News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahlil Bidik Papua Jadi Lumbung Energi Nabati Nasional, Etanol Disiapkan Tekan Impor BBM

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, membuka wacana menjadikan Papua sebagai basis produksi energi nabati nasional, khususnya bahan baku etanol, guna menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM
Rabu, 17 Desember 2025 - 08:48 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, membuka wacana menjadikan Papua sebagai basis produksi energi nabati nasional, khususnya bahan baku etanol, guna menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Gagasan tersebut disampaikan Bahlil usai mengikuti pengarahan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/12/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai Papua memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat produksi etanol berbasis komoditas pertanian.

“Saya pikir Papua salah satu wilayah yang bisa dijadikan sebagai bagian dari produksi bahan baku etanol,” kata Bahlil, kepada media, dikutip Rabu (17/12/2025).

Menurut Bahlil, pengembangan etanol di Papua sejalan dengan arahan Presiden Prabowo terkait percepatan swasembada energi nasional, khususnya melalui optimalisasi energi terbarukan berbasis nabati. 

Ia menegaskan ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin masih cukup tinggi, sehingga diperlukan terobosan struktural melalui kebijakan mandatori pencampuran etanol ke dalam BBM.

Pemerintah, kata Bahlil, akan mendorong penerapan campuran etanol pada bensin secara bertahap, mulai dari E10, E20 hingga E30. Program mandatori E10 atau campuran etanol 10 persen pada bensin ditargetkan mulai diterapkan pada 2027.

Bahlil menjelaskan, bahan baku etanol dapat berasal dari berbagai komoditas pertanian yang melimpah di Indonesia, termasuk yang potensial dikembangkan di Papua.

“Etanol itu dari mana? Dari singkong, jagung, kemudian tebu dan berbagai bahan baku lain,” ucap Bahlil.

Selain etanol, pemerintah juga terus memperkuat program biodiesel. Bahlil menyebut saat ini Indonesia telah menjalankan program B40 dan tengah menyiapkan peningkatan ke B50 pada 2026. 

Program tersebut merupakan campuran solar dengan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang berasal dari minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) serta metanol.

Dengan rencana peningkatan ke B50, kebutuhan bahan baku energi nabati dipastikan akan melonjak signifikan.

“Ke depan, kita mau dorong B50, maka potensi untuk penambahan bahan baku kan semakin tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM melalui pengembangan energi nabati di Papua. 

Prabowo menilai Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas energi berbasis pertanian, seperti kelapa sawit, singkong, dan tebu.

Menurut Prabowo, komoditas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku BBM nabati, baik biodiesel B50 maupun etanol sebagai substitusi BBM fosil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita bisa tanam kelapa sawit, tanam singkong, tanam tebu, pakai tenaga surya dan tenaga air bayangkan berapa ratus triliun kita bisa hemat tiap tahun?” tutur Prabowo.

Pemerintah menempatkan pengembangan energi nabati di Papua sebagai bagian dari strategi besar menuju swasembada energi nasional sekaligus penguatan ekonomi daerah berbasis sumber daya lokal. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

5 Pemain Drama Korea Oh! My Guard yang Dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee

Berikut daftar 5 pemain drama Korea Oh! My Guard yang dibintangi Jung Yong Hwa dan Hong Seung Hee.
Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan Kopassus Jadi Korban Pembacokan di Cakung, Awalnya Sempat Menghindar hingga Kedua Kalinya Kena Kepala

Mantan anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Peristiwa ini bermula pada Kamis (22/10/2026) ketika istri pelaku menegur mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di samping rumahnya.
78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

78 Negara Debut di Piala Dunia, Timnas Indonesia U-15 Siap bersaing di Azerbaijan

Digelar di Baku, Azerbaijan, mulai 24 Oktober 2026, 189 negara di bawah naungan FIFA akan mengambil bagian dalam turnamen terbesar Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA.
Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Perampok Toko Emas Sadis di Jember Ditangkap, Terbelit Utang Rp 80 Juta

Jajaran Polres Jember berhasil membongkar kasus perampokan yang menimpa Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jumat.
Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak Punya Rekening Himbara, Bisakah Dana BSU 2026 Rp900 Ribu Tetap Cair?

Tak punya rekening Himbara, bisakah BSU 2026 Rp900 ribu tetap cair? Simak penjelasan jalur alternatif, pencairan lewat kantor pos, dan update aturan resmi.
Investasi Korea Selatan di Batam Melonjak 34 Kali Lipat, Sektor Ini Jadi Penyumbang Terbesar

Investasi Korea Selatan di Batam Melonjak 34 Kali Lipat, Sektor Ini Jadi Penyumbang Terbesar

Investasi Korea Selatan di Batam mencapai Rp1,175 triliun pada semester I 2026, naik 34,1 kali dibanding 2025. Sektor transportasi mendominasi modal yang masuk.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Selengkapnya

Viral