Polisi Bongkar Kedok Toko Kosmetik Penjual Obat Keras di Tamansari Jakbar
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Aparat kepolisian meringkus seorang pemuda yang diduga kuat menjadi pengedar obat-obatan keras tanpa izin di sebuah toko kosmetik yang berlokasi di Gang Burung Dalam, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.
Tersangka yang diketahui berinisial MGR (22) diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari pada Rabu (8/4).
Penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian atas aduan dari warga setempat yang merasa curiga dengan aktivitas di toko tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, AKP Egy Irwansyah, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini didasari oleh keresahan masyarakat sekitar.
“Pengungkapan ini tindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas peredaran obat keras ilegal di lingkungan mereka,” kata Egy saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (16/4).
Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik ilegal tersebut.
Polisi menyita obat-obatan keras yang tidak memiliki izin edar resmi, di antaranya adalah 50 butir Tramadol, 80 butir Trihexyphenidyl, serta ratusan butir pil lainnya yang telah dikemas dalam plastik-plastik kecil siap jual.
Tak hanya obat-obatan, petugas juga mengamankan uang yang diduga kuat sebagai hasil transaksi gelap tersebut.
"Kemudian uang tunai sebesar Rp260 ribu yang diduga hasil penjualan (obat keras)," tutur Egy.
Atas perbuatannya, MGR kini harus berhadapan dengan hukum dan dijerat menggunakan Pasal 435 Sub Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Egy juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya konsumsi obat keras tanpa pengawasan medis.
Menurutnya, peredaran ilegal seperti ini sangat mengancam kesehatan masyarakat, terutama kalangan remaja yang sering kali menjadi target penyalahgunaan.
Kepolisian pun mengimbau warga untuk tidak ragu melapor jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di lingkungan tempat tinggal mereka. (ant/dpi)
Load more