GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai soal Impor 105 Ribu Mobil Pikap untuk Kopdes, DPR: Jangan Abaikan Nasib Pekerja Lokal

Kebijakan impor 105.000 unit mobil pikap dari India senilai Rp 24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menuai kritik dari DPR.
Selasa, 24 Februari 2026 - 15:52 WIB
anggota Komisi VII DPR RI Kaisar Abu Hanifah
Sumber :
  • DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan impor 105.000 unit mobil pikap dari India senilai Rp 24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menuai kritik dari DPR.

Komisi VII menilai langkah tersebut berpotensi mengabaikan industri nasional dan ribuan tenaga kerja dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKB, Kaisar Abu Hanifah, menegaskan bahwa keputusan impor dalam skala besar harus dikaji ulang secara serius, terutama karena kapasitas produksi nasional dinilai lebih dari cukup.

“Keputusan impor mobil pikap dari India untuk operasional Kopdes Merah Putih sebaiknya dikaji secara mendalam. Kami berharap pemerintah mempertimbangkan kemampuan industri otomotif dalam negeri yang terbukti mampu memproduksi kendaraan niaga ringan,” ujar Kaisar, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, per Februari 2026 kapasitas produksi otomotif nasional sudah mencapai 2,5 juta unit per tahun.

Sementara kebutuhan Kopdes Merah Putih hanya sekitar 100 ribu unit. Artinya, secara kapasitas, industri lokal tidak dalam posisi kekurangan daya produksi.

Kaisar menilai, keputusan impor bukan hanya soal pengadaan barang, tetapi menyangkut arah kebijakan industri nasional.

Jika belanja negara dialihkan ke luar negeri, maka potensi efek berganda bagi ekonomi domestik bisa hilang.

“Ada dampak besar jika pemenuhan kebutuhan kendaraan niaga ringan dari pabrikan lokal di mana ada dampak ekonomi berganda (multiplier effect) yang jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya konsistensi pemerintah terhadap kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Menurutnya, menggunakan produk lokal akan memperkuat rantai industri komponen, membuka lapangan kerja, dan menjaga keberlangsungan pabrikan dalam negeri.

“Jika pemerintah memilih mobil pikap produksi dalam negeri, maka ini akan membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta mendukung kebijakan penguatan industri nasional. Penggunaan unit lokal juga memudahkan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang bagi koperasi di daerah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisi VII pun meminta pemerintah membuka ruang dialog dengan pelaku industri otomotif sebelum impor direalisasikan.

Kaisar mengingatkan, belanja negara puluhan triliun rupiah seharusnya diprioritaskan untuk memperkuat ekonomi nasional, bukan justru memperbesar ketergantungan pada produk impor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Operasi Lintas Jaya di Cawang, 19 Kendaraan Ditindak

Berita Foto: Operasi Lintas Jaya di Cawang, 19 Kendaraan Ditindak

Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Operasi Lintas Jaya di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penegakan aturan terhadap kendaraan angkutan yang tidak layak jalan dan tidak memenuhi persyaratan administrasi.
Aksi di Polda DIY Berujung Ricuh, Massa Lempari Kembang Api dan Dobrak Pagar

Aksi di Polda DIY Berujung Ricuh, Massa Lempari Kembang Api dan Dobrak Pagar

Massa aksi menggeruduk markas Polda DI Yogyakarta, Selasa (24/2/2026) petang.
Tak Cukup ke DPR, Ini Alasan Ketua BEM UGM Pilih Surati UNICEF Terkait Kontroversi MBG

Tak Cukup ke DPR, Ini Alasan Ketua BEM UGM Pilih Surati UNICEF Terkait Kontroversi MBG

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ungkap alasan tegas surati UNICEF soal MBG, sebut kanal perbaikan bangsa sudah buntu dan penuh ketimpangan.
Coto Kuda Turatea, Menu Primadona Kuliner Buka Puasa di Jeneponto

Coto Kuda Turatea, Menu Primadona Kuliner Buka Puasa di Jeneponto

Menjelang waktu berbuka puasa, memilih menu buka puasa kerap menjadi favorit dan legendaris bagi warga Kabupaten Jeneponto dan sekitarnya adalah coto kuda.
Pria Diduga Curi 10 Kilogram Alpukat di Jakarta Selatan, Motif Hanya Ingin Makan Saja Bikin Korban Tak Tega Melaporkan

Pria Diduga Curi 10 Kilogram Alpukat di Jakarta Selatan, Motif Hanya Ingin Makan Saja Bikin Korban Tak Tega Melaporkan

Seorang pria berinisial GM (26) diduga mencuri 10 kilogram alpukat langsung dari pohonnya di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
KPK Absen saat Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Kuasa Hukum Eks Menag Hilang Begini soal Penetapan Tersangka

KPK Absen saat Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Kuasa Hukum Eks Menag Hilang Begini soal Penetapan Tersangka

Kuasa Hukum dari Gus Yaqut, Melissa Anggraini, angkat bicara mengenai absennya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sidang praperadilan.

Trending

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketum FPTI Yenny Wahid Benarkan Kabar Penonaktifan Sementara Hendra Basir Sebagai Pelatih Pelatnas Panjat Tebing

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, membenarkan kabar terkait penonaktifan Hendra Basir sebagai kepala pelatih pelatnas panjat tebing.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Tak Perlu Lagi Dinaturalisasi, Satu Pemain Timnas Indonesia di Belanda Siap Debut untuk John Herdman di FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Belanda pada Selasa (24/2/2026) dini hari tadi WIB. Satu pemain yang belum pernah dipanggil skuad Garuda kini berpeluang melakoni laga debutnya.
Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Dulu Sebut Prabowo Bodoh hingga Berani Tantang Debat, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kini Minta Maaf: kalau Presiden Mau Mendengar

Tiyo Ardianto menyampaikan bahwa kritiknya merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT