GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ASN BPK Diduga Aniaya ART di Bogor, Berdalih Hanya Mencubit tapi Hasil Visum Korban Berkata Lain

ASN BPK berinisial OAP (37) diduga menganiaya asisten rumah tangganya (ART) berinisial FH (21) di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 
Rabu, 25 Februari 2026 - 10:04 WIB
ILUSTRASI - Pengeroyokan
Sumber :
  • Rawpixel.com

Jakarta, tvOnenews.com - ASN BPK berinisial OAP (37) diduga menganiaya asisten rumah tangganya (ART) berinisial FH (21) di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Kasus dugaan penganiayaan majikan terhadap ART-nya ini sempat viral di media sosial. Dari unggahan yang viral, tampak FH terluka imbas dianiaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun kejadian ini diketahui terjadi pada 22 Januari 2026 lalu sebelum pada akhirnya dilaporkan oleh korban.

"Kalau berdasarkan keterangannya seperti itu (ASN BPK)," kata Kasatres PPA-PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Selasa (24/2/2026).

Silfi mengatakan ASN BPK itu kini telah ditahan. Sebelum ditahan, OAP sempat diobservasi karena mengalami tekanan darah tinggi. 

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan terhadap kesehatan OAP. Tim dokter akan dipanggil jika keluhan kesehatan pelaku kembali muncul.

Terkait kasus ini, kata dia, pihaknya masih melengkapi alat bukti terkait kasus ini. Apabila telah lengkap. berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU. 

"Untuk tahap penyidikan selanjutnya karena kita sudah melakukan penahanan otomatis kita akan melakukan pemberkasan dan koordinasi dengan JPU,” terangnya. 

Dalam proses pemeriksaan, terdapat perbedaan keterangan yang mencolok antara tersangka dan korban.

Berdasarkan keterangan yang diterimanya, motif sementara tersangka dipicu kemarahan sesaat. 

OAP disebut-sebut merasa kesal karena saat anaknya terjatuh.

Namun, korban yang bertugas sebagai pengasuh dianggap tidak merespons dengan cepat. Tersangka OAP berdalih hanya mencubit korban. 

Di sisi lain, hasil visum dan penyidikan mendalam menunjukkan hal berbeda. Hasil visum menunjukkan korban menderita luka-luka di berbagai bagian tubuh.

Bagian kepala dan telinga mengalami trauma serius. Sementara itu, bagian punggung dan tangan mengalami luka akibat trauma benda tumpul serta trauma panas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penganiayaan tersebut diduga telah berlangsung secara berulang selama kurun waktu enam bulan.

Saat ini FH masih dalam pengawasan medis. Meskipun telah tinggal bersama saudaranya, FH masih harus menjalani pemeriksaan rutin ke dokter spesialis karena dilaporkan terdapat gumpalan darah di bagian telinganya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Netizen Belanda Beramai-ramai Bela Maarten Paes usai Dicemburui Kiper Ketiga Ajax Amsterdam

Netizen Belanda Beramai-ramai Bela Maarten Paes usai Dicemburui Kiper Ketiga Ajax Amsterdam

Netizen Belanda secara beramai-ramai membela Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia dicemburui oleh penjaga gawang pilihan ketiga Ajax Amsterdam.
Aksi di Depan Mapolda DIY Sempat Ricuh, 3 Mahasiswa yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Aksi di Depan Mapolda DIY Sempat Ricuh, 3 Mahasiswa yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai pengrusakan fasilitas.
Detik-detik Advokat di Karawaci Ditikam Debt Collector Depan Istri, Pelaku Ditangkap Tengah Malam di Semarang

Detik-detik Advokat di Karawaci Ditikam Debt Collector Depan Istri, Pelaku Ditangkap Tengah Malam di Semarang

Aksi brutal menimpa seorang advokat di kawasan Perumahan Palem Semi, Karawaci
Momen Hangat Prabowo di Yordania, Rayakan Ulang Tahun Mahasiswa Indonesia yang Menyambutnya

Momen Hangat Prabowo di Yordania, Rayakan Ulang Tahun Mahasiswa Indonesia yang Menyambutnya

Suasana yang semarak itu diwarnai percakapan ringan ketika terdengar kabar salah satu mahasiswi tengah merayakan hari ulang tahunnya.
bank bjb Hadirkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Tawarkan Imbal Hasil Kompetitif dan Dukung ESG

bank bjb Hadirkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Tawarkan Imbal Hasil Kompetitif dan Dukung ESG

Obligasi ini sekaligus mempertegas posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnisnya.
Banjir Rendam Sejumlah Sekolah di Denpasar, Siswa SDN 18 Sesetan Gotong Royong Bersihkan Kelas

Banjir Rendam Sejumlah Sekolah di Denpasar, Siswa SDN 18 Sesetan Gotong Royong Bersihkan Kelas

Banjir yang terjadi di Kota Denpasar dan kawasan Kuta, Kabupaten Badung, pada Selasa kemarin, tidak hanya merendam pemukiman warga dan kawasan wisata, tetapi juga sejumlah sekolah di Denpasar. Salah satunya adalah SDN 18 Sesetan, Denpasar.

Trending

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketua BEM UGM Ditanya Kenapa Bersurat ke UNICEF Bukan ke DPR soal MBG dan Anak SD Bunuh Diri di NTT, Jawabannya: Ada Kemampatan di Bangsa Kita, Kanal Perubahan Buntu

Ketika Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ditanya kenapa memilih bersurat ke UNICEF ketimbang ke DPR soal MBG dan anak SD bunuh diri di NTT, dia menjawab karena ada kemampatan. 
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal Belum Dinaturalisasi, Winger Muda Australia Ini Sudah Sebut-Sebut soal Suporter Timnas Indonesia

Padahal belum dinaturalisasi, winger muda Australia ini sudah sebut-sebut soal atmosfer suporter Timnas Indonesia di lapangan. Ada apa?
Diancam Dibunuh Oknum ASN yang Diduga Adik Sekda Rohil, Muhajirin Lapor ke Polda Riau

Diancam Dibunuh Oknum ASN yang Diduga Adik Sekda Rohil, Muhajirin Lapor ke Polda Riau

Ancaman tersebut diduga berkaitan dengan sikap kritis Muhajirin yang meminta Bupati Rokan Hilir mencopot jabatan Sekda Rohil. Desakan itu muncul setelah beredarnya video asusila yang diduga mirip dengan pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT