News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pro Kontra Kezia Syifa Gabung Army National Guard AS, Publik Soroti Status WNI dan Implikasi Hukumnya

Kezia Syifa jadi sorotan usai gabung Army National Guard AS. Publik terbelah soal pilihan karier hingga status kewarganegaraan dan implikasi hukumnya.
Senin, 26 Januari 2026 - 14:58 WIB
Kezia Syifa, WNI saat pakai seragam militer tentara AS
Sumber :
  • Instagram/@bunda_kesidaa

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Kezia Syifa mendadak ramai diperbincangkan publik setelah diketahui bergabung sebagai anggota Army National Guard (ARNG) atau Garda Nasional Angkatan Darat Amerika Serikat. Keputusan Kezia Syifa ini memicu pro dan kontra di media sosial, terutama terkait pilihan karier militernya hingga implikasi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.

Kezia Syifa, perempuan 20 tahun asal Tangerang, Banten, sebelumnya viral melalui video saat berpamitan dengan orang tuanya sebelum berangkat menjalani tugas militer. Dalam video tersebut, Kezia Syifa terlihat mengenakan seragam militer lengkap sambil berhijab. Momen itu menuai simpati sekaligus memantik diskusi luas di ruang publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang beredar, keluarga Kezia Syifa merupakan bagian dari diaspora Indonesia yang menetap di Amerika Serikat sejak pertengahan 2023. Mereka tinggal di negara bagian Maryland dengan status green card atau izin tinggal tetap. Status ini membuka akses legal bagi Kezia Syifa untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memilih jalur karier di Amerika Serikat, termasuk bergabung dengan institusi militer seperti Army National Guard.

Apa Itu Army National Guard?

Army National Guard (ARNG) merupakan bagian dari militer Amerika Serikat yang bersifat paruh waktu. Pasukan ini berada di bawah komando gubernur negara bagian dan umumnya bertugas dalam penanganan bencana alam, kondisi darurat, serta pengamanan wilayah domestik. Namun, dalam situasi tertentu, anggota ARNG juga dapat dikerahkan untuk mendukung Angkatan Darat AS dalam operasi nasional maupun internasional.

Saat ini, ARNG memiliki sekitar 54 unit yang tersebar di seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat. Model tugas paruh waktu ini kerap menarik minat generasi muda karena memungkinkan mereka tetap melanjutkan pendidikan atau pekerjaan sipil di luar tugas militer.

Pro: Hak Pilih Karier dan Integrasi Diaspora

Sejumlah pihak menilai langkah Kezia Syifa sebagai bentuk pilihan karier pribadi yang sah, mengingat status tinggal tetap yang dimilikinya di Amerika Serikat. Pendukung Kezia Syifa menyebut bahwa bergabung dengan Army National Guard merupakan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, pelatihan, dan pengalaman profesional yang luas.

Selain itu, kisah Kezia Syifa dianggap mencerminkan dinamika diaspora Indonesia yang beradaptasi dengan sistem sosial dan peluang di negara tempat mereka bermukim. Bagi kelompok ini, keputusan Kezia Syifa dinilai tidak semata soal militer, tetapi juga tentang hak individu menentukan masa depan.

Kontra: Status WNI dan Loyalitas Negara

Di sisi lain, tidak sedikit pihak yang mempertanyakan implikasi hukum dari langkah Kezia Syifa. Publik menyoroti apakah bergabungnya Kezia Syifa ke militer asing secara otomatis berdampak pada status kewarganegaraan Indonesia yang bersangkutan.

Isu ini pun mendapat perhatian pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa pemerintah akan menelusuri status kewarganegaraan dua orang yang diberitakan menjadi anggota militer asing, yakni Kezia Syifa dan Muhammad Rio.

“Kami harus mengumpulkan data dan memastikan yang bersangkutan itu menjadi militer asing atau tidak atau apakah memang status mereka selama ini WNI atau tidak, itu perlu ada satu kepastian,” ujar Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Menurut Yusril, pemerintah akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian terkait, termasuk Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta Kedutaan Besar RI, guna memastikan informasi yang beredar benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Tak Ingin Berspekulasi

Yusril menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengambil keputusan hanya berdasarkan pemberitaan media atau unggahan di media sosial. Setiap langkah terkait status kewarganegaraan harus didasarkan pada data yang akurat, diverifikasi, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Semua harus ditempatkan dalam kerangka hukum, bukan asumsi atau kesimpulan publik,” tegas Yusril.

