News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Dampak Hilirisasi Mineral Nasional dalam Lapangan Kerja, Legislator: Industrialisasi Harus Dipercepat

Dampak dari kebijakan hilirisasi mineral nasional kini menunjukkan penciptaan lapangan kerja baru yang nyata. Bahkan, pengembangan proyek pengolahan dan
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:49 WIB
Ilustrasi - Hilirisasi mineral.
Sumber :
  • Kementerian ESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Dampak dari kebijakan hilirisasi mineral nasional kini menunjukkan penciptaan lapangan kerja baru yang nyata. Bahkan, pengembangan proyek pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, melainkan memperluas serapan tenaga kerja, khususnya tenaga kerja formal dan terampil. 

Dampak positif hilirisasi terhadap penyerapan tenaga kerja tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eddy Soeparno menilai hilirisasi sumber daya alam mineral merupakan instrumen strategis untuk mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas. 

“Kami menyambut positif kebijakan hilirisasi karena dampaknya sangat konkret terhadap penciptaan lapangan kerja, terutama tenaga kerja formal yang terampil dan memiliki nilai tambah tinggi,” beber Eddy.

Menurut Eddy, salah satu proyek hilirisasi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pembukaan lapangan kerja adalah pengembangan ekosistem pengolahan dan pemurnian bauksit–alumina–aluminium terintegrasi yang dijalankan oleh Grup MIND ID.

Berdasarkan dokumen Pra Feasibility Study (PFS) yang disusun oleh BPI Danantara bersama Satuan Tugas Hilirisasi, proyek strategis dengan total investasi sekitar Rp60 triliun ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 14.700 tenaga kerja baru, baik pada fase konstruksi maupun operasional.

Selain itu, Eddy Soeparno juga menilai investasi berskala besar tersebut berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang luas terhadap ketenagakerjaan nasional. 

Tidak hanya menyerap tenaga kerja langsung di sektor industri, proyek ini juga akan mendorong tumbuhnya lapangan kerja di sektor-sektor pendukung.

“Investasi seperti ini akan menggerakkan ekosistem ekonomi di sekitarnya, mulai dari sektor logistik, jasa pendukung, hingga UMKM lokal,” jelasnya.

Eddy menambahkan, urgensi penciptaan lapangan kerja melalui hilirisasi semakin relevan mengingat kebutuhan aluminium nasional yang masih bergantung pada impor. 

Saat ini, kebutuhan aluminium domestik mencapai sekitar 1,2 juta ton per tahun, dengan sekitar 54 persen masih dipenuhi dari luar negeri.

Di sisi lain, Indonesia memiliki modal sumber daya alam mineral bauksit yang sangat besar, dengan total sumber daya mencapai sekitar 7,78 miliar ton dan cadangan sekitar 2,86 miliar ton. 

Potensi ini dinilai menjadi basis penting untuk membangun industri aluminium nasional yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Eddy menegaskan bahwa hilirisasi harus terus didorong hingga ke tahap industrialisasi produk turunan dan barang jadi. Dengan demikian, manfaat penciptaan lapangan kerja akan semakin optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ketika pemrosesan dan industrialisasi dilakukan di dalam negeri, lapangan kerja tercipta, nilai tambah tinggal di Indonesia, dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh tenaga kerja dan masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Land Cruiser Tetap Utuh Usai Ditembak RPG, Begini Spesifikasi dari Mobil yang Membawa Wali Kota Filipina ini

Land Cruiser Tetap Utuh Usai Ditembak RPG, Begini Spesifikasi dari Mobil yang Membawa Wali Kota Filipina ini

Viral di media sosial, sebuah mobil Land Cruiser ditembak oleh orang-orang bersenjata dengan menggunakan Rocket-Propelled Grenade atau RPG. Ini spesifikasinya
Pesan Mendalam Gubernur Jabar KDM soal Dosa Ekologis Longsor Cisarua Bandung Barat: Tamparan Eksploitasi Alam

Pesan Mendalam Gubernur Jabar KDM soal Dosa Ekologis Longsor Cisarua Bandung Barat: Tamparan Eksploitasi Alam

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membicarakan eksploitasi alam sebagai dosa ekologis di tengah bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
FIA Langsung Gelar Rapat Darurat Bahas Rumor Red Bull dan Mercedes yang Disebut Akali Regulasi Mesin Baru untuk F1 2026

FIA Langsung Gelar Rapat Darurat Bahas Rumor Red Bull dan Mercedes yang Disebut Akali Regulasi Mesin Baru untuk F1 2026

FIA langsung bergerak cepat menyikapi rumor panas jelang F1 2026 yang akan menerapkan regulasi baru.
Shin Tae-yong Saksikan Kekalahan Korea Selatan dari Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 

Shin Tae-yong Saksikan Kekalahan Korea Selatan dari Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 

Tak tanggung-tanggung, Shin Tae-yong menyaksikan sendiri kekalahan tim negaranya dari Timnas Futsal Indonesia. Shin Tae-yong memang hadir langsung di laga perdana Grup A Pial Asia Futsal 2026. 
Ryan Garcia Serang Mantan Pelatihnya, Sebut Pengkhianat Jelang Duel Tinju Dunia Lawan Mario Barrios

Ryan Garcia Serang Mantan Pelatihnya, Sebut Pengkhianat Jelang Duel Tinju Dunia Lawan Mario Barrios

Petinju Amerika Serikat, Ryan Garcia mendadak 'menyerang' mantan pelatihnya, Joe Goossen dengan menyebutnya sebagai pengkhianat jelang duel tinju dunia melawan Mario Barrios.
Kepatuhan Platform Digital pada Perpres 32/2024 Masih Rendah, Laporan KTP2JB: Pemenuhan Kewajiban ke Jurnalisme Minim

Kepatuhan Platform Digital pada Perpres 32/2024 Masih Rendah, Laporan KTP2JB: Pemenuhan Kewajiban ke Jurnalisme Minim

Meskipun sejumlah platform digital seperti Google hingga TikTok telah bekerja sama dengan perusahaan pers, implementasinya belum memenuhi kewajiban yang diatur dalam Perpres 32/2024.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Misteri Tewasnya Janda di Ponorogo: Luka Robek di Kepala dan Anak yang Menghilang dari Rumah

Kabar duka sekaligus mengerikan datang dari Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Seorang janda bernama Nur Aini (55) ditemukan tidak bernyawa di dalam kediamannya pada Senin (26/1). 
Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Khawatir dengan Kondisi Kesehatan Jokowi, Rocky Gerung: Cara Supaya Pak Jokowi Tenang Itu Mestinya Dia Lempar Semua HP-nya

Rocky Gerung mengaku khawatir dengan kondisi kesehatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT