News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kubu Nadiem Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook

Langkah tersebut diambil menyusul pengakuan adanya penerimaan gratifikasi yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Selasa, 20 Januari 2026 - 08:00 WIB
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Pengacara Nadiem Anwar Makarim, Ari Yusuf Amir, berencana melaporkan tiga saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah tersebut diambil menyusul pengakuan adanya penerimaan gratifikasi yang terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pelaporan ke KPK akan dilakukan setelah ketiga saksi, yakni Jumeri, Widyaprada, dan Hamid Muhammad, mengakui penerimaan uang saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam sidang pada Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami besok akan memasukkan surat ke KPK. Karena dalam hal ini Kejaksaan tidak mengambil tindakan terhadap gratifikasi tersebut, kami meminta KPK untuk mengambil tindakan,” ujar Ari, Selasa (20/1/2026).

Ari menduga nilai gratifikasi yang diterima ketiga saksi tersebut lebih besar dibandingkan dengan yang diterima kliennya. Dugaan itu muncul karena pengakuan penerimaan uang tidak hanya disampaikan oleh saksi yang bersangkutan, tetapi juga disebutkan oleh saksi lain dalam persidangan.

Dalam persidangan, Jumeri yang merupakan mantan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Paudasmen) Kemendikbudristek, mengakui menerima uang sebesar Rp100 juta. Uang tersebut diterimanya dari Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Ditjen Paudasmen Kemendikbudristek, Mulyatsyah, serta Direktur Sekolah Dasar (SD) pada Ditjen Paudasmen Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih, pada periode 2020–2021.

Sementara itu, saksi Sutanto mengaku menerima uang sebesar Rp50 juta dari Mulyatsyah. Adapun Hamid Muhammad menyatakan menerima Rp75 juta dari Mulyatsyah.

Mulyatsyah dan Sri Wahyuningsih sendiri merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang tengah disidangkan.

Dalam perkara tersebut, Nadiem Anwar Makarim didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp2,18 triliun. Dugaan korupsi itu terkait pengadaan sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa laptop Chromebook dan CDM pada Tahun Anggaran 2020, 2021, dan 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jaksa menilai pengadaan tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Perbuatan tersebut diduga dilakukan bersama tiga terdakwa lain yang telah disidangkan, yakni Ibrahim Arief alias Ibam, Mulyatsyah, dan Sri Wahyuningsih, serta Jurist Tan yang hingga kini masih berstatus buron.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Vs Siswa di Jambi Berujung Saling Lapor, Agus Merasa Namanya Tercoreng dan Kubu Siswa Mulanya Ingin Kasus Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Guru Vs Siswa di Jambi Berujung Saling Lapor, Agus Merasa Namanya Tercoreng dan Kubu Siswa Mulanya Ingin Kasus Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Perseteruan guru bahasa Inggris Vs siswa di SMK 3 Kabupaten Jabung Timur, Jambi belum berakhir malah berujung saling lapor polisi.
Ducati Lenovo Resmi Rilis Livery Spesial Peringatan Satu Abad untuk MotoGP 2026

Ducati Lenovo Resmi Rilis Livery Spesial Peringatan Satu Abad untuk MotoGP 2026

Tim pabrikan Ducati Lenovo resmi merilis livery terbarunya, di mana tampilannya sangat spesial karena sekaligus menjadi peringatan satu abad di MotoGP 2026.
Rencana Transfer Inter Milan di Musim Dingin: Beppe Marotta Enggan Gegabah Cari Pengganti Denzel Dumfries

Rencana Transfer Inter Milan di Musim Dingin: Beppe Marotta Enggan Gegabah Cari Pengganti Denzel Dumfries

Inter Milan memilih bersikap realistis dalam menyikapi bursa transfer Januari 2026. Klub berjuluk Nerazzurri itu dipastikan tidak akan melakukan belanja besar.
Menkeu Purbaya Santai APBN Defisit 3 Persen: Konsekuensi Logis Kebijakan Counter-Cyclical

Menkeu Purbaya Santai APBN Defisit 3 Persen: Konsekuensi Logis Kebijakan Counter-Cyclical

Menurutnya, pelebaran defisit merupakan bagian dari strategi fiskal untuk menahan perlambatan ekonomi nasional.
Guna Memenuhi Makanan Siap Saji Warga Terdampak Banjir, Polda Jabar Siapkan Kendaraan Dapur Lapangan

Guna Memenuhi Makanan Siap Saji Warga Terdampak Banjir, Polda Jabar Siapkan Kendaraan Dapur Lapangan

Untuk memenuhi makanan siap saji bagi warga terdampak banjir di sekitar Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Polda Jabar menyiapkan kendaraan dapur lapangan.
Kondisi Terkini Raffi Ahmad Usai Helikopter yang Ditumpanginya Nyaris Jatuh di Bali Utara

Kondisi Terkini Raffi Ahmad Usai Helikopter yang Ditumpanginya Nyaris Jatuh di Bali Utara

Kondisi terkini Raffi Ahmad usai helikopter yang ditumpanginya nyaris jatuh di Bali Utara. Raffi Ahmad dilaporkan selamat dan dalam keadaan baik.

Trending

Arteta Gigit Jari, Chelsea Siap Bayar Rp1,2 Triliaun demi Tikung Arsenal

Arteta Gigit Jari, Chelsea Siap Bayar Rp1,2 Triliaun demi Tikung Arsenal

Chelsea disebut telah menyiapkan dana hingga Rp1,2 triliun untuk membajak target incaran Arsenal. Cek selengkapnya.
Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting buka suara menjawab isu dari konten memperlihatkan keduanya diduga telah menikah tertutup yang semakin merebak di media sosial.
Detik-Detik Menegangkan Polisi Duel Lawan Buaya 3 Meter Demi Selamatkan Nyawa Seorang Ibu di Tarakan

Detik-Detik Menegangkan Polisi Duel Lawan Buaya 3 Meter Demi Selamatkan Nyawa Seorang Ibu di Tarakan

Sebuah aksi penyelamatan heroik dilakukan jajaran polisi Polres Tarakan terhadap seorang ibu paruh baya yang nyaris kehilangan nyawa akibat diterkam buaya. 
Ronaldo dkk Putus Tren Negatif, Al Nassr Ada di Posisi ke Berapa dalam Klasemen Liga Profesional Saudi 2025/2026?

Ronaldo dkk Putus Tren Negatif, Al Nassr Ada di Posisi ke Berapa dalam Klasemen Liga Profesional Saudi 2025/2026?

Kemenangan Al Nassr atas Al Shabab menjadi sinyal bahaya bagi Al Hilal yang kini berada di posisi puncak klasemen sementara Liga Profesional Saudi 2025/2026.
Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Real Madrid dan PSG akan saling sikut dalam berebut tanda tangan bintang Chelsea Enzo Fernandez yang kabarnya ingin keluar dari Stamford Bridge musim depan.
Update Evakuasi Pesawat ATR di Sulsel: Misi Modifikasi Cuaca Dimulai

Update Evakuasi Pesawat ATR di Sulsel: Misi Modifikasi Cuaca Dimulai

Upaya evakuasi korban dan puing pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung kini memasuki babak baru.
Legislator PDIP Lontarkan Kritik Tajam Sebut Kemenhut Langgar Aturan Soal Komersialisasi Kawasan Hutan

Legislator PDIP Lontarkan Kritik Tajam Sebut Kemenhut Langgar Aturan Soal Komersialisasi Kawasan Hutan

Komisi IV DPR RI mengkritik tajam adanya kawasan hutan yang beralih fungsi hingga menjadi faktor utama penyebab maraknya bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT