Pada April 4000 ASN akan Pelatihan Komcad, Menteri PANRB Jawab Aspek Layanan Publik
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com-Layanan publik dipastikan tetap berjalan, meskipun terdapat 4000 aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti pelatihan komponen cadangan (komcad). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini memastikan layanan publik tetap berjalan, karena tidak semua ASN menjadi komcad.
“Ada kekhawatiran, bagaimana pelayanan publik? Pelayanan publik kan harus tetap jalan begitu ya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa.
Selain itu, dia mengatakan ASN yang menjadi komcad setelah dinyatakan memenuhi syarat, maka tidak langsung berangkat pada keesokan harinya.
“Ikut komcad, dan besok langsung berangkat? Enggak,” katanya.
Ia menjelaskan instansi terkait perlu menyiapkan ASN yang kemungkinan memenuhi persyaratan untuk menjadi komcad terlebih dahulu.
“Memang disiapkan, dan ada kuotanya. Ada surat dari Menteri Pertahanan untuk kuotanya, begitu,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komcad.
Menhan mengatakan para ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun, dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.
Pada 10 Februari 2026, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026.
Sementara pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN tersebut.(ant)
Load more