News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Absen di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Sampaikan Permintaan Maaf Langsung kepada Putin

Menlu Sugiono menyampaikan permintaan maaf Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin negara peserta ASEAN-Rusia Summit setelah Kepala Negara memutuskan tidak menghadiri forum tingkat tinggi tersebut di Kazan, Rusia.
Jumat, 19 Juni 2026 - 12:57 WIB
Prabowo Absen di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Sampaikan Permintaan Maaf Langsung kepada Putin
Sumber :
  • Dok. Kemlu

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan, permintaan maaf Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan para pemimpin negara peserta ASEAN-Rusia Summit setelah Kepala Negara memutuskan tidak menghadiri forum tingkat tinggi tersebut di Kazan, Rusia.

Dalam pidatonya mewakili Indonesia pada KTT ASEAN-Rusia, Sugiono terlebih dahulu menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo atas undangan yang diberikan Pemerintah Federasi Rusia serta penyelenggaraan pertemuan yang dinilai berlangsung dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Putin dan Pemerintah Federasi Rusia atas undangan untuk menghadiri pertemuan yang sangat penting ini,” kata Sugiono dalam pidatonya, dikutip Jumat (19/6/2026).

“Kami juga menyampaikan penghargaan atas penyelenggaraan yang sangat baik serta keramahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia,” lanjutnya.

Namun, di hadapan para peserta forum, Sugiono juga menyampaikan permohonan maaf langsung dari Presiden Prabowo karena tidak dapat hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut.

“Kedua, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus dari Presiden Prabowo karena tidak dapat hadir secara langsung pada pertemuan ini,” ujar Sugiono.

Menurut Sugiono, Presiden Prabowo saat ini memilih tetap berada di Indonesia untuk menangani sejumlah agenda domestik yang membutuhkan perhatian langsung pemerintah.

“Saat ini beliau harus berada di tanah air untuk menangani sejumlah urusan domestik yang mendesak,” katanya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjelaskan alasan ketidakhadiran Prabowo dalam salah satu forum penting yang mempertemukan negara-negara ASEAN dengan Rusia di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa keputusan Presiden tidak menghadiri KTT ASEAN-Rusia diambil setelah mempertimbangkan berbagai agenda prioritas di dalam negeri yang masih perlu mendapatkan perhatian khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri,” kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).

Meski Presiden tidak hadir secara langsung, pemerintah menegaskan hubungan Indonesia dengan negara-negara ASEAN maupun Rusia tetap berjalan erat. Prasetyo menyebut Prabowo sebelumnya telah mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi ASEAN dan melakukan pembahasan strategis bersama para pemimpin kawasan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah

Trending

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

Jumlah Penumpang KA YIA PSO Meningkat, Wates-Bandara YIA Kian Terhubung

KAI Bandara mencatat pertumbuhan positif jumlah pengguna KA Bandara YIA Reguler (PSO) sepanjang periode 1 Januari–31 Agustus 2026 sebanyak 1.230.728 penumpang
Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

Kasus Pungli Rekrutmen Mengemuka, DPRD Surabaya Minta Sistem Dievaluasi

DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem rekrutmen tenaga kerja di lingkungan pemerintah daerah.
Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Mahasiswa Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi UIN Jakarta

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

KLH Dukung PPLI Perkuat Pengelolaan Limbah PCB, Targetkan Zero PCB 2028

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmennya mendukung PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dalam memperkuat kapasitas pengelolaan limbah
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral