News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Pasien Diduga Dilecehkan Oknum Nakes di ICU RSUD Martapura, Sempat Rekam hingga Pintu Ruangan Terkunci

Sebuah video pasien perempuan, KU (26) diduga mengalami pelecehan seksual oknum tenaga kesehatan (nakes) di ruang ICU RSUD Martapura, OKU Timur, Sumsel viral.
Rabu, 15 Juli 2026 - 04:13 WIB
Ilustrasi pasien wanita mengalami pelecehan seksual oleh tenaga kesehatan (nakes)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

OKU Timur, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pasien perempuan berinisial KU (26) diduga mengalami pelecehan seksual viral. Peristiwa itu terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Video itu diunggah di Instagram korban @khoiroh_ummah1. KU menceritakan dugaan tindakan asusila dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan (nakes) saat tidak berdaya dan dirawat di ruang ICU RSUD Martapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban yang dalam kondisi terbaring lemas dan menggunakan masker oksigen mengaku sebagai korban pelecehan seksual setelah dikasih obat bius.

Suami korban, Tri Susilo (28) menceritakan peristiwa tersebut. Hal ini bermula saat KU dipindahkan dari ruang IGD untuk ditangani di ruang ICU RSUD Martapura pada Sabtu (11/7/2026), sekitar pukul 15.34 WIB.

"Posisi istri saya itu sekitar siang dia mengalami kejang-kejang. Setelah kejang, barulah dia dikasih obat penenang," ujar Tri saat dihubungi tvOnenews.com, Rabu (15/7/2026).

Alasan Dirawat di ICU RSUD Martapura

Tri mengungkapkan penyebab kejang-kejang tersebut dampak dari riwayat penyakit istrinya. KU mengalami penyakit jantung diderita selama tiga tahun sehingga terjadinya epilepsi.

Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat. Dampaknya bisa menyebabkan penderitanya mengalami kejang berulang tanpa menunjukkan penyebab demam.

"Awal mulanya sakit jantung karena ada riwayat penyakit jantung. Itu kurang lebih tiga tahun dan terakhir mengalami kejang," terangnya.

Kejadian epilepsi membuat dokter yang menangani pasien, dr Hasiolan dan tim medis memberikan obat bius. Pasien juga dikasih obat penenang.

"Kita keluarga masih di situ saat posisi kejang. Ada kakak ipar sama keluarga lain juga menyaksikan. Setelah itu kita tinggal ke luar karena ruangan ICU tidak boleh sembarangan masuk," terangnya.

Momen Korban Dilecehkan

Posisi keluarga masih menunggu selama beberapa jam. Pada sore hari sekitar pukul 15.34 WIB, peristiwa tidak senonoh terjadi dialami oleh KU.

KU sempat merekam dugaan pelecehan seksual oleh seorang petugas berinisial SL. Ia membuat video sekitar berdurasi 4 menit secara diam-diam sebagai barang bukti kuat.

Posisi korban hanya sendirian. Selain KU, pihak yang berada dalam ICU diduga seorang perawat bertugas berinisial SL dan satu lansia dirawat sedang tidur.

"Istri saya sendiri tapi ada pasien seorang ibu tua tapi tidur. Kemudian, ada SL sama teman satu shiftnya inisial P tapi dia menyebut lagi keluar makan dan shalat. Otomatis istri sendirian dan momen itu kejadiannya," bebernya.

KU langsung trauma berat hingga mengalami ketakutan hebat. Korban memutuskan untuk video call suami secara diam-diam tanpa bersuara pasca kejadian.

"Istri video call saya setelah kejadian hal yang tidak senonoh di sekitar jam segitu. Untungnya istri saya sempat merekam dan dia sedang sadar, bukan karena efek obat bius," jelasnya.

Sang suami pun cemas. Tri langsung menuju ruang ICU karena melihat kondisi istrinya yang semakin memprihatinkan.

"Setelah istri video call, saya cemas karena pasien itu mau dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Husein," lanjutnya.

Pintu Ruangan ICU Terkunci

Tri berusaha masuk ke ruangan ICU. Ia sempat mengalami kendala karena pintu di tempat istri dirawat terkunci.

Ia berusaha mengetuk pintu beberapa kali namun sama sekali tak ada jawaban. Ia pun menambahkan suara ketukan sehingga SL membukakan pintu.

"Istri saya kok menangis terus ada apa. Saya tanya lagi kenapa menangis histeris mulu. Kata istri, 'saya dilecehkan, saya dipegang ininya'," tuturnya.

Ia terkejut mendengar pengakuan sang istri. Tri coba memastikan kebenarannya hingga bertanya kepada SL yang diduga telah melecehkan KU.

"Saya bertanya, 'kenapa, ada apa Pak? Bapak melecehkan istri saya?'. Reaksi dia cuma diam dengan wajah pucat," tambahnya.

Suara Laki-laki Terekam Video

Tri mengatakan, sang istri langsung memberikan bukti video tersebut. Ia terkejut di dalam rekaman terdengar suara seorang laki-laki.

