GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD

KPK menelusuri aliran uang ke Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Menelusuri
Jumat, 22 Mei 2026 - 17:34 WIB
Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aliran uang ke Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung.

Menelusuri tersebut dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi yang dilakukan selama dua hari berturut-turut yakni Kamis (21/5) dan Jumat (22/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semuanya (saksi) hadir, untuk memberikan keterangan kepada penyidik, terkait dugaan adanya pemberian kepada Bupati," ucap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (22/5/2026).

Selain aliran uang, KPK juga mendalami soal dugaan pengkondisian pemenang proyek di luar sistem e-katalog.

"Penyidik juga menelusuri adanya dugaan pengkondisian pemenang proyek, meskipun proses PBJ-nya sudah dilakukan melalui e-katalog. Deal-deal dilakukan di luar sistem," jelas Budi.

Budi mengungkapkan, bahwa kasus ini jadi pemantik untuk evaluasi tata kelola Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Indonesia, terlebih masih masifnya korupsi di sektor pengadaan dengan berbagi modus yang dilakukan di lapangan.

Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan terhadap sepuluh saksi terkait kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Salah satu yang diperiksa hari ini, Jumat (22/5) yakni Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan tersebut tidak dilakukan di Gedung KPK Merah Putih melainkan di Kantor Polda Jawa Timur.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polda Jawa Timur," ujar Budi kepada wartawan.

Selain Plt Bupati, KPK memanggil Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sony Welli Ahmadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Imroatul Mufidah, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Achmad Mugiyono.

Selain itu, pihak yang dipanggil yakni, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lugu Tri Handoko, Direktur RSUD Campurdarat Rio Ardona, Sekretaris DPRD Tulungagung Rahadi Puspita Bintara, seorang PNS bernama Galih, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Agus Suswantoro, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hari Prastijo.

Kronologi Perkara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK telah menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka pemerasan terhadap OPD.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa Gatut diduga melakukan intervensi dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Pastikan Model Ansy Jan De Vries Bukan Korban Begal, Ternyata Luka di Kepala Akibat Bisul Pecah

Polisi Pastikan Model Ansy Jan De Vries Bukan Korban Begal, Ternyata Luka di Kepala Akibat Bisul Pecah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pernyataan Model atau MUA Ansy Jan De Vries yang mengaku menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Tak Mau Pensiun dengan Penyesalan, Pyo Seung-ju Incar Gelar Juara V league dengan Pink Spiders Sebelum Akhiri Kariernya

Tak Mau Pensiun dengan Penyesalan, Pyo Seung-ju Incar Gelar Juara V league dengan Pink Spiders Sebelum Akhiri Kariernya

Eks hitter andalan Red Sparks dan Timnas Voli Korea Selatan, Pyo Seung-ju memiliki target tinggi di V league 2026/2027.
Purbaya: Tekanan ke Rupiah Akibat Persepsi Pasar, Bukan Fundamental

Purbaya: Tekanan ke Rupiah Akibat Persepsi Pasar, Bukan Fundamental

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak memiliki kekhawatiran akan terulangnya krisis ekonomi di Indonesia. Usai menghadiri
Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Skor 3-1 atas kemenangan Arema FC dari PSIM berakhir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5/2026).
Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Werry Wilson Marbun, mengatakan penghentian perkara dilakukan karena ahli waris korban memilih tidak melanjutkan proses hukum.
IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menyentuh level terendahnya di 5.900-an pada perdagangan hari ini. Posisi itu mendekati titik terendah saat krisis

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral