GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nadiem Makarim Minta Penangguhan Penahanan, Alasan Kesehatan Jadi Sorotan di Sidang Korupsi Chromebook

Nadiem Makarim ajukan penangguhan penahanan di sidang korupsi Chromebook dengan alasan kesehatan. Hakim akan putuskan usai musyawarah.
Selasa, 24 Februari 2026 - 10:16 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook Nadiem Makarim.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengajukan permohonan penangguhan penahanan atau peralihan jenis tahanan dalam sidang lanjutan dugaan kasus korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Permohonan tersebut disampaikan melalui tim kuasa hukumnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (23/2/2025). Alasan utama yang diajukan adalah kondisi kesehatan Nadiem yang disebut terus mengalami gangguan, bahkan sempat mengalami pendarahan hingga harus dibantarkan dari tahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehubungan dengan kondisi dan kesehatan klien kami yang terus berulang masalah kesehatan, dengan ini kami secara resmi mengajukan permohonan pengalihan jenis penahanan dan atau penangguhan penahanan terdakwa Nadiem Anwar Makarim dalam perkara a quo,” ujar salah satu kuasa hukum dalam persidangan.

Alasan Kesehatan dan Dasar Hukum

Kuasa hukum menyatakan, permohonan tersebut merujuk pada Pasal 108 Ayat 11 KUHAP. Dalam ketentuan itu dijelaskan bahwa masa penahanan dapat dialihkan berdasarkan surat penyidikan, keputusan penuntut umum, atau penetapan majelis hakim.

Berkas permohonan diserahkan langsung kepada ketua majelis hakim, Purwanto S Abdullah, dan diterima dalam persidangan.

“Ini ada permohonan kepada Majelis Hakim untuk pengalihan jenis penahanan dan atau penangguhan penahanan. Yang pada pokoknya alasan kesehatan,” ujar hakim Purwanto di ruang sidang.

Majelis hakim menyatakan akan bermusyawarah terlebih dahulu sebelum menentukan sikap atas permohonan tersebut.

Opsi Tahanan Kota hingga Rumah Sakit

Seusai persidangan, pengacara Nadiem, Zaid Mushafi, menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada majelis hakim. Ia menyebut ada beberapa opsi peralihan penahanan yang bisa dipertimbangkan.

“Peralihan ini bisa kita ajukan ke tahanan kota, tahanan rumah, ataupun ditempatkan di rumah sakit,” kata Zaid.

Menurutnya, kondisi kesehatan kliennya membutuhkan penanganan khusus. Penyakit yang diderita disebut berada pada wilayah internis dan memerlukan tingkat sterilitas serta kebersihan ekstra.

Kuasa hukum berharap, dengan peralihan jenis penahanan, Nadiem dapat memperoleh perawatan yang lebih optimal tanpa harus mengulang kondisi medis yang sama.

Dakwaan Kerugian Negara Rp2,1 Triliun

Dalam perkara ini, Nadiem didakwa menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun terkait pengadaan laptop berbasis Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan.

Jaksa menyebut, perhitungan kerugian negara terdiri atas dua komponen utama, yakni pengadaan laptop berbasis Chromebook serta pengadaan Chrome Device Management (CDM).

Pengadaan CDM dinilai tidak diperlukan dan tidak dibutuhkan dalam pelaksanaan program digitalisasi pendidikan saat itu. Selain itu, proses pengadaan Chromebook disebut tidak melalui kajian yang memadai.

Laptop berbasis Chromebook tersebut juga dianggap tidak efektif untuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) karena keterbatasan akses internet.

Dugaan Memperkaya Diri dan Peran Terdakwa Lain

Selain dugaan merugikan negara, jaksa juga mendakwa Nadiem memperkaya diri sendiri sebesar Rp809,5 miliar. Ia disebut menyalahgunakan kewenangan dengan mengarahkan spesifikasi pengadaan agar menggunakan Chrome Device Management atau Chrome Education Upgrade.

Jaksa menilai kebijakan tersebut menjadikan Google sebagai satu-satunya penguasa ekosistem pendidikan berbasis perangkat tersebut di Indonesia.

Dalam dakwaan disebutkan, keuntungan pribadi yang diterima Nadiem berkaitan dengan investasi Google ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) melalui PT Gojek Indonesia.

