News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Ungkap Gelombang Panas Jakarta Tembus 35,4°C Dipicu Radiasi Matahari: Tutupan Awan Berkurang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di Jakarta bahkan sempat menembus 35,4°C, memicu rasa gerah yang semakin terasa...
Minggu, 15 Maret 2026 - 10:33 WIB
Liburan Nataru di Taman Ismail Marzuki, Ada Konten Astronomi untuk Semua Usia di Planetarium Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang panas mulai terasa di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi (Jabodetabek) dalam beberapa hari terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di Jakarta bahkan sempat menembus 35,4°C, memicu rasa gerah yang semakin terasa di tengah aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Ida Pramuwardani menjelaskan suhu maksimum tersebut tercatat di wilayah Jakarta Timur dalam beberapa hari terakhir.

“Dalam beberapa hari terakhir suhu udara maksimum yang terukur di wilayah Jakarta mencapai 35.4°C, tepatnya di wilayah Jakarta Timur,” ujar Ida saat dihubungi, Minggu (15/3/2026).

Waspada! Bulan Juli dan Agustus Musim Kemarau, Berikut Doa yang Bisa Dibaca
Waspada! Bulan Juli dan Agustus Musim Kemarau, Berikut Doa yang Bisa Dibaca
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Menurutnya, kondisi udara yang terasa lebih panas diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hari ketika intensitas radiasi matahari meningkat.

“Kondisi suhu udara yang terasa lebih panas diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hari ketika tutupan awan berkurang sehingga radiasi matahari dapat memanaskan permukaan secara lebih optimal,” jelasnya.

Meski demikian, BMKG menilai kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada fase akhir musim hujan atau masa transisi menuju musim kemarau.

Situasi ini membuat pembentukan awan masih cukup tinggi sehingga pada waktu tertentu dapat meredam intensitas panas yang dirasakan di permukaan.

“Namun demikian, secara umum sebagian besar wilayah Indonesia saat ini masih berada pada periode akhir musim hujan atau masa transisi menuju musim kemarau, sehingga potensi pembentukan awan masih cukup tinggi yang pada waktu tertentu dapat mengurangi pemanasan atau radiasi yang mencapai permukaan,” kata Ida.

BMKG menambahkan fenomena suhu udara yang terasa lebih panas merupakan kondisi yang umum terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba, ketika langit cenderung lebih cerah dan tutupan awan berkurang.

“Fenomena suhu udara yang terasa lebih panas umumnya lebih sering terjadi pada masa peralihan musim (pancaroba), dan juga dirasakan pada periode musim kemarau,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi tersebut, atmosfer biasanya didominasi cuaca cerah pada siang hari sehingga radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara lebih optimal.

“Suhu udara pada musim ini didominasi kondisi cuaca cerah, dimana kondisi atmosfer biasanya ditandai dengan tutupan awan yang relatif berkurang pada siang hari, sehingga radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih optimal dan memicu pemanasan udara yang lebih kuat,” jelas Ida. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Survei Terbaru Voxpol Center: 61,1 Persen Publik Yakin Prabowo-Gibran Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

Voxpol Center menunjukkan masyarakat Indonesia masih menaruh optimisme tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

‎Igor Tolic Ungkap Penyebab Utama Persib Bandung Takluk dari Madura United

Persib Bandung harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor tipis 0-1 pada pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027
KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL Lintas Cikarang Alami Keterlambatan Hari Ini 23 Oktober 2026, Ada Truk Mogok Dekat Stasiun Cikarang

KRL lintas Cikarang atau “Blue Line” mengalami keterlambatan hari ini, Jumat, 23 Oktober 2026. Keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang yang disebabkan oleh adanya truk mogok di perlintasan dekat Stasiun Cikarang.
Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Target Asian Para Games 2026 Terpenuhi, Tim Indonesia Fokus Ubah Klasemen di Hari-hari Terakhir Kompetisi

Tim Indonesia berhasil menjawab target Asian Games 2026 dengan kini memiliki 10 medali emas, 13 medali perak dan 35 perunggu.
6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

6 Link Twibbon Hari Dokter Nasional 2026, Download dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut kumpulan link twibbon Hari Dokter Nasional 2026, download dan bagikan ke media sosial sebagai upacan.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Selengkapnya

Viral