News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

16 Mahasiswa Hukum UI Lakukan Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan Lakukan Ini

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memasuki babak baru
Kamis, 16 April 2026 - 19:45 WIB
Gedung Rektorat Universitas Indonesia.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memasuki babak baru.

Polda Metro Jaya mulai bergerak dengan mengumpulkan bukti dan membuka komunikasi dengan pihak kampus, menyusul mencuatnya dugaan aktivitas tak pantas dalam sebuah grup chat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belum ada laporan polisi yang masuk, aparat memastikan tidak tinggal diam. Direktorat terkait bahkan telah lebih dulu melakukan langkah awal untuk menelusuri dugaan pelanggaran tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto 

"Direktorat PPA dan PPO sudah mengumpulkan beberapa barang bukti, membuat laporan informasi terkait tentang koordinasi dengan pihak universitas, sehingga kami dari Polda Metro Jaya pasti akan membuka ruang terhadap peristiwa ini," ujarnya kepada wartawan, Kamis, 16 April 2026.

Polisi juga mengambil pendekatan proaktif dengan menjalin koordinasi langsung bersama Universitas Indonesia, sembari menunggu kemungkinan adanya laporan resmi dari korban.

"Sejauh ini, sampai dengan hari ini, Polda Metro Jaya secara resmi belum menerima laporan polisi. Akan tetapi, langkah-langkah yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, khususnya Direktorat PPA dan PPO, sudah melakukan koordinasi dengan pihak universitas yang bersangkutan," kata dia.

Di tengah proses tersebut, kepolisian juga menaruh perhatian pada perlindungan korban. Koordinasi dengan penasihat hukum dilakukan guna memastikan korban mendapatkan pendampingan yang layak.

"Tapi kami juga akan menghormati secara kelembagaan bahwa kampus atau universitas sedang mengambil langkah tahapan-tahapan secara internal. Kami mengimbau untuk kita sama-sama menghormati ruang yang sedang saat ini dilakukan oleh universitas," ujarnya.

Polda Metro Jaya turut mengingatkan publik untuk tidak menyebarluaskan identitas korban, sekaligus mendorong korban kekerasan seksual agar berani melapor.

"Kami juga mengapresiasi dari korban, seluruh korban-korban kekerasan seksual untuk bisa speak up, untuk bisa melaporkan, menyampaikan kepada publik, menyampaikan kepada kepolisian, dan kami yakin kita semua akan memberikan dukungan yang positif. Khususnya Polda Metro Jaya akan hadir dalam penegakan hukum terhadap perkara-perkara pelecehan, kekerasan seksual, baik itu verbal maupun digital," kata dia.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diungkap, dugaan pelecehan dilakukan oleh 16 mahasiswa melalui sebuah grup percakapan. Dalam sejumlah tangkapan layar yang tersebar, percakapan tersebut diduga memuat komentar bernuansa seksual yang merendahkan, menyasar tidak hanya mahasiswi, tetapi juga dosen perempuan.

Jumlah korban yang telah teridentifikasi saat ini mencapai 27 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang merupakan mahasiswa FH UI, sementara 7 lainnya adalah dosen. Data ini menunjukkan bahwa dampak kasus tidak terbatas pada satu kelompok, melainkan meluas hingga tenaga pengajar.

Timotius juga menyoroti beban psikologis yang dialami para korban selama kurun waktu tersebut. Ia menggambarkan situasi di mana korban harus tetap beraktivitas di kampus dengan perasaan tidak aman.

"Para korban sudah mengetahui mereka dilecehkan dari tahun 2025. Jadi saya rasa kita semua bisa bayangkan bagaimana rasanya mereka dari tahun 2025. Setiap kali masuk ke kampus, setiap kali masuk kelas, mereka tahu kapan pun para pelaku itu bisa membicarakan mereka, melecehkan mereka, di depan mereka sendiri," jelas Timotius.

Pihak korban pun mendesak adanya sanksi tegas terhadap para terduga pelaku. Salah satu tuntutan utama yang diajukan adalah pemberian sanksi drop out sebagai bentuk konsekuensi atas tindakan yang dinilai telah melanggar norma serius di lingkungan akademik.

"Permohonan kami sederhana, hanya ada satu sanksi. Kami harapkan drop out," tegasnya.

Lebih lanjut, Timotius menekankan bahwa tindakan pelecehan tidak harus berbentuk fisik untuk dapat dikenai sanksi berat. Ia menilai, ucapan atau perilaku verbal yang merendahkan martabat seseorang juga sudah cukup menjadi dasar untuk penindakan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan ada pemikiran bahwasannya untuk di-drop out kasusnya itu sudah harus sampai yang lebih berat, yang harus sudah pelecehan fisik," tegasnya.

