News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Bapak Pluralisme

Abdurrahman Wahid hanya bertahan sebagai presiden selama 20 bulan. Lawan-lawan politiknya memanfaatkan kasus Bruneigate dan Bulloggate untuk melengserkannya.
Senin, 9 Mei 2022 - 13:15 WIB
Presiden RI Ke-4 Abdurahman Wahid (Gus Dur)
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur merupakan Presiden Republik Indonesia ke-4 setelah B.J Habibie, sejak 20 Oktober 1999 hingga 24 Juli 2001.  

Presiden Abdurrahman Wahid lahir pada tanggal 7 September 1940 di Desa Denanyar, Jombang, Jawa Timur, dengan nama lahir Abdurrahman Addakhil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, karena Addakhil terdengar asing, maka diganti menjadi Abdurrahman Wahid. Beliau merupakan putra pertama dari enam bersaudara.

Diketahui ayahnya merupakan seorang pendiri organisasi besar Nahdlatul Ulama, yang bernama KH. Wahid Hasyim. Sedangkan ibunya bernama Hj. Sholehah merupakan putri dari pendiri Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur, K.H. Bisri Syamsuri. Beliau kemudian dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang putri.

Saat masa kanak-kanak, Gus Dur memiliki kegemaran membaca. Beliau juga rajin datang ke perpustakaan pribadi milik ayahnya. Selain itu Gus Dur juga sering berkunjung keperpustakaan umum di Jakarta.

Pada saat usia belasan Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel dan buku-buku. Di samping membaca, beliau juga hobi bermain bola, catur dan musik. Bahkan Gus Dur, pernah diminta untuk menjadi komentator sepak bola di televisi. 

Kegemaran lainnya, yang ikut juga melengkapi hobinya adalah menonton bioskop. Kegemarannya ini menimbulkan apresiasi yang mendalam dalam dunia film. Inilah sebabnya mengapa Gu Dur pada tahun 1986-1987 diangkat sebagai ketua juri Festival Film Indonesia.

Pendidikan Gus Dur

Beliau menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Kris Jakarta, tapi tidak selesai, kemudian pindah ke SD Matraman Perwari. Kemudia, tahun 1952, Gus Dur memilih tetap tinggal di Jakarta meskipun sang ayah sudah tidak menjabat sebagai Menteri Agama. Setahun kemudian, Ayah Gus Dur mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan ayahnya wafat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Gus Dur melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama, namun beliau tidak naik kelas. Oleh sebab itu, ibunya mengirim Gus Dur ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan mengaji bersama KH. Ali Maksum di Pondok Pesantren Krapyak dan belajar di SMP juga. 

Pada tahun 1957 Gus Dur melanjutkan sekolahnya di pondok pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah hingga tahun 1959. Ia melanjutkan ke pesantren Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur, sampai melanjutkan pendidikannya di Mesir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Ragam Kuliner Khas Sumba yang Punya Cita Rasa Unik dan Autentik

Kuliner khas Sumba umumnya berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah tersebut. Jagung dan singkong menjadi sumber utama karbohidrat
Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Direksi BPJS Ketenagakerjaan Dengarkan Curhat Pekerja saat Kunjungi Griya Pekerja Batam

Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Satgas PRR Gunakan Prinsip 'No One Left Behind' Dalam Realisasi Penerima Huntara di Aceh

Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana (PRR) terus berupaya merealisasikan kebutuhan Hunian Sementara (Huntara) bagi penyintas bencana di Aceh.
Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Munas HIPMI 2026 Rancang Konsolidasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 dengan tema 'Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional'.
John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman Kian Melokal di Indonesia, Bukannya Pulang Kampung Justru Main Bola Bareng Warga

John Herdman viral karena bermain bola bersama warga di Lombok. Pelatih Timnas Indonesia ini dinilai semakin melokal dan dekat dengan masyarakat.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral