News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Minta Jangan Banyak Kritik MBG: Itu Bagian Pilar Strategi Pembangunan Ekonomi Prabowo

Menurut Purbaya, MBG tidak bisa dilepaskan dari kerangka strategi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah.
Kamis, 12 Februari 2026 - 14:04 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tidak bereaksi berlebihan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan program tersebut merupakan bagian dari desain besar pembangunan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Purbaya, MBG tidak bisa dilepaskan dari kerangka strategi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Program itu, kata dia, menjadi salah satu instrumen penting untuk menopang arah pembangunan dalam periode kepemimpinan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi jangan protes kebanyakan MBG. Ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat, bagian dari tiga pilar ini," katanya dalam Ekonomic Outlook, Kamis (12/2/2026).

Purbaya menjelaskan, strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo bertumpu pada tiga pilar utama yang ia sebut sebagai Sumitronomics. Tiga pilar tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi tinggi (high economic growth), pemerataan (equitable distribution), serta stabilitas sosial politik.

Ia menegaskan, MBG dan berbagai program sosial lainnya masuk dalam pilar pemerataan dan stabilitas. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bertahan lama tanpa distribusi manfaat yang merata di masyarakat.

"Orang-orang sedang sering protes MBG dan program-program yang lain. Itu adalah satu pilar dari program pembangunan Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial politik. Kalau itu tidak ada, yang high economic growth-nya tidak bisa tercipta," katanya.

Purbaya juga menyinggung situasi pada Agustus 2025 yang sempat diwarnai gelombang protes di sejumlah daerah. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi pelajaran bahwa pertumbuhan ekonomi semata tidak cukup jika tidak diimbangi dengan pemerataan.

Sejak September 2025, pemerintah mengklaim mulai mengakselerasi kembali pertumbuhan melalui bauran kebijakan fiskal, moneter, dan dukungan sektor riil. 

Dari sisi fiskal, belanja kementerian dan lembaga dipercepat agar dana segera berputar di perekonomian. Selain itu, likuiditas juga dialihkan ke sektor perbankan guna mendorong ekspansi kredit.

"Terus, saya geser uang Rp 200 triliun ke perbankan kan. Orang bilang, ada banyak yang skeptis, apa manfaatnya? Yaitu menambah agensi sistem perekonomian sehingga kredit bisa tumbuh lebih cepat. Itu juga membalik arah ekonomi dengan signifikan dan menambah kontribusi mesin pertumbuhan dari swasta," katanya.

Menurut Purbaya, kombinasi dorongan fiskal, moneter, dan peran swasta tersebut berhasil memperbaiki arah ekonomi pada akhir kuartal tahun lalu. Ia meyakini, perbaikan ekonomi akan berbanding lurus dengan meredanya ketegangan sosial politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika kondisi ekonomi membaik dan lapangan kerja semakin tersedia, stabilitas sosial dinilai lebih mudah terjaga. Pemerintah pun memastikan strategi tiga pilar tersebut akan terus dijalankan guna menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diskon hingga 50 Persen, Ini Cara Beli Tiket MotoGP Mandalika 2026

Diskon hingga 50 Persen, Ini Cara Beli Tiket MotoGP Mandalika 2026

Cara beli tiket MotoGP Mandalika 2026 lengkap dengan jadwal penjualan, promo diskon hingga 50 persen, dan informasi balapan.
Komisi XI DPR RI Tinjau Armada PELNI, Tiga Kapal Baru Ditargetkan Beroperasi pada 2029

Komisi XI DPR RI Tinjau Armada PELNI, Tiga Kapal Baru Ditargetkan Beroperasi pada 2029

Kunjungan kerja dilakukan di atas KM Kelimutu yang sedang bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (19/6/2026).
Berkas Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Lengkap, Polda Metro Pastikan Proses Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Transparan

Berkas Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Lengkap, Polda Metro Pastikan Proses Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Transparan

Jaksa sebut berkas kasus tuduhan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah dinyatakan lengkap. Hal itu diungkapkan Polda Metro Jaya, bahkan Polda
Reaksi Mojtaba Khamenei usai Kesepakatan Damai AS-Iran, Meski Merestui tapi Soroti Trump: Dia Putus Asa

Reaksi Mojtaba Khamenei usai Kesepakatan Damai AS-Iran, Meski Merestui tapi Soroti Trump: Dia Putus Asa

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyebut langkah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump putus asa dan bersikeras mewujudkan perdamaian.
Kritik Pedas Media Korea pada Son Heung-min Cs yang Takluk dari Meksiko di Piala Dunia 2026, Singgung Soal Semangat Juang

Kritik Pedas Media Korea pada Son Heung-min Cs yang Takluk dari Meksiko di Piala Dunia 2026, Singgung Soal Semangat Juang

Langkah Timnas Korea Selatan untuk bisa melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026 harus ditentukan di laga terakhir grup A.
Polda Metro Bocorkan Penyebab Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri

Polda Metro Bocorkan Penyebab Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto bocorkan penyebab dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo

Trending

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Sosok Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Skandal Korupsi MBG, Ini Jabatan dan Perannya

Glory resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (01/06/2026).
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Emil Audero Jadi Rebutan di Serie A? Sang Agen Akhirnya Buka Suara Soal Klub Baru Kiper Timnas Indonesia

Masa depan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi tanda tanya besar menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Sang agen akhirnya buka suara soal klub baru.
Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Detik-detik Roy Suryo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Ahmad Khozinudin selaku kuasa hukum mengungkapkan Roy Suryo ditangkap di kediamannya kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, pada Jumat pagi ini.
Bupati Ketapang Lantik 12 Kepala Dinas dan Staf Ahli

Bupati Ketapang Lantik 12 Kepala Dinas dan Staf Ahli

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo melantik 12 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta sejumlah pejabat terkait penyesuaian organisasi perangkat daerah (OPD).
Selengkapnya

Viral