News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabut Asap Imbas Karhutla, Pemkab Gumas Kalteng Pangkas Jam Belajar Sekolah

Sekretaris Daerah Gumas Richard mengatakan pengurangan waktu belajar dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:59 WIB
Ilustrasi: Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan Siak IV yang dipenuhi kabut asap di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), memangkas durasi pembelajaran bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP. Kebijakan tersebut diterapkan karena kualitas udara di wilayah itu terganggu oleh kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Sekretaris Daerah Gumas Richard mengatakan pengurangan waktu belajar dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jam tatap muka dipangkas, yakni dari 30 menit menjadi 20 menit per jam pelajaran untuk jenjang PAUD, dari 35 menit menjadi 25 menit untuk SD, dan dari 40 menit menjadi 30 menit untuk SMP," ungkapnya, Sabtu 29 Agustus 2026.

Selain mempersingkat waktu setiap jam pelajaran, Pemkab Gumas mengubah waktu masuk sekolah. Peserta didik yang sebelumnya mulai belajar pukul 07.00 WIB kini masuk pada pukul 08.00 WIB.

Upacara bendera yang biasanya digelar di lapangan sekolah juga ditiadakan. Ketentuan tersebut mulai diterapkan sejak 28 Agustus 2026 dan akan dikembalikan seperti semula setelah kondisi udara membaik.

Kepala sekolah juga diwajibkan mengingatkan siswa untuk mengenakan masker ketika beraktivitas, baik di dalam maupun di luar ruang kelas.

Sekolah diminta membatasi aktivitas yang dilakukan di luar ruangan. Selain itu, pembakaran sampah di area sekolah tidak diperbolehkan.

Para kepala sekolah juga harus menyampaikan laporan perkembangan kabut asap secara berkala kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Gumas melalui Bidang Pembinaan SD dan SMP.

Sebelumnya, Pemkab Gumas meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau. Penguatan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan melibatkan berbagai unsur secara terpadu dan berkelanjutan.

Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan langkah kesiapsiagaan tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana, kesiapan personel, koordinasi antarlembaga, serta penguatan kemampuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pemerintah daerah juga berkomitmen menangani karhutla secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, BPBD, instansi terkait, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat.

Untuk meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman karhutla, Pemkab Gumas telah menetapkan Status Siaga II sejak 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026.

Status tersebut diikuti dengan pengoperasian posko siaga karhutla di empat kecamatan, yakni Kurun, Tewah, Sepang, dan Rungan.

Pencegahan karhutla dilakukan melalui pemantauan titik panas, patroli, serta sosialisasi kepada masyarakat. Kapasitas BPBD juga diperkuat melalui dukungan anggaran, termasuk memastikan ketersediaan sumber air dan kebutuhan air bersih bagi warga.

Pemkab Gumas menegaskan penolakan terhadap pembakaran hutan dan lahan secara sengaja serta mendukung proses penegakan hukum bagi pelakunya.

Selain itu, pemerintah daerah memperkuat Tim Terpadu yang melibatkan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), Manggala Agni, dan pemadam kebakaran (Damkar). Langkah tersebut dilakukan untuk menekan dampak karhutla terhadap masyarakat. (ant/nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Bos Persib Ungkap Faktor Kekalahan Persib dari Madura United, Mulai dari Cuaca Panas Hingga Kelelahan

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menilai faktor ketidakberuntungan ikut memengaruhi hasil pertandingan tersebut.
Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Pegadaian Raih Penghargaan di Asian Innovation Excellence Awards 2026

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya atas pengakuan di tingkat internasional tersebut. 
Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

Cetak 27 Gol dalam Tujuh Laga, ASIOP Lolos ke Final Piala Soeratin U-13 2026

ASIOP memastikan tempat di final Piala Soeratin 2026 kategori U-13 setelah mengalahkan Papua Football Academy (PFA) dengan skor mencolok 3-0.
Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Jangan Tunggu Sampai Bermasalah, Berikut Ini 5 Alasan Aki Mobil Wajib Dicek Secara Rutin

Aki mobil menjadi salah satu komponen penting yang sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan.
Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Dari Pahlawan Timnas Indonesia Jadi Penghangat Bangku Cadangan, Ini Nasib 4 Pemain Garuda usai FIFA ASEAN Cup

Empat penggawa Timnas Indonesia belum mendapat kesempatan bermain di klub setelah juara FIFA ASEAN Cup 2026. Simak nasib Paes, Baggott, Romeny, dan Pattynama.
Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar Pemain Film Laut Bercerita, Pemeran Gusti Suroso Akhirnya Terungkap?

Daftar pemain film Laut Bercerita terungkap, termasuk Aksara Dena sebagai Gusti Suroso, karakter dokumentator Geng Winatra yang menyimpan rahasia besar.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral