News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dalami Catatan Pemberian ke Oknum Bea Cukai, Pengusaha Heri Black Dipanggil Penyidik

KPK memeriksa pengusaha Heri Black terkait dugaan suap importasi barang dan temuan catatan pemberian kepada oknum Bea Cukai.
Selasa, 19 Mei 2026 - 15:30 WIB
Gedung KPK
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam perkembangan terbaru, KPK memanggil pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan terhadap Heri Black dilakukan setelah penyidik menemukan sejumlah barang bukti penting saat penggeledahan di wilayah Semarang beberapa waktu lalu.

KPK Dalami Catatan Pemberian ke Pihak Bea Cukai

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik tengah mendalami temuan dari rangkaian penggeledahan yang dilakukan di Semarang terkait kasus dugaan suap importasi barang.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian penyidik adalah adanya catatan terkait dugaan pemberian kepada pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Penyidik mendalami temuan dalam kegiatan penggeledahan di Semarang,” kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

Menurut Budi, temuan tersebut perlu dikonfirmasi langsung kepada Heri Black sebagai pihak yang diperiksa dalam perkara ini.

“(Didalami) di antaranya, catatan-catatan adanya pemberian ke pihak Ditjen Bea dan Cukai,” ujarnya.

Temuan itu menjadi bagian penting dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan suap importasi barang yang kini tengah diusut KPK.

Rumah Heri Black Sebelumnya Digeledah KPK

Sebelumnya, penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di rumah Heri Setiyono alias Heri Black di Semarang pada Senin (11/5/2026).

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan suap terkait importasi barang yang menyeret pejabat Ditjen Bea dan Cukai serta pihak swasta.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, catatan, hingga barang bukti elektronik.

KPK menyebut barang bukti yang diamankan membuka informasi baru terkait dugaan adanya upaya menghambat proses penyidikan perkara.

KPK Temukan Dugaan Upaya Pengkondisian Perkara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi Prasetyo mengungkapkan penyidik menemukan indikasi adanya upaya pengkondisian dalam penanganan perkara dugaan suap impor tersebut.

“Bahwa ada informasi yang didapat berupa upaya pengkondisian-pengkondisian dari pihak eksternal dalam proses penanganan perkara terkait bea dan cukai di KPK,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komnas Perempuan Desak Polisi Usut Kekerasan sebelum Pembunuhan Istri Siri di Madiun

Komnas Perempuan Desak Polisi Usut Kekerasan sebelum Pembunuhan Istri Siri di Madiun

Komnas Perempuan mengingatkan penyebutan motif cemburu atau emosi pada kasus pembunuhan sadis di Madiun Jatim berisiko menormalkan kekerasan terhadap korban.
Nova Arianto Sempat Khawatir Amar Brkic Gabung Borneo FC, Ini Alasannya

Nova Arianto Sempat Khawatir Amar Brkic Gabung Borneo FC, Ini Alasannya

Nova Arianto mengaku sempat khawatir saat Amar Brkic meninggalkan Jerman untuk Borneo FC. Namun, menit bermain dan gol sang pemain membuatnya kini merasa lega.
Nyaris Bergabung dengan Ducati di MotoGP Musim Ini, Pedro Acosta Malah Bersyukur Hal Tersebut Batal Terjadi

Nyaris Bergabung dengan Ducati di MotoGP Musim Ini, Pedro Acosta Malah Bersyukur Hal Tersebut Batal Terjadi

Pedro Acosta mengungkapkan jika dirinya bersyukur tidak jadi meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati di MotoGP musim ini.
Timnas Indonesia U-20 Bakal TC di Turki, Amerika Serikat dan Yordania Jadi Lawan Uji Coba

Timnas Indonesia U-20 Bakal TC di Turki, Amerika Serikat dan Yordania Jadi Lawan Uji Coba

Nova Arianto menyiapkan TC Timnas Indonesia U-20 di Turki pada November 2026. Amerika Serikat dan Yordania jadi lawan uji coba, Ousmane Camara ikut dipantau.
Jumlah Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Bertambah, Akses Layanan Rujukan Makin Luas

Jumlah Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Bertambah, Akses Layanan Rujukan Makin Luas

BPJS Kesehatan menambah 66 fasilitas kesehatan mitra, sehingga totalnya menjadi 3.287 rumah sakit dan klinik utama mulai 1 November 2026.
Kuasa Hukum Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Berencana Bharatu Valdo

Kuasa Hukum Minta Kapolri Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Berencana Bharatu Valdo

Kuasa hukum Bharatu Valdo, Ardy Mbalembout mengatakan, pihaknya telah menyerahkan surat kepada Kapolri Jenderal PolisiSuyudi Ario Seto

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
Kapolda Jatim Tanggapi Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto di Mabes Polri

Kapolda Jatim Tanggapi Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto di Mabes Polri

Divpropam Mabes Polri melakukan pemeriksaan intensif terhadap perwira menengah Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edy Herwiyanto. Kapolda Jatim
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Menanggapi kabar tersebut, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono belum menjelaskan secara detail mengenai duduk perkara terkait hal tersebut.
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Selengkapnya

Viral