News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tawaran Manis Daycare Little Aresha Berujung Penganiayaan Mengerikan pada Anak, Polisi: Kaki dan Tangannya Diikat

Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kabar penganiayaan mengerikan pada anak di tempat penitipan anak bernama Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Bahkan, yang
Minggu, 26 April 2026 - 18:26 WIB
Seusai penggerebekan, polisi menyegel Daycare Little Aresha di wilayah Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kabar penganiayaan mengerikan pada anak di tempat penitipan anak bernama Daycare Little Aresha, Yogyakarta.

Bahkan, yang membuat publik geram saat mendengar cerita orang tua korban, yang menjelaskan terkait tawaran manis dari Daycare Little Aresha hingga berujung anaknya dianiaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Daycare Little Aresha digerebek polisi pada Jumat (24/4/2026) sore dan belasan orang jadi tersangka.

Satu di antara orang tua murid yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha, Hita mengaku, pihak penitipan anak menjanjikan fasilitas yang menggiurkan.

Namun, pada kenyataannya fasilitas-fasilitas yang dijanjikan tersebut hanyalah kebohongan semata.

Bahkan ia ceritakan, bahwa saat 2024 lalu, ia dijanjikan fasilitas lengkap oleh pihak daycare seperti AC, mainan, hingga kasuur.

Namun, dua tahun berlalu, ternyata fasilitas tersebut tidak ada.

Ia menuturkan, bahwa daycare tersebut hanya tersedia matras puzzle.

"Fasilitas yang dijelaskan lengkap yaitu ada AC, kasus, mainan, dapat makan di usia dua tahun, mandi, dan lain-lain. Yang kenyataannya tanpa AC, tanpa kasur, hanya matras puzzle," jelasnya.

Hita mengakan setiap bulan ia membayar Rp1 juta untuk biaya penitipan.

Bahkan, tahun 2026 ini mengalami kenaikan menjadi Rp1,2 juta per bulan namun fasilitas yang diberikan tidak seperti yang dijanjikan.

Sementara, dari keterangan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Rizky Adrian, bahwa pihaknya menemukan fakta mengerikan saat penggerebekan.

Saat penggerebekan, personel polisi menyaksikan secara langsung diperlakukan tak manusiawi oleh pengasuh kepada anak-anak.

"Ada yang kakinya diikat, tangannya diikat, dan sebagainya," tegas Adrian saat ditemui di Mapolresta Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Untuk diketahui, Polda DI Yogyakarta pun menetapkan 13 orang jadi tersangka dalam kasus kekerasan anak ini.

Kombes Pol Ihsan selaku Kabid Humas Polda DI Yogyakarta mengonfirmasi hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan, 13 orang tersebut kini langsung ditahan usai penggerebekan.

"Tadi malam Polresta Yogyakarta telah melakukan gelar perkara dan menetapkan 13 tersangka, langsung ditahan, ini sebagai bentuk komitmen Polda DIY untuk perlindungan terhadap anak-anak kita yang memang merupakan generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan," katanya, Minggu (26/4/2026). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Digitalisasi Kopdes Merah Putih Dikebut, Menkomdigi Ungkap 3 Fokus Utamanya

Digitalisasi Kopdes Merah Putih Dikebut, Menkomdigi Ungkap 3 Fokus Utamanya

Menkomdigi menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas adopsi teknologi, tetapi menjadi langkah konkret untuk meningkatkan tata kelola Kopdes Merah Putih.
Hasil MotoGP Spanyol 2026: Marc Marquez Crash Sampai Motor Ringsek, Alex Marquez Akhiri Dominasi Marco Bezzecchi

Hasil MotoGP Spanyol 2026: Marc Marquez Crash Sampai Motor Ringsek, Alex Marquez Akhiri Dominasi Marco Bezzecchi

Hasil MotoGP Spanyol 2026, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) gagal finis usai mengalami crash. Sedangkan sang adik, Alex Marquez (Gresini) keluar sebagai juara dan mengakhiri dominasi Marco Bezzecchi (Aprilia)
Polisi sebut Tersangka di Kasus Daycare Little Aresha Bakal Bertambah: Meski sudah Ditetapkan 13 Orang

Polisi sebut Tersangka di Kasus Daycare Little Aresha Bakal Bertambah: Meski sudah Ditetapkan 13 Orang

Baru-baru ini pihak kepolisian menyebutkan bahwa jumlah tersangka dalam kasus penganiayaan anak di Daycare Little Aresha bakal bertambah, meski 13 orang sudah
Terungkap! Pengasuh Daycare Little Aresha Diduga Ambil Jatah Makan Anak hingga Korban Dibiarkan Kelaparan

Terungkap! Pengasuh Daycare Little Aresha Diduga Ambil Jatah Makan Anak hingga Korban Dibiarkan Kelaparan

Fakta mengejutkan terungkap dari kasus Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak diduga kelaparan karena jatah makanan dari orang tua dimakan pengasuh.
Buntut Penggerebekan Daycare Little Aresha, Daycare di Yogyakarta Didata Ulang

Buntut Penggerebekan Daycare Little Aresha, Daycare di Yogyakarta Didata Ulang

Pemerintah Daerah DI Yogyakarta melakukan pendataan ulang terhadap daycare-daycare di kota tersebut utamanya terkait perizinan lembaga.
Alasan Ko Hee-jin Pilih Rekrut Pevoli China Ketimbang Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Pelatih Red Sparks: Dia Pemain Penting

Alasan Ko Hee-jin Pilih Rekrut Pevoli China Ketimbang Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Pelatih Red Sparks: Dia Pemain Penting

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin mengungkapkan alasan mengapa pihaknya merekrut pevoli asal China, Zhong Hui ketimbang kembali mendatangkan Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Liga Voli Korea 2026-2027.

Trending

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Tanpa Eliano Reijnders dan Beckham Putra Nugraha, John Herdman Panggil 3 Pemain Persib untuk TC Timnas Indonesia

Alih-alih memanggil Eliano Reijnders dan Beckham Putra, John Herdman justru memanggil tiga nama Persib yang belum pernah dipanggilnya.
Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Gelar Juara dari Jakarta Pertamina Enduro, Akui Megawati Hangestri Cs Terbaik di Proliga 2026

Pelatih Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia, Alessandro Lodi mengungkapkan biang kerok tim besutannya bisa kalah dari Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026. Ia mengakui bahwa Megawati Hangestri dan kawan-kawan adalah skuad terbaik.
John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

John Herdman Buat 2 Skuad Berbeda? Ini Daftar Sementara Pemain Timnas Indonesia di TC Piala AFF 2026

Menariknya, tampaknya John Herdman akan membuat dua skuad berbeda untuk tampil di agenda FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026. 
Selengkapnya

Viral