Jaksa memaparkan bahwa sebagian besar sumber dana PT AKAB berasal dari total investasi Google yang mencapai 786.999.428 dolar Amerika Serikat. Hal tersebut dikaitkan dengan laporan harta kekayaan Nadiem dalam LHKPN 2022 yang mencatat perolehan surat berharga sebesar Rp5,59 triliun.

Dalam perkara ini, Nadiem tidak sendirian. Ia didakwa bersama tiga terdakwa lain, yakni eks konsultan teknologi Kemendikbudristek Ibrahim Arief, eks Direktur SMP Kemendikbudristek Mulyatsyah, dan eks Direktur SD Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih.

Para terdakwa dinilai melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menunggu Putusan Majelis Hakim

Permohonan penangguhan penahanan ini menjadi babak baru dalam proses persidangan kasus korupsi Chromebook yang menyita perhatian publik. Majelis hakim kini tengah mempertimbangkan apakah alasan kesehatan yang diajukan dapat menjadi dasar pengalihan jenis penahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan majelis akan menentukan apakah Nadiem tetap menjalani penahanan di rutan, dialihkan menjadi tahanan kota atau rumah, atau ditempatkan di fasilitas kesehatan.

Sidang lanjutan dijadwalkan kembali digelar dengan agenda berikutnya, sementara publik menanti putusan hakim atas permohonan yang diajukan mantan menteri tersebut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League Bersama Hyundai Hillstate: Dia Jauh Melebihi Ekspektasi!

Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League Bersama Hyundai Hillstate: Dia Jauh Melebihi Ekspektasi!

Sebagai pelatih sepak bola, Shin Tae-yong mengaku tetap bisa melihat kualitas seorang atlet dari cabang olahraga lain. Menurutnya, Megawati Hangestri memiliki kemampuan fisik
Mengenal Sholawat yang Dibaca Megawati Hangestri, Atlet Voli Indonesia yang Kini Bermain di Hillstate

Mengenal Sholawat yang Dibaca Megawati Hangestri, Atlet Voli Indonesia yang Kini Bermain di Hillstate

Siapa sangka, atlet Megawati Hangestri yang dikenal sebagai atlet voli Indonesia kini bergabung dengan klub Korea. Dibalik suksesnya ada amalan sunnah ditekuni
Bursa Transfer AC Milan: Negosiasi Mencekam 5 Jam di London, Andoni Iraola Masih Ragu Gabung Rossoneri

Bursa Transfer AC Milan: Negosiasi Mencekam 5 Jam di London, Andoni Iraola Masih Ragu Gabung Rossoneri

Upaya AC Milan mendapatkan Andoni Iraola sebagai pelatih baru tampaknya masih menemui jalan terjal meski sudah gelar pertemuan intensif dalam waktu cukup lama.
Hasil Road to UFC Season 5: Satu Pukulan Telak Bikin Yudi Cahyadi TKO di Ronde Pertama, Gagal Promosi ke UFC

Hasil Road to UFC Season 5: Satu Pukulan Telak Bikin Yudi Cahyadi TKO di Ronde Pertama, Gagal Promosi ke UFC

Hasil Road to UFC Season 5 (RTU5), di mana Yudi Cahyadi gagal promosi ke UFC usai menelan kekalahan di ronde pertama.
Kabar Buruk untuk Brasil, Neymar Cedera Betis dan Terancam Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Kabar Buruk untuk Brasil, Neymar Cedera Betis dan Terancam Absen di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Brasil diterpa kabar buruk jelang Piala Dunia 2026 setelah Neymar mengalami cedera betis tingkat dua dan terancam absen pada laga pembuka melawan Maroko.
KPK Periksa Dua ASN Kemenhub Dalami Soal Penerimaan Uang di Kasus DJKA

KPK Periksa Dua ASN Kemenhub Dalami Soal Penerimaan Uang di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan penerimaan yang dilakukan sejumlah pejabat di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Cara Nonton Live Streaming Road to UFC Season 5 Yudi Cahyadi vs Xie Bin Malam Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Road to UFC Season 5 (RT5) dengan duel utama antara Yudi Cahyadi vs Xie Bin di kelas bulu.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral