News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemilik Hajat di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman, Polisi Beberkan Ada Korban Lain yang Dianiaya Pelaku

Seorang pria pemilik hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dilaporkan tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah preman kampung di saat korban melakukan hajatan
Senin, 6 April 2026 - 16:48 WIB
Pemilik hajat di Purwakarta tewas akibat dikeroyok preman
Sumber :
  • Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi

tvOnenews.com - Seorang pria di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dilaporkan tewas akibat dikeroyok oleh sejumlah preman kampung di saat korban melakukan hajatan.

Insiden itu terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (4/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban sekaligus tuan rumah hajatan bernama Dadang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria dengan sebutan preman kampung.

Menurut penjelasan Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun menjelaskan terduga pelaku melakukan aksi yang tidak pantas dengan cara meminta 'jatah' sejumlah uang kepada pemangku hajat.

Namun uang yang diterima oleh terduga pelaku kurang dari jumlah yang diminta sehingga ia kembali meminta dengan dalih untuk keamanan dan membeli minuman keras.

“Pada acara itu mengadakan organ tunggal sebagai hiburan. Pada saat adanya hiburan warga kemudian timbul persoalan. Didatangi oleh seseorang terduga pelaku yang melakukan perbuatan yang tidak pantas di lokasi dengan cara meminta sejumlah uang kepada pemangku hajat,” ungkap AKP Uyun Saepul Uyun pada program acara Apa Kabar Indonesia Siang, tvOne.

“Akan tetapi uang yang diterima oleh yang bersangkutan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan mendapat teguran dari korban supaya tidak membuat keresahan dalam acara tersebut. Terduga pelaku tidak menerima, akhirnya terjadi suatu perbuatan melawan hukum yang berdampak kepada korban dilarikan ke rumah sakit,” sambungnya.

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Karawang meninggal dunia usai dikeroyok preman kampung yang minta  jatah
Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Karawang meninggal dunia usai dikeroyok preman kampung yang minta 'jatah'
Sumber :
  • Instagram @info_karawang

Seorang saksi sekaligus adik dari korban, Asep Wahyu mengatakan terduga pelaku sempat meminta sebanyak dua kali. 

Ia melihat terdapat kurang lebih tiga orang yang mendatangi kakaknya, sementara sekitar delapan orang lainnya mendatanginya.

Asep mengaku tidak mengenal sebab ia berdomisili di Karawang sementara terduga pelaku berasal dari warga sekitar.

“Sudah di palak, dia minta dua kali. Yang pertama dikasih, yang kedua minta Rp500 ribu nggak dikasih. Terus ya kejadian lah begitu,” ujar Asep Wahyu kepada tim tvOnenews.

“3 orang yang ke kakak saya. Yang ke saya 8 orang. Tapi saya nggak kenal, kan saya tinggal di Karawang. Kakak saya tinggal di Purwakarta. Ya diperkirakan 10 orang,” lanjutnya menjelaskan.

Kasus telah naik sidik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Polisi telah melakukan pengumpulan informasi dengan meminta keterangan dari 12 orang saksi.

Saat ini pelaku sudah teridentifikasi dan sejumlah barang bukti yang dipakai oleh terduga pelaku sudah diamankan.

“Kami menemukan fakta-fakta bahwa terduga pelaku sudah kita identifikasi, sedang kita buru, sedang kita kejar. Selain itu, adanya korban lain dalam arti adalah korban penganiayaan,” terang Uyun.

“Pelaku tidak bekerja, kemudian meminta uang dengan dalih untuk keamanan dan untuk membeli minuman beralkohol,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Polisi masih mengejar terduga pelaku dengan mengantongi sejumlah bukti. 

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Liverpool Panggil Kembali Sosok di Balik Transfer Luis Diaz dan Darwin Nunez, Gantikan Richard Hughes

Liverpool Panggil Kembali Sosok di Balik Transfer Luis Diaz dan Darwin Nunez, Gantikan Richard Hughes

Liverpool kembali menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga. Sosok di balik transfer Luis Diaz dan Darwin Nunez itu menggantikan Richard Hughes yang ke Al-Hilal.
Perkuat Kapasitas Intelijen, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Torehkan Prestasi Terbaik

Perkuat Kapasitas Intelijen, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Torehkan Prestasi Terbaik

Menjadi bagian dari ajang apresiasi yang mempertemukan jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari berbagai wilayah dalam kegiatan Diseminasi Penguatan Penyusunan Produk Intelijen Keimigrasian T.A. 2026.
Sebanyak 11 Korban Kecelakaan KM Virgo Kembali Ditemukan, 71 Orang dalam Proses Pencarian

Sebanyak 11 Korban Kecelakaan KM Virgo Kembali Ditemukan, 71 Orang dalam Proses Pencarian

Dengan ditemukannya 11 korban tersebut, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 172 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia.
Kok Bisa Ranking Timnas Indonesia Malah Turun setelah Kalahkan Singapura 2-0?

Kok Bisa Ranking Timnas Indonesia Malah Turun setelah Kalahkan Singapura 2-0?

Kendati sukses menumbangkan Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (25/9/2026) malam, posisi Timnas Indonesia di pemeringka
Reaksi Luke Vickery usai Debut dan Beri Assist di Laga Timnas Indonesia Vs Singapura

Reaksi Luke Vickery usai Debut dan Beri Assist di Laga Timnas Indonesia Vs Singapura

Luke Vickery mencetak assist pada debut bersama Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura. Ia mengaku bangga dan menyebut malam itu sangat spesial di GBK.
Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral