GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Yusril Kecam Keras Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku, Tegaskan harus Dapat Sanksi Pidana

Yusril Ihza Mahendra, buka suara soal Anggota Brimob, Bripka Masias Siahaya yang menganiaya siswa MTsN di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal (14), hingga tewas.
Minggu, 22 Februari 2026 - 13:52 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara mengenai Anggota Brimob, Bripka Masias Siahaya yang menganiaya siswa MTsN di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal (14), hingga tewas dan kakaknya Nasrim Karim (15).

Yusril menegaskan, pelaku penganiayaan yang menyebabkan matinya orang wajib diberikan tindakan dan sanksi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pelaku harus dibawa ke sidang etik, dengan ancaman dipecat sebagai anggota polisi

Selain itu Yusril meminta agar pelaku harus diadili di pengadilan pidana dengan sanksi pidana tertentu.

“Pada prinsipnya, di negara hukum ini, tidak ada orang yang kebal hukum. Aparat penegak hukum pun wajib dihukum jika melanggar hukum,” kata Yusril, dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

Lebih lanjut, Yusril mengungkapkan, tindakan anggota Brimob tersebut benar-benar di luar perikemanusiaan. 

Polisi adalah aparat negara dan aparat penegak hukum yang wajib memberi perlindungan terhadap setiap jiwa, baik terhadap diduga pelaku kejahatan, apalagi korban kejahatan

“Kalau ada oknum polisi menganiaya seseorang, apalagi tergolong anak yang bukan diduga melakukan kesalahan, maka tindakan itu sungguh-sungguh di luar perikemanusiaan,” terang Yusril.

Sementara itu, Yusril memberikan apresiasi kepada Polda Maluku dan Mabes Polri yang merespon cepat terkait kasus penganiayaan tersebut.

Yusril menyebutkan, Mabes Polri telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian buruk ini. 

Hal ini, menunjukkan perubahan sikap Polri ke arah yang lebih rendah hati dan mau memohon maaf jika jajarannya melakukan kesalahan.

Selain itu, Yusril juga menilai, Polres Maluku Tenggara juga cepat mengambil tindakan dengan menahan Bripka MS, memeriksanya, dan menetapkan Bripka MS sebagai tersangka.

Yusril menegaskan bahwa Komite Percepatan Reformasi Polri, terus-menerus membahas perbaikan citra kepolisian. 

Pembahasan tersebut mencakup pola rekrutmen, pendidikan, disiplin, dan pengawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Komite kini tinggal memfinalisasi laporan akhir pokok-pokok pikiran reformasi Polri untuk disampaikan kepada Presiden,” tutur Yusril.

Atas peristiwa ini, Yusril juga menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas peristiwa wafatnya Arianto Tawakal (14), yang diduga dianiaya oleh seorang anggota Brimob berinisial Bripka MS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AKBP Didik Putra Kuncoro Terancam Hukuman Mati Buntut Kasus Narkoba hingga Penyimpangan Seksual

AKBP Didik Putra Kuncoro Terancam Hukuman Mati Buntut Kasus Narkoba hingga Penyimpangan Seksual

Kapolres Bima Kota Nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro resmi dipecat dari institusi Polri lewat sidang etik pada Kamis  (19/2/2026). Kini terancam hukuman mati.
Rekor Megatron di V-League Masih Tak Tersentuh: Jadi MVP Asia Pertama, Tembus 1.500 Poin, Masuk All-Star

Rekor Megatron di V-League Masih Tak Tersentuh: Jadi MVP Asia Pertama, Tembus 1.500 Poin, Masuk All-Star

Megatron pulang dengan meninggalkan jejak statistik dan pengaruh yang sampai hari ini belum mampu dilampaui pevoli asing Asia lainnya di V-League. Bahkan pemain asing
Singgung soal Cedera, Marc Marquez Akhirnya Klarifikasi soal Kontraknya yang Menggantung di Ducati

Singgung soal Cedera, Marc Marquez Akhirnya Klarifikasi soal Kontraknya yang Menggantung di Ducati

Marc Marquez mengatakan saat ini salah satu fokus utamanya adalah melakukan persiapan dengan maksimal mungkin bersama Ducati Lenovo untuk menghadapi MotoGP 2026
Percuma Panggil Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Bilang Timnas Indonesia Tak Akan Juara Piala AFF 2026

Percuma Panggil Pemain Naturalisasi, Media Vietnam Bilang Timnas Indonesia Tak Akan Juara Piala AFF 2026

Media Vietnam, meragukan peluang Timnas Indonesia juara Piala AFF 2026 meski diperkuat pemain naturalisasi Eropa. Simak selengkapnya.
Dampingi Donald Trump, IOC Pastikan Presiden FIFA Gianni Infantino Netral dari Politik 

Dampingi Donald Trump, IOC Pastikan Presiden FIFA Gianni Infantino Netral dari Politik 

Komite Olimpiade Internasional (IOC) turun tangan dengan memastikan Gianni Infantino tidak melakukan pelanggaran terhadap prinsip netralitas politik yang diatur dalam Piagam Olimpiade.
Misteri Sahur Berdarah di Polda Sulsel: Bripda DP Tewas, 6 Orang Termasuk Seniornya Langsung Diperiksa

Misteri Sahur Berdarah di Polda Sulsel: Bripda DP Tewas, 6 Orang Termasuk Seniornya Langsung Diperiksa

Polisi muda Bripda DP dilaporkan meninggal dunia secara misterius di dalam Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT