Sekolah Rakyat Jadi Senjata Baru Putus Rantai Kemiskinan, Program Pendidikan Gratis Presiden Prabowo Mulai Perkuat Pembinaan Siswa
Jakarta, tvOnenews.com - Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis pemerintah Indonesia dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi untuk menekan angka putus sekolah sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari kelompok ekonomi paling rentan. Program ini menargetkan peserta didik yang berasal dari keluarga dalam desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling terbatas.
Inisiatif Presiden Prabowo untuk Memutus Rantai Kemiskinan
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pendidikan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan.
Konsep yang diterapkan dalam Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama atau boarding school. Dengan sistem ini, para siswa tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik di kelas, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan hidup dalam lingkungan pendidikan yang terintegrasi.
Fasilitas Lengkap dan Pembelajaran Berbasis Teknologi
Untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal, Sekolah Rakyat dilengkapi berbagai fasilitas modern. Mulai dari ruang kelas yang representatif, asrama siswa dan guru, hingga laboratorium serta perangkat pembelajaran berbasis teknologi seperti tablet.
Fasilitas tersebut dihadirkan untuk meningkatkan literasi sains dan teknologi para siswa. Kurikulum Sekolah Rakyat juga mengintegrasikan pendekatan STEM yang mencakup sains, teknologi, rekayasa, dan matematika guna mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan zaman.
Kurikulum yang Menguatkan Karakter dan Kemandirian
Selain pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat juga menekankan pendidikan karakter. Para siswa dibekali nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat gotong royong.
Tidak hanya itu, program ini juga memperkenalkan keterampilan vokasi serta kewirausahaan agar siswa memiliki bekal praktis untuk menghadapi dunia kerja di masa depan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang mandiri sekaligus berdaya saing tinggi.
Target Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintah menilai pendidikan sebagai kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui Sekolah Rakyat, negara berupaya menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya inklusif tetapi juga mampu mendorong mobilitas sosial masyarakat miskin.
Program ini menjadi bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan memiliki kompetensi akademik, keterampilan, serta karakter kuat untuk menghadapi tantangan global.
Implementasi Sekolah Rakyat Mulai Berjalan di Berbagai Daerah
Hingga tahun 2025, pemerintah telah menyiapkan puluhan lokasi Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025–2026 dengan proses seleksi siswa dan rekrutmen tenaga pendidik yang dilakukan secara bertahap.
Orang tua siswa juga diwajibkan menandatangani perjanjian agar anak-anak mereka mengikuti proses pendidikan hingga selesai. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya putus sekolah akibat tekanan ekonomi yang sering kali memaksa anak-anak bekerja sejak dini.
Polda Sumbar Luncurkan Program Pembinaan Sekolah Rakyat
Penguatan program Sekolah Rakyat juga mulai terlihat di berbagai daerah. Salah satunya di Sumatera Barat, di mana Polda Sumbar meluncurkan program kerja sama pembinaan bagi siswa Sekolah Rakyat.
Peluncuran program tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Sumatera Barat pada Selasa (10/3/2026). Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta secara resmi membuka program pembinaan Sekolah Rakyat yang digelar bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.
Program ini merupakan bagian dari implementasi gerakan Polri Peduli Pendidikan. Dalam pelaksanaannya, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha ditunjuk sebagai motor penggerak yang menyusun skema pembinaan komprehensif bagi para siswa.
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Program Sekolah Rakyat
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Syaifullah, memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Ia bahkan berharap kerja sama antara Polda Sumbar dan pemerintah daerah dapat ditingkatkan menjadi program permanen.
Menurutnya, pembinaan berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat transformasi karakter para siswa Sekolah Rakyat agar mampu berkembang menjadi generasi yang mandiri dan berintegritas.
Siswa Sekolah Rakyat Tunjukkan Hasil Pembinaan
Dalam kegiatan tersebut, para siswa Sekolah Rakyat juga menunjukkan berbagai keterampilan hasil pembinaan. Muhammad Fauzan memimpin rekan-rekannya dari SRMA 4 Padang dalam peragaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang disiplin.
Sementara itu, ketangkasan baris-berbaris ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta keterampilan kepanduan yang diperagakan Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.
Interaksi Inspiratif dengan Kapolda Sumbar
Suasana kegiatan semakin hangat saat sesi interaksi antara siswa dan pimpinan kepolisian. Salah satu siswa, Muhammad Asgar, mengajukan pertanyaan mengenai tips menjadi pemimpin yang baik.
Kapolda Sumbar menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam kepemimpinan. Beberapa siswi seperti Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita juga menyampaikan aspirasi mereka untuk bergabung menjadi anggota Polwan di masa depan.
Menanggapi pertanyaan dari perwakilan guru, Eno Aulia Fikri, mengenai keberlanjutan program, Kombes Pol Anissullah M. Ridha memastikan bahwa Biro SDM Polda Sumbar telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan lanjutan.
Program pembinaan tersebut mencakup pendampingan psikologis hingga pelatihan kemandirian, yang diharapkan mampu memperkuat karakter dan masa depan para siswa Sekolah Rakyat. (nsp)
Load more