GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenang Lily Wahid dan Jejaknya di Kancah Politik Nasional

Lily Wahid sudah tidak asing lagi di arena politik nasional. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB dan menjadi anggota Komisi I DPR RI.
Selasa, 10 Mei 2022 - 13:38 WIB
Almarhumah Lily Chodijah Wahid
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Senin, 9 Mei 2022 Lily Chodijah Wahid menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Lily Wahid merupakan adik kandung dari Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Tentu bagi para penikmat politik, nama Lily Wahid sudah tidak asing lagi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB dan di tahun 2009 menjadi anggota Komisi I DPR RI. Selain itu, Lily pernah mendapatkan penghargaan sebagai Politisi Wanita Terpopuler 2010 versi Uvolution Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengenal lebih dekat, berikut beberapa jejak Lily Wahid dalam kancah perpolitikan Indonesia.

Ketika remaja Lily Wahid sudah tertarik dengan dunia politik. Setelah lulus SMA beliau sempat akan dicalonkan menjadi Caleg. Namun pencalonan itu batal dan Lily Wahid memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang Perguruan Tinggi.

Keluarga Wahid Hasyim memang terkenal cukup dekat dengan dunia politik, termasuk Lily Wahid. Sehingga beliau mendapatkan dukungan penuh dari keluarga ketika memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Dalam arena politik nasional, Lily Wahid dikenal sebagai pribadi yang berpendirian teguh dan tegas. Beliau menganggap bahwa tujuan dari politik adalah untuk kemakmuran rakyat. Dengan prinsip kejujuran, Lily Wahid tidak pernah takut untuk menyampaikan kebenaran.

Pertama kali nama Lily Wahid dikenal masyarakat luas ketika Muktamar Ancol pada tahun 2008. Saat itu beliau mendukung kepengurusan PKB yang menjadikan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum dan Lukman Edy sebagai Sekjen. Kemudian Lily Wahid selanjutnya mendapatkan posisi sebagai Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKB.

Pada Pemilu 2009, Lily Wahid mencalonkan diri sebagai Caleg di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur II dan menang. Sehingga beliau maju dan menjadi anggota Komisi I DPR. Lily Wahid menjadi sosok yang kritis baik di internal partai maupun di parlemen. 

Lily menjadi inisiator koalisi politisi perempuan bersama dengan beberapa politisi perempuan lainnya. Ia tidak ragu untuk mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpotensi merugikan masyarakat.

Ketika kasus skandal Bank Century, Lily Wahid mengambil sikap untuk mendukung Pansus Century. Langkah yang ia ambil dianggap terlalu berani oleh petinggi partai, karena saat itu tidak ada politisi PKB yang berani mengikuti langkahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lily Wahid bersama dengan delapan anggota DPR dari lintas fraksi kemudian membentuk Tim Sembilan. Tim ini selanjutnya yang berinisiatif mengusulkan penggunaan hak angket anggota DPR dalam mengusut kasus pengucuran dana triliunan ke Bank Century.

Itulah beberapa jejak singkat Lily Wahid dalam arena perpolitikan Indonesia. Dari rumah duka, jenazah almarhumah dibawa ke Jombang pagi ini pukul 05.00 WIB. Pihak keluarga menyampaikan bahwa jenazah dimakamkan di pesantren Tebuireng Jombang Hari ini, Selasa (10/5/2022).(Mzn/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kontribusi positif para pemain muda di balik kekalahan tipis dari Bulgaria 0-1 pada FIFA Series 2026.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT