News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Utan Sampurna Mati Imbas Karhutla, PDHI: Pertanda Ancaman Kesehatan Lingkungan

Sampurna merupakan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) jantan dewasa. Ia ditemukan lemas dan tidak sadar di kawasan perkebunan sawit di Ketapang
Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB
Orang utan bernama Sempurna mati akibat asap karhutla di Kalimantan.
Sumber :
  • YIARI

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian orangutan bernama Sampurna di Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi peringatan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengancam satwa liar. Manusia yang hidup di wilayah terdampak juga menghirup udara yang sama dan menghadapi risiko gangguan kesehatan serupa.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V sekaligus Calon Ketua Umum PB PDHI, drh. Mirjawal mengatakan orangutan dapat menjadi salah satu penanda awal atau sentinel terhadap ancaman kesehatan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Paru-paru orangutan dan paru-paru manusia menghadapi asap yang sama. Ketika satwa liar mulai mengalami gangguan pernapasan berat, kita harus membacanya sebagai peringatan bahwa kondisi lingkungan juga dapat mengancam kesehatan masyarakat,” kata Mirjawal.

Sampurna merupakan orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) jantan dewasa. Ia ditemukan lemas dan tidak sadar di kawasan perkebunan sawit di Ketapang pada 30 Agustus 2026. BKSDA Kalimantan Barat bersama Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) segera mengevakuasi Sampurna. 

Dokter hewan memberikan terapi oksigen dan cairan melalui infus, tetapi kondisinya terus memburuk hingga akhirnya mati pada 1 September 2026.

Hasil nekropsi menemukan perubahan pada beberapa organ, terutama paru-paru, jantung, dan ginjal. Gangguan paru-paru diduga berkaitan dengan paparan asap dan menyebabkan tubuh Sampurna mengalami kekurangan oksigen akut.

Mirjawal mengapresiasi masyarakat, BKSDA Kalimantan Barat, YIARI, dokter hewan, serta seluruh petugas yang terlibat dalam penyelamatan Sampurna.

“Tim lapangan telah bekerja dalam situasi yang tidak mudah. Upaya mereka patut dihormati karena setiap tindakan penyelamatan juga menghasilkan informasi penting mengenai kondisi kesehatan satwa dan lingkungannya,” ujarnya.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V
Sumber :
  • ist

Sampurna tercatat sebagai orangutan ketujuh yang dievakuasi dalam gelombang karhutla tersebut dan menjadi kematian pertama yang tercatat dalam episode kebakaran ini.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal
Sumber :
  • ist

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Mirjawal, kondisi Sampurna seharusnya tidak dilihat hanya sebagai satu kasus kematian satwa. Pada saat yang sama, asap karhutla juga mengganggu aktivitas masyarakat, memaksa pembelajaran dilakukan secara daring, dan meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

“Ketika satwa dan manusia menunjukkan gangguan kesehatan dalam wilayah dan waktu yang sama, datanya harus dibaca secara bersama. Inilah makna nyata pendekatan One Health,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reno Munz Diduga Jadi Pemain Misterius Calon Naturalisasi Timnas Indonesia, Dua Petunjuknya Cocok!

Reno Munz Diduga Jadi Pemain Misterius Calon Naturalisasi Timnas Indonesia, Dua Petunjuknya Cocok!

Reno Munz mencuat sebagai sosok misterius calon naturalisasi Timnas Indonesia. Dua petunjuk dari Noor Korompot cocok, namun ada perbedaan pada usia sang pemain.
Mobil Milik Perwira TNI Dilamongan Dirusak Massa Usai Tabrak Pengendara Motor

Mobil Milik Perwira TNI Dilamongan Dirusak Massa Usai Tabrak Pengendara Motor

Komandan kodim 0812 Letnan Kolonel Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa laka lantas yang melibatkan anggotanya.
KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam upaya merangkai kontruksi hukum dari dugaan TPPU itu.
60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

Subaru bersiap hentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal di Eropa paling lambat akhir 2027. Keputusan ini berkaitan dengan penerapan regulasi emisi.
Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Sprinter Indonesia, Partin, berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia di gelaran Asian Para Games 2026.
Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Misteri pemain keturunan calon amunisi Timnas Indonesia mulai terkuak. Lahir di Jakarta, berusia 20 tahun, dan punya sekitar sembilan ribu pengikut Instagram.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Selengkapnya

Viral