News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-Detik Penentuan Ijazah Siswa Kelas 12 SMK IDN: Terbit dari Sekolah Asal atau Tempat Pindahan?

Izin SMK IDN dicabut, siswa dipindah ke sekolah lain. Nasib ijazah kelas 12 terancam berubah jika izin belum terbit sebelum Mei 2026.
Selasa, 7 April 2026 - 09:22 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi cabut izin SMK IDN Bogor.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Cepi Kurnia

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik pencabutan izin operasional SMK IDN Boarding School kian memanas. Ratusan siswa kini harus “numpang sekolah” ke lembaga lain demi melanjutkan pendidikan. Di tengah situasi ini, pertanyaan besar muncul: bagaimana nasib ijazah siswa kelas 12?

Isu ijazah menjadi sorotan utama karena menyangkut masa depan para siswa yang saat ini berada di ujung masa pendidikan. Ketidakpastian ini dipicu oleh belum rampungnya proses perizinan sekolah yang berbasis di wilayah Bogor tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siswa Dipindahkan Sementara, Ijazah Jadi Taruhan

Dinas Pendidikan Jawa Barat memastikan seluruh siswa SMK IDN, mulai dari kelas 10 hingga kelas 12, telah dipindahkan ke sekolah swasta lain untuk sementara waktu. Kebijakan ini diambil agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi meski izin sekolah dicabut.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Jabar, Edy Purwanto, menjelaskan bahwa pemindahan ini bersifat sementara sambil menunggu proses perizinan diselesaikan.

Namun, persoalan krusial muncul pada siswa kelas 12. Jika izin SMK IDN belum terbit hingga batas akhir penerbitan ijazah, maka status kelulusan siswa tidak lagi tercatat atas nama SMK IDN.

“Ijazahnya pada sekolah tempat mereka terdaftar saat ini,” ujar Edy.

Artinya, siswa berpotensi menerima ijazah dari sekolah lain, bukan dari SMK IDN tempat mereka menempuh pendidikan selama ini.

Batas Waktu Ijazah Jadi Penentu

Waktu menjadi faktor paling krusial dalam polemik ini. Target penyelesaian izin ditetapkan sebelum batas akhir (cut off) penerbitan ijazah yang diperkirakan jatuh pada awal Mei 2026.

Jika proses perizinan rampung sebelum tenggat tersebut, maka siswa kelas 12 masih berpeluang mendapatkan ijazah resmi dari SMK IDN. Namun jika tidak, maka identitas sekolah dalam ijazah akan berubah.

Situasi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan orang tua dan siswa. Pasalnya, ijazah bukan sekadar dokumen administratif, tetapi juga mencerminkan rekam jejak pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang Tua Siswa Desak Kepastian Ijazah

Kegelisahan memuncak saat para wali murid mendatangi DPRD Jawa Barat untuk mengadukan persoalan ini. Mereka meminta kepastian terkait ijazah siswa, terutama kelas 12 yang segera lulus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral