Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran
- Kolase tangkapan layar YouTube MPRGOID & Setwapres
Ocha sendiri memahami Final LCC Empat Pilar MPR RI sangat mengguncang publik. Di balik itu, ia dan tim mendapat banjir pujian dan dukungan.
Sementara, dewan juri dan MC dalam ajang tersebut menjadi buah bibir publik. Situasi ini akibat keputusan penilaian jawaban yang seharusnya benar tetapi disalahkan berujung pengurangan atau minus lima poin.
"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang," ucap Ocha.
Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah potongan cuplikan video Final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar viral di media sosial. Akibatnya, publik menyoroti keputusan dewan juri.
Lomba Cerdas Cermat diinisiasi MPR RI mulanya diikuti sekitar sembilan sekolah menengah atas (SMA). Hingga babak final, hanya tiga sekolah yang tersisa, di antaranya SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Polemik ini terjadi saat sesi rebutan jawaban seputar pemilihan BPK. MC LCC Empat Pilar 2026 Kalbar, Shindy Luthfiana mengungkap pertanyaan, "DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?".
Ocha, peserta dari Regu C2 SMAN 1 Pontianak menjadi penekan tombol pertama. Ia langsung menjawab pertanyaan tersebut di hadapan para dewan juri.
"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ucap Ocha.
Dewan juri selaku Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB langsung menyebut jawaban tersebut membuat Regu C minus lima poin.
Menariknya, pertanyaan tersebut dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. Perwakilan dari Regu B memberikan jawaban yang sama seperti diungkap oleh Regu C.
Akan tetapi, dewan juri justru memutuskan jawaban tersebut sudah tepat. Dyastasita memberikan tambahan 10 poin sehingga mengundang aksi protes dari Regu C.
Namun, dewan juri tetap mantap pada keputusannya. Dewan juri lainnya yang menjabat sebagai Kepala Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni pun mengingatkan betapa pentingnya artikulasi saat memberikan jawaban agar mendapat 10 poin
"Begini ya, sudah diingatkan dari awal, artikulasi itu penting ya. Jadi, biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas ya," sentil Indri.
Load more