Gelar Rakernis Reskrim Polri Tahun 2026, Kapolri: Hadapi Situasi Global
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (Rakernis) Reskrim Polri Tahun 2026 di Aula Bareskrim Polri, Kamis (7/5/2026).
Adapun Rakernis ini turut dihadiri oleh Menkomdigi Meutya Hafid, Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Jampidum Asep Nana Mulyana, dan Sekretaris Utama (Sestama) PPATK Irjen Paul Albert Teddy Benhard Sianipar.
Tekait hal ini, Jenderal Polisi Bintang Empat ini menegaskan bahwa Rakernis merupakan upaya Bareskrim Polri untuk meningkatkan profesionalisme dengan penguatan kualitas dan kemampuan SDM.
“Hari ini kami mendapatkan undangan dari Bareskrim yang telah melaksanakan kegiatan Rakernis yang telah dilaksanakan beberapa hari ini. Dan tentunya Rakernis kali ini adalah bagian dari upaya dari Bareskrim dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dengan penguatan kualitas dan kemampuan SDM,” kata Sigit, di Bareskrim Polri, Kamis (7/5/2026).
Lebih lanjut, Sigit menerangkan, dalam peningkatan profesionalisme, maka perlu adanya peningkatan kolaborasi dan sinergisitas antar para penegak hukum, untuk bisa melaksanakan penegakan hukum secara optimal sesuai dengan apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto, khususnya menghadapi program-program rencana kerja pemerintah.
“Di sisi lain juga kita menghadapi situasi global yang tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri dan tentunya ini juga memunculkan celah-celah hukum baru yang tentunya harus kita antisipasi bersama,” jelas Sigit.
Kemudian Sigit menegaskan, sinergisitas dan kolaborasi antar seluruh instansi kementerian lembaga ini menjadi sangat penting, untuk bisa mewujudkan rasa keadilan bagi masyarakat dan juga melakukan penegakan hukum secara tegas dan tuntas terhadap para pelaku-pelaku kejahatan yang membahayakan negara, membahayakan masyarakat.
“Dan juga tentunya bagaimana kita terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat khususnya kelompok-kelompok rentan. Di satu sisi juga bagaimana kita terus mengikuti perkembangan kejahatan-kejahatan transnasional yang tentu terus berkembang untuk mencari celah-celah untuk melakukan modus-modus operandi kejahatan baru. Tentunya ini yang menjadi perhatian kita bersama,” terang Sigit.
Load more