Dampak Taufik Hidayat Buat Cacat Pacarnya, Kakak YTR: Saya Ingin Ambil Mata Pelaku untuk Adik Saya!
- Kolase Istimewa & tvOne
Bandung, tvOnenews.com - Kakak YTR, Afif kembali berbicara kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan dilakukan oleh Taufik Hidayat (30) terhadap adiknya. Peristiwa ini tidak hanya memicu amarah publik, tetapi juga menimbulkan luka bagi pihak keluarga.
Afif bersyukur Taufik Hidayat ditangkap oleh pihak kepolisian. Tersangka diringkus tim penyidik Polda Jabar di tempat persembunyiannya di Majalaya, Kabupaten Bandung, Selasa (23/6/2026).
Afif mengaku dirinya sempat langsung dikabarkan oleh polisi. Hal itu terjadi setelah Taufik Hidayat ditangkap dan dibawa ke Mapolda Jabar untuk diperiksa lebih mendalam.
Kabar tersebut membuat Afif dan keluarga bersikeras untuk bertemu dengan Taufik Hidayat. Akan tetapi, pihaknya tidak mendapat izin lebih dulu agar tidak mengganggu proses pemeriksaan.
"Sebenarnya untuk kemarin waktu pertama kali ada laporan penangkapan, saya sempat datang ke sana, cuma dari pihak keluarga belum boleh diperkenankan buat bertemu dengan pelaku," ujar Afif saat ditemui tim tvOne di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis (25/6/2026).
Keinginan Keluarga YTR setelah Taufik Hidayat Ditangkap
- Instagram @rozakabdul_cililin
Afif memaklumi larangan tersebut. Namun, ia menyampaikan harapannya agar dirinya dan pihak keluarga bisa bertemu secara langsung dengan pelaku.
Ia menyampaikan keinginan terpendamnya jika bertemu dengan pelaku. Kakak YTR tersebut menginginkan Taufik Hidayat bisa merasakan seperti yang dialami oleh adiknya.
"Jangan dikatakanlah saya ingin apa, cuma keinginan saya berat, saya ingin ambil matanya buat adik saya," ungkapnya.
Ia menyampaikan alasan dari keinginan tersebut. Pasalnya, tersangka telah tega menyekap pacarnya sendiri selama bertahun-tahun.
Ironisnya, warga asal Nagreg, Kabupaten Bandung tersebut juga diduga menyiksa adik Afif. Dugaan tindak kekerasan itu memicu luka mendalam bagi pihak keluarga.
YTR sendiri saat ini mengalami luka berat. Wanita asal Rancaekek, Bandung tersebut harus menderita cacat seumur hidup, terutama dari segi matanya yang divonis minim kembali melihat secara normal.
Dampak YTR mengalami cacat seumur hidup membuat Afif ingin membalaskan dendam. Kata dia, minimal adiknya kembali melihat menggunakan bola mata milik tersangka.
"Supaya dia bisa melihat lagi karena sampai sekarang adik saya itu ingin bisa melihat lagi," lanjutnya.
Keinginan tersebut juga mendorong agar YTR kembali semangat menjalani hidupnya. Meski telah dalam kondisi memprihatinkan, korban sempat mengaku ingin bisa beraktivitas lagi.
"Adik saya semangat sekali buat ke depannya. Makanya, dia ingin sembuh lagi, ingin bisa melihat juga," terangnya.
Kondisi Terkini YTR
Dalam kesempatan itu, Afif juga membagikan kondisi terbaru YTR sejak menjalani perawatan dan pemulihan secara medis di RSHS Bandung. Ia menyampaikan bahwa, kesehatan korban semakin berangsur membaik.
YTR sebelumnya sempat sama sekali tidak bisa berjalan. Akibat disekap selama bertahun-tahun, korban mengalami kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya.
"Alhamdulillah juga sekarang itu sudah mulai belajar untuk duduk dan berjalan sekarang. (Masalah komunikasi) Alhamdulillah juga mulai lancar," katanya.
Diketahui, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR menghebohkan publik. Peristiwa ini terungkap setelah pihak keluarga menerima kabar bahwa korban berada di RSHS Bandung.
Berdasarkan keterangan dari korban, YTR menghilang sejak tiga tahun lalu. Hal itu terjadi setelah wanita yang juga berasal dari Antapani, Kota Bandung tersebut memiliki kekasih bernama Taufik Hidayat.
Selepas itu, komunikasi antara YTR dan pihak keluarga terputus. Di momen inilah membuat korban diduga disekap dan dianiaya oleh Taufik Hidayat selama bertahun-tahun.
Peristiwa ini mendorong keluarga melaporkan kepada Polda Jabar pada 12 Juni 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi menetapkan Taufik Hidayat sebagai buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).
Tim penyidik Polda Jabar berhasil meringkus Taufik Hidayat. Penangkapan berlangsung di tempat persembunyiannya di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung pada Selasa, 23 Juni 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.
Dari penangkapan ini, polisi mengungkap rute jejak pelarian tersangka. Pacar YTR tersebut sempat kabur ke wilayah Tangerang sebelum kembali ke Bandung.
Polisi telah mendapatkan sejumlah fakta dari hasil pemeriksaan sementara. Hal itu diungkap saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jabar, Rabu, 24 Juni 2026.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan bahwa, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Taufik Hidayat juga menyesal telah melakukan dugaan penyekapan dan penganiayaan akibat di bawah pengaruh alkohol setiap harinya yang menyebabkan pertengkaran dengan YTR.
Terkini, Taufik Hidayat telah berada di sel tahanan khusus. Meski seorang diri, tersangka tetap dipantau kamera CCTV selama 24 jam.
(hap)
Load more