News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:30 WIB
Bupati Pekalongan, Nonaktif Fadia Arafiq
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tersangka terhadap Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq. Mantan penyanyi itu diduga telah memiliki konflik kepentingan dengan membuat perusahaan bersama keluarga untuk memenangkan pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pengembangannya KPK mendapatkan informasi bahwa dalam kasus ini tidak hanya untuk memperkaya diri tetapi terdapat kepentingan politik.

Diketahui, Fadia di dalam kasus ini mengatur para tenaga kerja outsoucing untuk ditempatkan di sejumlah dinas.

Pengaturan itulah yang dimanfaatkan Fadia untuk memperoleh suara untuk berkontestasi dalam Pemilihan Kepala Daerah. Bahkan KPK juga mengungkap, ada ancaman yang dikeluarga tersangka kepada para pekerja.

"Kemudian didapati informasi dan keterangan adanya dugaan bahwa para staf outsourcing ini jika tidak mendukung FAR dalam kontestasi pilkada akan diberhentikan atau diganti oleh personil lainnya," ucap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (29/5/2026).

"Artinya memang di sini ada dugaan mobilisasi atau pengerahan staf-staf outsourcing ini dalam pilkada di Pekalongan," sambungnya.

Meski begitu, KPK belum dapat membeberkan ancaman apa saja yang dilakukan oleh Fadia. Dalam hal ini penyidik masih terus mendalami dugaan tersebut.

Nantinya, hasil dari penyidikan menjadi pengayaan lembaga anti rasuah untuk khususnya terkait dengan kajian partai politik (parpol) maupun soal Pemilu.

"Khususnya terkait kajian partai politik maupun kepemiluan, supaya nanti hasil dan rekomendasinya pun juga bisa lebih berkembang, lebih update lagi sesuai dengan perkembangan modus-modus rekayasa dalam proses pemilu," jelasnya.

Sekedar informasi, perkara dugaan korupsi di Pekalongan, KPK telah menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal.

Fadia diduga telah membuat perusaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) bersama dengan keluarganya untuk memenangkan sejumlah pengadaan di Pemkab Pekalongan.

Suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu sebelumnya juga sudah dilakukan pemeriksaan terkait kepemilikan perusahaan tersebut.

Sementara itu PT RNB dibawah keluarga Fadia, telah melakukan transaksi sebesar Rp46 miliar dari berbagai proyek pengadaan dalam periode 2023-2026.

Dari jumlah tersebut, sebagian dana diduga mengalir kepada sejumlah pihak yang memiliki hubungan keluarga. Rinciannya sebagai berikut:

• Fadia Arafiq: Rp5,5 miliar

• Mukhtaruddin Ashraff Abu: Rp1,1 miliar

• RUL: Rp2,3 miliar

• MSA: Rp4,6 miliar

• MHN (anak bupati): Rp2,5 miliar.

Total dana yang diduga dinikmati bersama keluarga mencapai sekitar Rp19 miliar.(aha/raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Komisi Aplikasi 8 Persen, Para Pengemudi Ojek Online di Bekasi Ungkap Penerapannya di Lapangan

Soal Komisi Aplikasi 8 Persen, Para Pengemudi Ojek Online di Bekasi Ungkap Penerapannya di Lapangan

Sejumlah mitra ojol mengungkap pendapatannya setelah penerapan aplikasi 8 persen. Pendapatan para driver ojol dipengaruhi beragam kondisi. 
Di Tengah Polemik Ruben Onsu dan Jordi Onsu, Betrand Peto Akui Sudah Lama Tak Berkomunikasi

Di Tengah Polemik Ruben Onsu dan Jordi Onsu, Betrand Peto Akui Sudah Lama Tak Berkomunikasi

Betrand Peto mengaku sudah lama tak berkomunikasi dengan Jordi Onsu di tengah polemik keluarga bersama Ruben Onsu. Simak penjelasan lengkap Betrand berikut ini.
Jadi Pendiri WAICO, Airlangga Ungkap Potensi Cuan Ekonomi Digital Capai US$2 Triliun