Ia juga menyebut bahwa jika nantinya terbukti Kezia Syifa menjadi anggota militer asing dan masih berstatus WNI, maka Menteri Hukum akan diminta mengambil langkah konkret sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk kemungkinan pencabutan status kewarganegaraan demi kepastian hukum.

Sorotan Publik Terus Menguat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Kezia Syifa kini menjadi perbincangan luas, bukan hanya soal pilihan karier militernya, tetapi juga tentang batasan kewarganegaraan, loyalitas negara, serta posisi diaspora Indonesia di luar negeri. Pro dan kontra terus berkembang seiring proses klarifikasi yang dilakukan pemerintah.

Di satu sisi, Kezia Syifa dipandang sebagai generasi muda yang memanfaatkan peluang global. Namun di sisi lain, muncul kekhawatiran soal implikasi hukum dan identitas kebangsaan. Hingga kini, publik masih menunggu kepastian resmi dari pemerintah terkait status Kezia Syifa sebagai WNI serta konsekuensi hukumnya ke depan. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sih Wendy Walters? Mantan Istri Reza Arap yang Ikut Menangis setelah Lula Lahfah Meninggal Dunia

Siapa Sih Wendy Walters? Mantan Istri Reza Arap yang Ikut Menangis setelah Lula Lahfah Meninggal Dunia

Berikut profil lengkap dan perjalanan karier Wendy Walters, mantan istri Reza Arap yang ikut berduka cita setelah Lula Lahfah meninggal dunia di apartemen.
Bantu Juventus Bantai Napoli, Kenan Yildiz Dapat Julukan Setara Lionel Messi dari Luciano Spalletti

Bantu Juventus Bantai Napoli, Kenan Yildiz Dapat Julukan Setara Lionel Messi dari Luciano Spalletti

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberi pujian khusus kepada Kenan Yildiz setelah kemenangan atas Napoli. Dia memberikan julukan yang setara dengan Lionel Messi.
Misteri Inisial 'K' Usai Noel sebut Partai Terlibat di Kasusnya

Misteri Inisial 'K' Usai Noel sebut Partai Terlibat di Kasusnya

Inisial 'K' menjadi misteri. Hal ini sejak Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamemaker) Immanuel Ebenezer alias Noel menyebut ada ormas dan partai
Menkeu Purbaya Buka Sinyal Layer Cukai Rokok Baru, Paksa Rokok Ilegal Masuk Jalur Resmi

Menkeu Purbaya Buka Sinyal Layer Cukai Rokok Baru, Paksa Rokok Ilegal Masuk Jalur Resmi

Menkeu Purbaya menyebut rencana penambahan layer CHT menjadi langkah tegas untuk menarik rokok ilegal masuk ke sistem resmi sekaligus menutup ruang bisnis gelap.
Medali Emas SEA Games 2025 Buat Ekspektasi Tinggi di Piala Asia Futsal, Hector Suoto Pilih Fokus Per Laga

Medali Emas SEA Games 2025 Buat Ekspektasi Tinggi di Piala Asia Futsal, Hector Suoto Pilih Fokus Per Laga

Timnas Futsal Indonesia akan memulai perjuangan di Piala Asia Futsal dengan tampil di Grup A
Update Daftar Wakil Indonesia di Thailand Masters 2026 Usai Mundurnya Anthony Ginting dan Jafar/Felisha

Update Daftar Wakil Indonesia di Thailand Masters 2026 Usai Mundurnya Anthony Ginting dan Jafar/Felisha

Berikut update wakil Indonesia di Thailand Masters 2026 usai mundurnya Anthony Ginting dan Jafar/Felisha

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menyampaikan ungkapan protes kepada wasit setelah menderita kekalahan dengan skor 0-3 dari Juventus. Wasit Maurizio Mariani dianggap tidak jujur.
Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Estudiantes semakin dekat menuntaskan transfer bek muda Inter Milan, Tomas Palacios, setelah tercapai kesepakatan penuh antara kedua klub di musim dingin ini.
Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

​​​​​​​Reza Arap diperiksa polisi terkait kematian Lula Lahfah. Praktisi hukum Togar Situmorang tegaskan fakta jantung berhenti harus dihormati. Baca beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT