GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis Kontras Disiram Air Keras di Jakpus, Kompolnas: Ancaman Serius Terhadap Proses Demokrasi

Kompolnas buka suara terkait insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus
Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:11 WIB
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @podcastseninsore

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) buka suara terkait insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam mengatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap aktivis Kontras ini merupakan ancaman serius terhadap proses demokrasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tindakan kekerasan terhadap, eh, aktivis Kontras adalah ancaman serius terhadap proses demokrasi. Ya, ini tidak semata-mata kekerasan biasa, tapi ini kekerasan yang memberikan pesan kondisi demokrasi kita,” kata Anam, saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, Anam menerangkan, kerja-kerja yang dilakukan oleh Andrie merupakan kerja hak asasi manusia, dan demokrasi.

“Dan dalam konteks hak asasi manusia, harusnya dilindungi. Apalagi ini bagian dari partisipasi yang dalam konteks Indonesia itu diatur oleh konstitusi dan dilindungi oleh konstitusi,” ucap Anam.

Sementara itu, Anam mengungkapkan, kekerasan yang dialami oleh Andrie adalah ancaman terhadap kondisi demokrasi kita dan mencerminkan bagaimana kondisi hak asasi manusia. 

Atas peristiwa ini, Kompolnas mendorong kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara maksimal untuk mengungkap peristiwa yang terjadi.

“Kerja-kerja kepolisian dalam mengungkap kasus ini kita harapkan untuk transparan dan akuntabel. Transparansi ini penting khususnya bagi rekan-rekan Kontras dan rekan-rekan pekerja hak asasi manusia,” jelas Anam.

“Kepolisian berada dalam ruang yang penting untuk menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kekerasan yang dialami oleh pekerja-pekerja hak asasi manusia, oleh pegiat-pegiat demokrasi, bisa diusut tuntas untuk kepentingan kita semua,” lanjutnya.

Untuk diketahui, Mabes Polri memberikan atensi terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

“Dalam kesempatan ini yang perlu kami sampaikan bahwa Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Jhonny Eddison Isir, di Mabes Polri, Jumat (13/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Isir menerangkan, pohak kepolisian telah melakukan langkah-langkah, khususnya penanganan tempat kejadian perkara, dan beberapa rangkaian tindakan penyelidikan yang didasari kepada Laporan Polisi Model A Nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya tentang adanya tindak pidana penganiayaan berat, sebagaimana Pasal 467 ayat 2 dan atau 468 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Menindaklanjuti atensi dan arahan Bapak Kapolri, penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim, khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri,” terang Isir. (Ars/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KontraS Sumut Kecam Tindakan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Desak Kapolri Usut Aktor Intelektual

KontraS Sumut Kecam Tindakan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Desak Kapolri Usut Aktor Intelektual

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara (Sumut) mengecam keras tindakan brutal penyiraman air keras yang dilakukan pelaku
Beda Sikap FIFA ke Donald Trump soal Boikot Iran di Piala Dunia, Dulu Indonesia Langsung Disanksi

Beda Sikap FIFA ke Donald Trump soal Boikot Iran di Piala Dunia, Dulu Indonesia Langsung Disanksi

Pernyataan Donald Trump soal Iran di Piala Dunia 2026 memicu polemik. Netizen bandingkan sikap FIFA dengan sanksi yang dulu dijatuhkan kepada Indonesia.
Kembali Tunjukan Dominasi di F1 GP China 2026, George Russell Sebut Mercedes Sedang dalam Kondisi Terbaiknya

Kembali Tunjukan Dominasi di F1 GP China 2026, George Russell Sebut Mercedes Sedang dalam Kondisi Terbaiknya

Pembalap Mercedes, George Russell kembali menunjukan dominasinya pada gelaran F1 GP China 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Saksi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Ada Dua Orang: Bukan Warga Salemba

Saksi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Ada Dua Orang: Bukan Warga Salemba

Seorang warga bernama Boyum (30) memastikan pelaku penyiraman air keras yang terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus
BPH Migas Segel SPBU Teuku Umar Jember yang Menyelewengkan 4 Ribu Liter Solar Subsidi

BPH Migas Segel SPBU Teuku Umar Jember yang Menyelewengkan 4 Ribu Liter Solar Subsidi

Bambang secara tegas meminta PT Pertamina untuk mencabut izin operasional SPBU tersebut karena dianggap telah memfasilitasi tindak pidana pencurian BBM.
Kebakaran Besar di Pesanggrahan Jaksel: 10 Rumah dan 2 Lapak Hangus Terbakar

Kebakaran Besar di Pesanggrahan Jaksel: 10 Rumah dan 2 Lapak Hangus Terbakar

Musibah kebakaran melanda kawasan pemukiman di Jalan Bintaro Permai 3, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (14/3) pagi. 

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Top 3 bola terpopuler: Emil Audero tembus 200 laga Serie A, Marselino Ferdinan belum dipanggil John Herdman, hingga Arsenal disebut memburu bek Rp1,3 triliun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT