau juga kendaraan tersebut merupakan kendaraan yang dibeli menggunakan hasil dari tindak pidana, itu yang kedua," tambahnya.

Selain menyita moge Royal Enfield Classic 500, KPK juga sempat menyita mobil Mercedes-Benz 280 SL yang dibeli Ridwan Kamil dari anak Presiden BJ Habibie yakni Ilham Akbar Habibie.

Namun, kini KPK telah mengembalikan mobil mercy itu ke tangan Ilham Akbar Habibie.

Pengembalian mobil itu karena status kepemilikan mobil antik itu belum selesai.

Pasalnya, Ridwan Kamil membeli mobil itu dengan sistem pembayaran mencicil. Ia baru membayar kepada Ilham Akbar sebesar Rp1,3 miliar.  Sementara, harga mobil tersebut Rp2,8 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Ridwan Kamil belum membayar pelunasan mobil tersebut. Alhasil, kepemilikam mobil tersebut belum dibalik nama.

Oleh karena itu, KPK mengembalikan mobil itu kepada Ilham Akbar Habibie. Sementara, Ilham juga memberikan uang pembayaran dari RK sebesar Rp1,3 miliar kepada KPK. (rpi/aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.

Trending

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Selengkapnya

Viral