"Istri saya sempat merekam dan ada suara laki-laki. Saya tanya ke teman satu shiftnya yang perempuan, 'Bu, kenal enggak sama suara ini?'. Kata dia, 'kenal ini teman saya' ya itu si SL tadi," paparnya.

Dugaan tindakan pelecehan seksual ini mendorong suami korban melaporkan peristiwa tidak senonoh tersebut ke Polres OKU Timur pada malam hari.

Kasatreskrim Polres OKU Timur, Iptu Rendi Ramadhona membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Pihaknya langsung mengerahkan 4-5 penyidik untuk melakukan penyelidikan.

"Masih kami dalami. Untuk laporan sudah kami terima," kata Rendi, Selasa (14/7/2026).

Tim penyidik masih melakukan pengumpulan keterangan dari korban, para saksi hingga alat bukti seperti video dan sebagainya. Tujuannya untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara terjadi di ruang ICU RSUD Martapura.

Reaksi RSUD Martapura

Manajemen RSUD Martapura merespons laporan tersebut. Pihak rumah sakit membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap pasien inisial KU.

Humas RSUD Martapura, Immala Dewi menegaskan, informasi yang merebak masih bersifat dugaan. Polisi masih klarifikasi lantaran dokter yang menangani pasien menjelaskan korban mengaku adanya dasar dugaan tersebut pasca kondisi membaik dan sadar.

Immala menilai tuduhan yang beredar tidak sesuai dengan fakta. Pihak RSUD Martapura tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Polisi sudah datang melakukan klarifikasi. Kini masih dilakukan validasi terhadap seluruh informasi yang ada," tukasnya.

(hap)

 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi Raih Gelar Rookie of the Year Moto3 2026, Ini Alasannya

Veda Ega Pratama Akui Tak Terobsesi Raih Gelar Rookie of the Year Moto3 2026, Ini Alasannya

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengaku tak terobsesi dalam perburuan meraih gelar Rookie of the Year di Moto3 2026. Hal ini tentu bukan tanpa alasan.
Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pencurian disertai kekerasan (curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojol berinisial ATP di basecamp ojol Tangerang.
Ketua MPR RI Ungkap Pemerintah Iran Berharap Prabowo Berkunjung ke Teheran

Ketua MPR RI Ungkap Pemerintah Iran Berharap Prabowo Berkunjung ke Teheran

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut pemerintah Iran memiliki harapan untuk bisa mengundang Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Teheran, Iran.
Mario Aji Bawa Kabar Baik, Ungkap Pemulihan Cedera Sudah Capai 90 Persen

Mario Aji Bawa Kabar Baik, Ungkap Pemulihan Cedera Sudah Capai 90 Persen

Pembalap Indonesia, Mario Aji menyampaikan kabar baik, yakni tentang kondisi perkembangan proses pemulihan pasca cedera.
Terungkap! Ini yang Paling Diinginkan Ruben Onsu hingga Gugat Hak Asuh Anak terhadap Sarwendah

Terungkap! Ini yang Paling Diinginkan Ruben Onsu hingga Gugat Hak Asuh Anak terhadap Sarwendah

Ruben Onsu mengungkap alasan menggugat hak asuh anak terhadap Sarwendah. Simak hal yang paling diinginkan Ruben Onsu menurut kuasa hukum dan KPAI.
Harga Emas Antam Hari Ini 15 Juli 2026 Naik Rp20.000 Jadi Rp2.635.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Juli 2026 Naik Rp20.000 Jadi Rp2.635.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 15 Juli 2026 terpantau naik Rp20.000 menjadi Rp2.635.000 per gram.

Trending

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia membebaskan visa kunjungan untuk warga Kazakhstan mulai 9 Juli 2026.
Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil Semifinal Piala Dunia 2026: Buat Prancis Tak Berkutik, Spanyol Jadi Tim Pertama yang Melangkah ke Partai Final

Hasil semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis yang berhasil dimenangkan oleh La Furia Roja di Stadion Dallas, Dallas, Amerika Serikat Rabu (16/7).
QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Perkembangan sistem pembayaran digital terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Reaksi Didier Deschamps Usai Prancis Gagal Lolos ke Final Piala Dunia 2026: Pertanyakan Kualitas Wasit Hingga Akui Tampil Buruk

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps buka suara usai Les Bleus gagal lolos ke final Piala Dunia 2026 karna kalah dari Spanyol di semifinal, Rabu (15/7/2026).
3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 Shio yang Tiba-tiba Cuan pada 16 Juli 2026, Anjing Paling Tak Terduga

3 shio yang tiba-tiba cuan pada 16 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling tak terduga, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Kamis besok sekarang juga!
31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

31 Saksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung oleh Taufik Hidayat Diperiksa, Penyidikan Masih Berlangsung

Sebanyak 31 saksi diperiksa dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Geger Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Pelaku Ternyata Siswa Kelas 3, Terungkap Motifnya

Pihak kepolisian tengah mendalami alasan di balik aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) yang meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (14/7).
Selengkapnya

Viral