News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK: Masih Fokus Mintai Keterangan Dinas-dinas di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan untuk memanggil suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff.
Minggu, 19 April 2026 - 16:41 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan untuk memanggil suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya, Muhammad Sabiq Ashraff terkait kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa saat ini penyidik masih memanggil pihak-pihak di daerah untuk dimintai keterangan dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterangan-keterangan para saksi itu masih berkaitan dengan dugaan konflik kepentingan yang dilakukan Fadia Arafiq selaku Bupati dengan membuat perusahaan keluarga untuk memenangkan pengadaan di Kabupaten Pekalongan.

"Ini kan terkait dengan dugaan konflik kepentingan, di mana Bupati ini membuat perusahaan keluarga yang kemudian diduga melakukan intervensi kepada para satuan kerja untuk menunjuk perusahaan Ibu," katanya, Minggu (19/4/2026).

Budi mengungkapkan, bahwa penyidik secara maraton melakukan penyidikan dengan meminta keterangan khususnya para dinas-dinas.

"Meminta keterangan kepada pihak-pihak, terutama dinas-dinas terkait yang disuplai, terkait dengan pengadaan outsourcing tersebut," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan, usai melakukan pemeriksaan terhadap dinas-dinas di Pekalongan, KPK juga berpeluang untuk memangil saksi lain dalam kasus ini untuk memperkuat bukti-bukti perkara.

"Tentunya KPK sangat terbuka kemungkinan untuk kemudian masih akan melakukan pemanggilan, pemeriksaan kepada saksi-saksi untuk memperkuat bukti yang sudah diperoleh," jelasnya

Diketahui, kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada awal Maret 2026. Dari operasi tersebut, Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing periode 2023–2026.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan kecukupan alat bukti.

Fadia kemudian ditahan selama 20 hari pertama sejak 4 hingga 23 Maret 2026 di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Dalam perkara ini, Fadia dijerat dengan pasal terkait gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK mengungkap adanya dugaan intervensi langsung yang dilakukan Fadia dalam proses pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Menurut penyidik, perangkat daerah diduga diarahkan untuk memenangkan perusahaan tertentu, yakni PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), yang diketahui terkait dengan keluarga Fadia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Sebut Aplikasi Jaga Desa Pacu Keseriusan SPPG Kelola Program MBG

Kepala BGN Sebut Aplikasi Jaga Desa Pacu Keseriusan SPPG Kelola Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mendapatkan pengawasan ketat. Melalui kolaborasi BGN dan Kejaksaan Agung, aplikasi "Jaga Desa" resmi dikerahkan untuk memantau setiap piring makanan yang sampai ke tangan masyarakat.
Di Tengah Negosiasi, Iran Siaga Tempur

Di Tengah Negosiasi, Iran Siaga Tempur

Angkatan bersenjata Iran berada dalam posisi siap tempur penuh meskipun negosiasi antara Washington dan Teheran untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah masih berlangsung.
Komentar Dedi Mulyadi soal Pelecehan Mahasiswi oleh Guru Besar Unpad

Komentar Dedi Mulyadi soal Pelecehan Mahasiswi oleh Guru Besar Unpad

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kasus dugaan pelecehan atau kekerasan seksual verbal yang melibatkan seorang guru besar di Universitas Padjadjaran -
Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Jika Iran Batal Tampil di Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia dan 2 Negara Ini Dinilai Pantas Rebut Tiket Playoff

Wacana Iran mundur dari Piala Dunia 2026 membuka peluang bagi Timnas Indonesia. Pengamat menyebut tiga negara Asia layak berebut tiket playoff.
Kronologi Dua Pemuda di Banjarmasin Jadi Korban Pengeroyokan Celurit Saat Sedang Ngopi

Kronologi Dua Pemuda di Banjarmasin Jadi Korban Pengeroyokan Celurit Saat Sedang Ngopi

Nasib malang menimpa dua pemuda berinisial AP (20) dan MH (20) di kawasan Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara. 
Kasus Penganiayaan Tokoh Agama di Cikatomas, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus Penganiayaan Tokoh Agama di Cikatomas, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus penganiayaan seorang tokoh agama atau kiai di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sedang ditangani sesuai aturan hukum yang berlaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

Hasil Serie A: Napoli Terkejar, AC Milan Panas di Jalur Scudetto

AC Milan meraih kemenangan penting 1-0 atas Hellas Verona pada laga pekan ke-33 Liga Italia 2025/26 di Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (19/4/2026).
Juventus Panaskan Persaingan! Kalahkan Bologna Demi Ancam AC Milan dan Napoli di Serie A

Juventus Panaskan Persaingan! Kalahkan Bologna Demi Ancam AC Milan dan Napoli di Serie A

Juventus berhasil meraih kemenangan penting saat menghadapi Bologna dalam lanjutan Serie A 2025/2026, Senin (20/4/2026).
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, blak-blakan soal kegagalan skuad Garuda Muda ke semifinal Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral