KAI Kejar Keselamatan 190 Perlintasan Kereta, 145 Titik Sudah Diperkuat hingga Agustus 2026
- Tangkapan layar tvOne
“Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bobby.
Petugas Penjaga Juga Diperkuat
Selain membangun fasilitas, KAI memperkuat kesiapan petugas yang bertugas menjaga perlintasan sebidang.
Anne mengatakan kontrak Petugas Penjaga Pintu Perlintasan (PJL) telah ditandatangani pada 12 Agustus 2026. Setelah itu, pelaksanaan On Job Training telah dimulai.
Pendidikan dan pelatihan bagi PJL juga dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kesiapan petugas dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
“Kontrak Petugas Penjaga Pintu Perlintasan telah ditandatangani pada 12 Agustus 2026, pelaksanaan On Job Training telah dimulai, dan pendidikan serta pelatihan PJL dilakukan secara bertahap,” beber Anne.
Penguatan petugas tersebut menjadi bagian dari upaya KAI untuk meningkatkan keselamatan di titik perlintasan, selain pembangunan berbagai fasilitas pendukung.
Pengguna Jalan Tetap Jadi Kunci
Meski fasilitas dan penjagaan terus diperkuat, KAI mengingatkan keselamatan di perlintasan sebidang juga sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan.
Bobby mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan ketika melewati perlintasan kereta api.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang,” ujar Bobby.
Anne juga mengingatkan pengguna jalan untuk berhenti sebelum melewati perlintasan dan memastikan kondisi benar-benar aman. Masyarakat juga wajib mematuhi rambu lalu lintas dan tidak menerobos ketika kereta api akan melintas.
Menurut Anne, tindakan sederhana sebelum melintas dapat membantu mencegah risiko kecelakaan.
“Keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan kedisiplinan bersama. Perilaku sederhana seperti berhenti, melihat kondisi sekitar dan memastikan aman sebelum melintas dapat mencegah risiko kecelakaan,” kata Anne.
Dengan progres 145 titik dari 190 titik prioritas atau 77,37 persen hingga 25 Agustus 2026, KAI masih melanjutkan program peningkatan keselamatan perlintasan sebidang. Penanganan dilakukan berdasarkan pemetaan, verifikasi, kebutuhan fasilitas, kesiapan petugas, serta kondisi masing-masing lokasi. (ant)
Load more