KPK Mempertegas Yaqut Menerima Uang di Korupsi Kuota Haji Usai Terbongkarnya Peran Dua Tersangka Baru dari Swasta
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertegas bahwa eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dapat aliran dana dalam kasus korupsi kuota haji setelah ditetapkan dua tersangka baru dari pihak swasta.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan, bahwa selama ini Yaqut kerap membantah bahwa tidak pernah ada aliran dana ke pribadi atas kasus rasuah tersebut.
Namun KPK telah membongkar dua peran tersangka baru yakni Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham (ISM) dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR).
Keduanya sambung Asep, memiliki peran krusial, mulai dari mengikuti rapat dengan Yaqut dan sejumlah pihak di Kemenag sehingga terjadinya lobi-lobi pemutusan pembagian 50 persen haji khusus dan 50 persen haji reguler hingga adanya pemberian sejumlah uang ke staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (IAA) atau Gus Alex.
"Sudah jelas kedua orang ini (tersangka baru), disebutkan memberikan sejumlah uang. Yang ingin kami tekankan disini adalah ada sejumlah uang, kickback yang diterima. Tentu ini masuk ke pemenuhan unsur menguntukan diri sendiri," kata Asep saat konferensi pers, Senin (30/3/2026) malam.
Dengan pengungkapan peran kedua tersangka baru ini, ucap Asep, KPK menepis soal polemik yang menjadi pertanyaan di masyarakat bahwa Yaqut kerap menarasikan tidak pernah menerima uang di kasus ini.
"Kami dari awal sudah menyatakan, bahwa kita ingin fokus ke situ (penerimaan uang), supaya masyarakat mengetahui bahwa dengan ditangani dua orang ini, ini kan strategi nih," jelasnya.
Sebelumnya KPK membongkar peran Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour), Ismail Adham (ISM) dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba (ASR) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
KPK menyatakan, bahwa keduanya bersama-sama dengan Fuad Hasan Masyhur (FAM) selaku dewan pembina forum silaturahmi asosiasi travel haji dan umroh atau SATHU menemui mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz.
Load more