Foe Peace Simbolon

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Dedi Mulyadi usai Bayar Pajak STNK Tanpa KTP, hingga Warga Jawa Barat Bisa Punya Rumah Layak dan Bagus

Reaksi Dedi Mulyadi usai Bayar Pajak STNK Tanpa KTP, hingga Warga Jawa Barat Bisa Punya Rumah Layak dan Bagus

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membawa angin segar, tak cuma bagi warga di wilayah yang ia pimpin, tapi juga secara nasional. Berikut rangkuman dua beritanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April: Waktunya Megawati Hangestri Cs Segel Tiket Terakhir ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 17 April yang merupakan hari kedua dari seri Semarang akan menyajikan dua pertandingan seru dari sektor putra dan putri.
5 Weton yang Diramal akan Diterjang Badai Romansa dan Jodoh pada 18 April 2026, Siap-siap Baper dengan Si Dia!

5 Weton yang Diramal akan Diterjang Badai Romansa dan Jodoh pada 18 April 2026, Siap-siap Baper dengan Si Dia!

Berikut lima weton yang diramal akan mengalami momen paling romantis dan tak terlupakan pada tanggal 18 April 2026.
Medan Terjal dan Gelap, Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX di Kalbar Dilanjutkan Jumat Pagi

Medan Terjal dan Gelap, Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX di Kalbar Dilanjutkan Jumat Pagi

Upaya evakuasi terhadap korban kecelakaan helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air terpaksa dihentikan sementara dan baru akan dilanjutkan Jumat (17/4) pagi. 
Gabungkan Gaya Fesyen Kontemporer dan Tradisional, “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” Tampilkan Kreasi Busana Wastra Nusantara

Gabungkan Gaya Fesyen Kontemporer dan Tradisional, “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” Tampilkan Kreasi Busana Wastra Nusantara

Dua puluh busana kreasi wastra Nusantara dipamerkan pada Media Viewing & Press Conference “Menyuluh Wastra Menoreh Jejak” di Mesastila Resort, Kamis (16/4).
Ramalan Nasib 5 Weton Paling Beruntung pada Tanggal 18 April 2026: Ada Rezeki Nomplok di Akhir Pekan

Ramalan Nasib 5 Weton Paling Beruntung pada Tanggal 18 April 2026: Ada Rezeki Nomplok di Akhir Pekan

Tanggal 18 April 2026 diprediksi jadi titik balik bagi beberapa weton yang selama ini merasa "mentok" dalam urusan finansial maupun asmara. Berikut ramalannya.

Trending

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Gresik Petrokimia Lolos ke Grand Final Proliga 2026, Fans Minta Duel Panas vs Jakarta Pertamina Enduro!

Fans minta Gresik Petrokimia lawan Jakarta Pertamina Enduro di Final Proliga 2026. Gresik Petrokimia Ponska Plus memastikan diri sebagai tim pertama yang melaju ke grand final Proliga 2026.
Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

Dirayu Wanita Asal Singajaya, Dedi Mulyadi Justru Sarankan Jadi Ketua IJI

​​​​​​​Dedi Mulyadi dirayu wanita asal Singajaya saat di KUA. Alih-alih menerima, ia justru memberi respons tak terduga dengan menyarankan jadi ketua IJI.
Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

Dedi Mulyadi Bangunkan Pria Paruh Baya Tidur di Trotoar Menahan Lapar, Diberi Makanan hingga Modal Usaha

​​​​​​​Dedi Mulyadi temukan pria paruh baya tertidur di trotoar karena lapar. Ia beri makanan, nasihat, hingga modal usaha, momen haru ini viral di publik.
Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Gubernur Dedi Mulyadi Rencana Siapkan Aula Nikah Gratis di KUA Tiap Daerah, Kemenag Jabar Apresiasi Setinggi Langit

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, mengapresiasi tinggi terobosan Pemprov Jabar kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam perkuat layanan keagamaan. 
Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Pramono Sebut Jakarta Bakal Kewalahan Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku akan kewalahan mengejar target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Strategi Cerdik Dedi Mulyadi: Libatkan Toko Bangunan Lokal, Anggaran Bedah Rumah Warga Justru Bisa Sisa dan Lebih Hemat

Strategi Cerdik Dedi Mulyadi: Libatkan Toko Bangunan Lokal, Anggaran Bedah Rumah Warga Justru Bisa Sisa dan Lebih Hemat

Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi tetapkan target ambisius untuk memperbaiki sekitar 40.000 unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026. 
Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, ungkap faktor utama di balik kekalahan dari Malaysia di Piala AFF U-17 2026. Salah satu penyebab utama kekalahan Garuda Muda
Selengkapnya

Viral