Jadi Pendiri WAICO, Airlangga Ungkap Potensi Cuan Ekonomi Digital Capai US$2 Triliun

Bergabungnya Indonesia sebagai salah satu negara pendiri WAICO diyakini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam tata kelola AI global, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Daftar Drama dan Film Win Metawin, Aktor Thailand yang Siap Sapa Penggemar di Jakarta

Daftar Drama dan Film Win Metawin, Aktor Thailand yang Siap Sapa Penggemar di Jakarta

Berikut daftar drama dan film Win Metawin, aktor Thailand yang siap menggelar fan meeting di Indonesia bertajuk "Just You & Win: Solo Fan Meeting in Jakarta".
Hasil Timnas Indonesia Abroad: Debut Ole Romeny di Fortuna Sittard Berakhir Tragis, De Fortunezen Kalah Telak 1-3 dari Olympiacos

Hasil Timnas Indonesia Abroad: Debut Ole Romeny di Fortuna Sittard Berakhir Tragis, De Fortunezen Kalah Telak 1-3 dari Olympiacos

Debut Ole Romeny bersama Fortuna Sittard belum berakhir sesuai harapan. Striker Timnas Indonesia telan kekalahan saat klub barunya tumbang 1-3 dari Olympiacos.
Nenek 90 Tahun Dipaksa Melayani Nafsu Pria 31 Tahun dengan Diancam Akan Dibunuh

Nenek 90 Tahun Dipaksa Melayani Nafsu Pria 31 Tahun dengan Diancam Akan Dibunuh

Polsek Grobogan, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap perempuan lanjut usia (lansia) yang diwarnai kekerasan tersebut.

Trending

Pernah 10 Tahun Jadi Penyidik KPK, Ini Profil Kajati Sumut yang Masuk Tim Penyidik khusus Kasus Eks Jampidsus

Pernah 10 Tahun Jadi Penyidik KPK, Ini Profil Kajati Sumut yang Masuk Tim Penyidik khusus Kasus Eks Jampidsus

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Rizaldi mengatakan Muhibuddin dipercaya menjalankan tugas tersebut secara profesional sesuai amanah yang diberikan Kejaksaan Agung.
Hotman Sebut Febrie Tangan Kanan Prabowo yang Dikriminalisasi: Ia Kembalikan Uang Negara Rp430 Triliun

Hotman Sebut Febrie Tangan Kanan Prabowo yang Dikriminalisasi: Ia Kembalikan Uang Negara Rp430 Triliun

Hotman sebut Febrie merupakan tangan kanan Presiden Prabowo di Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang telah menyetor uang ke negara Rp430 triliun dari penegakkan hukum. 
Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris menyatakan rumah milik kliennya Febrie Adriansyah di Sentul, Kabupaten Bogor, telah digunakan oleh Don Ritto selaku pihak swasta sejak 2022 lalu.
Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) akan meluncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Bali-Nusa Tenggara, Jawa, Maluku dan Papua pada 21 Juli 2026.
4 Shio yang Paling Hoki pada 19 Juli 2026, Ular Melebihi Harapan

4 Shio yang Paling Hoki pada 19 Juli 2026, Ular Melebihi Harapan

4 shio yang paling hoki pada 19 Juli 2026 sudah terungkap! Ular melebihi harapan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Minggu besok dan siapkan dirimu!
Jadi Anggota Pendiri WAICO, Indonesia Diminta Realisasikan Kesiapan Industri AI Dalam Negeri

Jadi Anggota Pendiri WAICO, Indonesia Diminta Realisasikan Kesiapan Industri AI Dalam Negeri

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi menjadi salah satu anggota pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Menurut Hotman, apabila Tan Kian benar memberikan suap kepada Febrie Adriansyah, maka seharusnya pengusaha tersebut menjadi tersangka.
Selengkapnya

Viral