GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Gebrakan Baru KDM: Reformasi Anggaran Bekasi hingga Ojek-Angkot di Jawa Barat Libur Selama Mudik Lebaran

Rekapan gebrakan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Reformasi APBD di Kabupaten Bekasi, usul sopir angkot, tukang ojek dan becak libur saat mudik Lebaran 2026.
Selasa, 24 Februari 2026 - 05:14 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat beberapa gebrakan baru belakangan ini. Mulai dari reformasi anggaran di Kabupaten Bekasi hingga mengusulkan kegiatan tukang ojek, sopir angkot, dan tukang becak libur selama mudik Lebaran 2026.

Dalam gebrakan pertama, KDM sempat Safari Ramadhan di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada momen itu, KDM mulanya menjelaskan filosofi kepemimpinan yang baik untuk mengabdi pada masyarakat.

"Sekali lagi, hidup itu adalah perjalanan, maka jalan itu harus mulus dan lurus, dan kalau ada kelokan, kelokannya harus indah," kata KDM dalam keterangannya dikutip, Selasa (24/2/2026).

KDM Reformasi Anggaran Daerah di Kabupaten Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Kemudian, KDM memaparkan betapa pentingnya menghadirkan kesejahteraan. Pemimpin harus bertanggung jawab menjalani tugas sebagai penyelenggara negara.

Dalam perspektif Islam, kata KDM, dianalogikan sebagai Amilin. Amilin merupakan pengelola amanah publik.

Ia menegaskan, pengelolaan dana masyarakat harus bersifat proporsional. Dengan langkah ini, masyarakat akan merasakan manfaatnya khususnya warga di Kabupaten Bekasi.

"Amilin itu tidak boleh terlalu besar mengambil bagian, batasnya sekitar 10 sampai 15 persen. Kalau terlalu besar, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat," jelasnya.

Gubernur Jabar itu menyampaikan kritisnya terkait pola belanja anggaran di Bekasi. Ia menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Bekasi belum sepenuhnya efektif untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, pendidikan, hingga infrastruktur.

"Tugas penyelenggara negara itu membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang," tegasnya.

Seluruh kepala daerah hingga jajaran birokrasi harus terbuka mengelola keuangan daerah. Tujuannya menjaga kepercayaan masyarakat terkait pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian, rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung soal pembangunan dari proyek normalisasi sungai hingga tata ruang di Bekasi yang semrawut. Hal ini menyebabkan tidak ada pengendalian banjir dari aliran sungai yang meluap di Kabupaten Bekasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Terkini Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Kembali ke Empat Besar, Arsenal Jaga Jarak

Klasemen Terkini Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Kembali ke Empat Besar, Arsenal Jaga Jarak

Manchester United berhasil merebut kembali posisinya di empat besar klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sedangkan Arsenal berhasil mempertahankan jarak dari Manchester City.
Nostalgia Persib Bandung: Edi Hafid Murtado, Bek Serba Bisa Didikan Persigar Garut, Kini Jadi Panutan di Sumedang

Nostalgia Persib Bandung: Edi Hafid Murtado, Bek Serba Bisa Didikan Persigar Garut, Kini Jadi Panutan di Sumedang

Edi Hafid Murtado, fans Robi Darwis yang akhirnya kesampaian bisa bermain untuk klub idolanya Persib Bandung di Liga Indonesia sejak musim 2005 hingga 2010.
Deretan Penyakit Tidak Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan per 2026, Wajib Tahu Sebelum Berobat!

Deretan Penyakit Tidak Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan per 2026, Wajib Tahu Sebelum Berobat!

Berikut daftar 21 penyakit dan layanan medis yang tidak dapat ditanggung pemerintah melalui BPJS Kesehatan mulai per Januari 2026. Simak selengkapnya di sini!
5 Zodiak Ini Diramal Berlimpah Rezeki pada 25 Februari 2026: Leo dari Relasi, Capricorn Ada Bonus

5 Zodiak Ini Diramal Berlimpah Rezeki pada 25 Februari 2026: Leo dari Relasi, Capricorn Ada Bonus

Ramalan keuangan zodiak 25 Februari 2026, 5 zodiak diramal berlimpah rezeki seperti Leo dan Capricorn, simak juga nasib 7 zodiak lainnya besok di sini!.
Bos Ducati Buka Suara soal Kecelakaan Marc Marquez di Tes Pramusim Terakhir MotoGP 2026

Bos Ducati Buka Suara soal Kecelakaan Marc Marquez di Tes Pramusim Terakhir MotoGP 2026

Davide Tardozzi menilai tiga kecelakaan yang dialami Marc Marquez dalam tes pramusim di Buriram tidak akan berdampak pada performa sang pembalap di lintasan.
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Buntut Bos Kartel Narkoba Tewas, Kartel Mengamuk hingga Warga AS Jadi Target di Meksiko

Buntut Bos Kartel Narkoba Tewas, Kartel Mengamuk hingga Warga AS Jadi Target di Meksiko

Buntut bos kartel narkoba Nemesio "El Mencho" Oseguera Cervantes di Meksiko. Ternyata diduga memicu kartel mengamuk hingga warga AS (Amerika Serikat) jadi
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi, anggota Brimob aniaya siswa di Tual dipecat secara tidak hormat. Hasil itu dari sidang etik yang berlangsung selama 13 jam, di Mapolda Maluku, Kota Ambon
Detik-detik Mengerikan Bos Kartel Narkoba Tewas, Kondisi Meksiko Jadi Mencekam

Detik-detik Mengerikan Bos Kartel Narkoba Tewas, Kondisi Meksiko Jadi Mencekam

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik mengerikan bos kartel narkoba tewas di Meksiko. Diketahui bos kartel narkoba tersebut merupakan pimpinan Kartel Generasi
Menkeu Purbaya Lontarkan Peringatan Keras ke Penerima Beasiswa LPDP: Itu Uang Rakyat!

Menkeu Purbaya Lontarkan Peringatan Keras ke Penerima Beasiswa LPDP: Itu Uang Rakyat!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa lontarkan peringatan keras ke seluruh penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bahwa dana yang digunakan untuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT