News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OTT KPK di Pekalongan: Bupati Fadia Arafiq Tak Sendiri, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan

KPK tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT. Ia tidak sendiri, sejumlah pihak ikut diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.
Selasa, 3 Maret 2026 - 10:55 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Sumber :
  • dok.Pemkab Pekalongan

Pekalongan, tvOnenews.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, menyeret nama Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Namun dalam operasi senyap tersebut, Fadia dipastikan tidak diamankan seorang diri.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa tim penyelidik mengamankan sejumlah pihak dalam OTT KPK di Pekalongan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Pernyataan itu memperjelas bahwa OTT KPK Pekalongan bukan hanya menyasar kepala daerah, tetapi juga melibatkan pihak lain yang hingga kini belum diungkap identitasnya.

Langsung Dibawa ke Jakarta

Usai diamankan dalam OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama sejumlah pihak lainnya langsung dibawa ke Jakarta. Mereka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK.

“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi.

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta menjadi lokasi pemeriksaan lanjutan terhadap para pihak yang terjaring OTT KPK Pekalongan. Hingga saat ini, mereka masih berstatus sebagai terperiksa.

KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Dalam kurun waktu itu, penyidik akan melakukan pendalaman, termasuk klarifikasi dan pemeriksaan awal.

Identitas Pihak Lain Masih Dirahasiakan

Meski menegaskan bahwa Bupati Pekalongan tidak sendiri dalam OTT KPK, pihak KPK belum merinci siapa saja pihak lain yang ikut diamankan.

Belum diketahui apakah pihak-pihak tersebut berasal dari jajaran pemerintah daerah, pihak swasta, atau unsur lainnya yang diduga terkait perkara yang sedang diusut.

KPK juga belum membeberkan jenis kasus yang menjadi dasar pelaksanaan OTT KPK di Pekalongan. Detail mengenai dugaan tindak pidana korupsi, nilai transaksi, maupun barang bukti yang disita masih dirahasiakan.

Langkah tersebut lazim dilakukan dalam tahap awal OTT, guna menjaga integritas proses hukum sebelum penetapan tersangka diumumkan.

OTT Dilakukan dalam Penyelidikan Tertutup

KPK menyebut operasi ini sebagai bagian dari penyelidikan tertutup. Artinya, proses pengumpulan informasi dan bukti telah dilakukan sebelumnya sebelum tim bergerak melakukan penindakan.

OTT KPK Pekalongan menjadi perhatian publik karena melibatkan kepala daerah aktif. Penangkapan Fadia Arafiq menambah daftar kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi terkait konstruksi perkara yang menjerat Bupati Pekalongan.

Status Masih Terperiksa

Penting untuk dicatat, para pihak yang terjaring OTT KPK, termasuk Fadia Arafiq, masih berstatus sebagai terperiksa. KPK belum menetapkan tersangka dalam perkara ini.

Dalam waktu 1x24 jam, KPK akan menentukan apakah terdapat bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status menjadi tersangka.

Publik kini menanti konferensi pers resmi dari KPK yang biasanya digelar setelah proses gelar perkara internal selesai dilakukan.

Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK

OTT KPK di Pekalongan yang menyeret Bupati Fadia Arafiq dan sejumlah pihak lainnya menimbulkan berbagai spekulasi. Namun KPK memilih menahan diri untuk tidak membuka detail perkara sebelum proses awal rampung.

Fakta bahwa Bupati Pekalongan tidak sendiri dalam OTT KPK menunjukkan adanya dugaan keterlibatan lebih dari satu pihak dalam perkara ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan intensif yang tengah berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.

KPK memastikan akan menyampaikan hasil resmi terkait status hukum para pihak dalam waktu yang telah ditentukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penipuan Buku 'Gibran End Game'

Irwan menjelaskan pembelian buku itu dilakukan saat kegiatan car free day di kawasan Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Januari 2026
Di Hadapan Murid-Murid SMA, Dedi Mulyadi Lontarkan Pernyataan: Kenapa Kita Belum Maju? Karena Terlalu Banyak Pelajaran, tapi Tidak Ada Pengamalan

Di Hadapan Murid-Murid SMA, Dedi Mulyadi Lontarkan Pernyataan: Kenapa Kita Belum Maju? Karena Terlalu Banyak Pelajaran, tapi Tidak Ada Pengamalan

Di hadapan sejumlah murid SMA, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan pernyataan yang tak biasa. 
Geram Diprank Kebakaran, Damkar Laporkan Pelaku Diduga Debt Collector Pinjol ke Polisi

Geram Diprank Kebakaran, Damkar Laporkan Pelaku Diduga Debt Collector Pinjol ke Polisi

Insiden bermula saat petugas menerima informasi adanya kebakaran di warung Nasi Goreng Mas Adi di Jalan WR Supratman pada Kamis (23/4) sore
Berkaca dari Kasus Fadly Alberto, Kurniawan Dwi Yulianto Buat Aturan Khusus demi Jaga Skuad Timnas Indonesia U-17

Berkaca dari Kasus Fadly Alberto, Kurniawan Dwi Yulianto Buat Aturan Khusus demi Jaga Skuad Timnas Indonesia U-17

Kasus yang melibatkan Fadly Alberto di ajang EPA U-20 menjadi titik balik bagi Kurniawan Dwi Yulianto dalam membina pemain muda Timnas Indonesia U-17 selama TC.
Fakta Baru Dua ART Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan di Benhil, Korban Tewas Ternyata Masih di Bawah Umur

Fakta Baru Dua ART Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan di Benhil, Korban Tewas Ternyata Masih di Bawah Umur

Sebuah fakta mengejutkan terungkap dalam tragedi dua Asisten Rumah Tangga (ART) yang melompat dari lantai 4 kos majikan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.
Megawati Hangestri Gigit Jari, Ko Hee-jin Mulai Lirik Pevoli China untuk Red Sparks Musim Depan

Megawati Hangestri Gigit Jari, Ko Hee-jin Mulai Lirik Pevoli China untuk Red Sparks Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri kembali ke V-League terancam usai klub Korea mulai ragu dengan kondisinya, hingga Ko Hee-jin dikabarkan lirik pevoli China. Simak kabar lengkapnya!

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Beri Solusi Atasi Kenaikan Harga Gas Elpiji, hingga Pihak Jusuf Kalla Sentil Rismon Sianipar

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Beri Solusi Atasi Kenaikan Harga Gas Elpiji, hingga Pihak Jusuf Kalla Sentil Rismon Sianipar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sampaikan inovasi untuk atasi harga gas Elpiji naik. Pihak mantan Wapres, Jusuf Kalla (JK) sindir langsung Rismon Sianipar
Selengkapnya

Viral