Sebelum Kejadian Memilukan, Anak SD di NTT yang Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Sempat Mengeluh Pusing dan Tak Mau Berangkat Sekolah
- Tangkapan layar
Tak hanya itu saja, ada juga sebuah gambar anak laki-laki yang sedang menangis di surat tersebut.
Menko PM: Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Jadi Cambuk Semua Pihak
Terkait peristiwa memilukan ini, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akhirnya buka suara.
Menurut dia, kasus anak SD berusia 10 tahun yang bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu harus menjadi cambuk bagi semua pihak.
“Ya ini harus menjadi cambuk ya,” katanya, Selasa (3/2/2026).
Dia menyebut peristiwa ini harus menjadi pengingat agar semua pihak membuka diri untuk mudah dimintai tolong oleh siapa pun.
“Kita juga harus cari akar masalah frustasi sosial itu sudah sejauh mana,” pungkasnya. (nsi)
Load more