News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BGN Tegaskan Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Bukan Pemborosan: Negara Justru Alihkan Risiko ke Mitra

BGN menegaskan insentif SPPG Rp6 juta per hari bukan pemborosan. Skema kemitraan dinilai efisien, cepat, dan memindahkan risiko dari negara.
Jumat, 27 Februari 2026 - 15:15 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Isu pemborosan anggaran negara kembali mengemuka seiring kebijakan insentif Rp6 juta per hari bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, Badan Gizi Nasional (BGN) dengan tegas membantah anggapan tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana menilai kebijakan itu justru menjadi strategi paling efisien untuk menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemborosan dan risiko kerugian.

Menurut Dadan, insentif Rp6 juta per hari kerap disalahpahami sebagai dana pembangunan fasilitas dari APBN. Padahal, skema tersebut murni merupakan mekanisme pembayaran layanan atas SPPG yang telah beroperasi, bukan dana untuk mendirikan bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rp6 juta per hari itu bukan dana pembangunan. Itu adalah pembayaran layanan. Pembangunan fisik sepenuhnya dilakukan oleh mitra dengan investasi mandiri,” kata Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia menegaskan, melalui skema kemitraan, negara sama sekali tidak menanggung risiko pembangunan maupun operasional. Seluruh risiko, mulai dari proses konstruksi, operasional harian, evaluasi layanan, hingga risiko bencana alam, dibebankan kepada mitra penyelenggara SPPG.

Dadan mencontohkan kasus SPPG di Aceh yang terdampak banjir hingga mengalami kerusakan berat. Dalam kondisi tersebut, negara tidak mengeluarkan tambahan anggaran sedikit pun.

“Ketika SPPG di Aceh tersapu banjir, yang menanggung kerugian adalah mitra, bukan BGN. Mereka wajib membangun kembali dengan dana sendiri. Negara tidak terbebani biaya pemeliharaan, perbaikan, atau rehabilitasi,” ujarnya.

Menurut Dadan, justru di sinilah letak efisiensi utama kebijakan tersebut. Dengan memindahkan seluruh risiko kepada mitra, negara terbebas dari potensi lonjakan belanja tak terduga yang kerap terjadi dalam proyek-proyek berbasis APBN.

“Karena seluruh risiko ada di mitra, maka Rp6 juta per hari itu sangat efisien. BGN tidak mengeluarkan satu rupiah pun untuk perawatan dan perbaikan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain soal risiko, Dadan juga menyoroti aspek efisiensi biaya pembangunan. Ia menilai, pembangunan fasilitas oleh mitra jauh lebih rasional karena tidak ada ruang untuk praktik mark up.

“Tidak mungkin mitra menaikkan harga untuk dirinya sendiri. Mereka akan membangun sesuai kebutuhan layanan, seefisien mungkin,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Perpanjang Masa Penahanan Ketua Tim BPK Sumsel Titin Rita Lestari Jadi 40 Hari ke Depan

KPK Perpanjang Masa Penahanan Ketua Tim BPK Sumsel Titin Rita Lestari Jadi 40 Hari ke Depan

KPK memperpanjang masa penahanan Ketua Tim BPK Titin Rita Lestari di kasus suap pengaturan temuan audit BPK di lingkungan Pemkab Muara Enim. Jubir KPK, Budi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Juara AVC Men's Cup 2026, Kompetisi Lokal Bukti Nyata Keberhasilan Timnas Voli Indonesia Bersaing di Level Asia

Menpora Erick Thohir Apresiasi Juara AVC Men's Cup 2026, Kompetisi Lokal Bukti Nyata Keberhasilan Timnas Voli Indonesia Bersaing di Level Asia

Timnas Voli Indonesia sukses menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga nasional setelah keluar sebagai juara AVC Men's Cup 2026
Polisi Ungkap Peran Tujuh Tersangka Kasus Penyekapan di Percetakan Senen, Aniaya hingga Peras Keluarga Korban Rp50 Juta

Polisi Ungkap Peran Tujuh Tersangka Kasus Penyekapan di Percetakan Senen, Aniaya hingga Peras Keluarga Korban Rp50 Juta

Polisi beberkan peran 7 tersangka yakni MML (40), AI (41), S (48), AYL (29), NHJ (42), CML (37) dan II (36) dalam kasus penyekapan 3 pegawai percetakan Senen
5 Penyakit yang Sering Dialami saat Musim Kemarau, Waspada Kesehatan Menurun

5 Penyakit yang Sering Dialami saat Musim Kemarau, Waspada Kesehatan Menurun

Musim kemarau sudah masuk, warga Jakarta dan berbagai daerah perlu waspada penyakit. Beragam sakit bisa dialami loh, tetapi 5 penyakit ini yang sering dialami
KPK Periksa Fadia Arafiq Untuk Konfirmasi Barang-batang yang Disita

KPK Periksa Fadia Arafiq Untuk Konfirmasi Barang-batang yang Disita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tersangka kasus korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan, Fadia Arafiq. Juru bicara KPK,
Unik, Anak-anak Indonesia Bisa Belajar Dunia Pertambangan di Junior Miners Fun Fest 2026

Unik, Anak-anak Indonesia Bisa Belajar Dunia Pertambangan di Junior Miners Fun Fest 2026

Unik, anak-anak Indonesia bisa belajar dunia pertambangan di Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang merupakan pameran edukatif pertambangan pertama untuk anak

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Selengkapnya

Viral