News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

May Day 2026 Bergeser ke DPR: GEBRAK Seret Konflik Agraria, Soroti Ketimpangan Tanah hingga Kekerasan Petani

Aliansi GEBRAK bawa isu agraria ke DPR saat May Day 2026. Soroti ketimpangan lahan, PHK, hingga kekerasan terhadap petani dan masyarakat adat.
Jumat, 1 Mei 2026 - 16:23 WIB
Massa Buruh Mulai Padati Gedung DPR/MPR dalam Peringatan May Day 2026
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com — Aksi buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tidak hanya berfokus pada isu ketenagakerjaan. Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) turut membawa persoalan agraria ke Gedung DPR RI, Jumat (1/5/2026).

Dalam audiensi bersama pimpinan parlemen, mereka menegaskan bahwa konflik lahan telah menjadi faktor krusial yang memperburuk kondisi buruh, petani, hingga nelayan di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum KASBI sekaligus pimpinan kolektif GEBRAK, Sunarno, menilai persoalan tanah dan tenaga kerja merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam konteks keadilan sosial.

Ketimpangan Lahan Dinilai Picu Kemiskinan

Sunarno menegaskan bahwa penguasaan lahan oleh segelintir pihak berdampak langsung pada meningkatnya ketimpangan ekonomi dan sosial.

Menurutnya, kondisi ini menciptakan lingkaran kemiskinan yang tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga buruh yang bergantung pada sektor agraria dan industri berbasis sumber daya alam.

“Ketika tanah dikuasai segelintir kelompok, maka yang terjadi adalah ketimpangan, kemiskinan, dan diskriminasi hak,” tegasnya dalam forum tersebut.

Ia juga menyoroti bahwa sistem ketenagakerjaan tidak bisa dilepaskan dari struktur penguasaan tanah yang timpang.

Dampak Nyata: Ribuan Buruh Kehilangan Pekerjaan

Dalam pemaparannya, Sunarno mencontohkan kasus penertiban kawasan hutan di Sumatera pasca bencana ekologis. Kebijakan tersebut, menurutnya, justru memunculkan persoalan baru.

Sekitar 6.000 buruh harian lepas kehilangan pekerjaan setelah konsesi dihentikan tanpa solusi yang jelas dari pemerintah.

GEBRAK mendorong agar pemerintah segera melakukan redistribusi lahan sebagai jalan keluar agar para pekerja tetap memiliki sumber penghidupan.

“Perlu ada redistribusi tanah agar mereka tetap bisa hidup,” ujarnya.

Soroti Hunian Buruh hingga Program 3 Juta Rumah

Selain soal lahan, GEBRAK juga menyoroti kondisi tempat tinggal buruh yang dinilai masih jauh dari kata layak, terutama di sektor perkebunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sunarno menyebut banyak pemukiman buruh yang tidak memenuhi standar kemanusiaan. Ia menilai reforma agraria seharusnya mencakup aspek perumahan pekerja.

Program pembangunan 3 juta rumah pun tak luput dari kritik. Menurut GEBRAK, program tersebut belum terintegrasi dengan konsep reforma agraria.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.
Aksi Kejar-kejaran di Jember-Banyuwangi, Kemenhut Gagalkan Pengangkutan Kayu Skala Besar dari Taman Nasional Meru Betiri

Aksi Kejar-kejaran di Jember-Banyuwangi, Kemenhut Gagalkan Pengangkutan Kayu Skala Besar dari Taman Nasional Meru Betiri

Kementerian Kehutanan melalui Balai Gakkum Jabalnusra dan Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 343 batang kayu yang diduga berasal dari kawasan TN Meru Betiri. 
Persib Bandung Kembali ke Mode Juara, Shin Tae-yong dan Persija Jakarta Wajib Waspada

Persib Bandung Kembali ke Mode Juara, Shin Tae-yong dan Persija Jakarta Wajib Waspada

Persib Bandung mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang berpotensi mengancam posisi Persija Jakarta di puncak klasemen Super League 2026/2027.
Air Meluap, Bantalan Rel Kereta Api di Jember Longsor

Air Meluap, Bantalan Rel Kereta Api di Jember Longsor

PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember bergerak cepat menangani gogosan tanah di Km 10+0/1 pada petak jalan Ledokombo (LDO)–Sempolan (SPL).

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral